
Ji'er yang melihat kepergian Ye Zhin dan mengetahui bahwa Li Yuchen memanggilnya pun mulai memiliki ide untuk menggoda Li Yuchen.
"Master Ye dan Nona Seo serta Pelayannya telah pergi. Itu berarti di dalam Ruangan VVIP Tuan Muda Yu sendiri dan Tuan Muda Yu memanggilku masuk ke dalam. Ini pasti kode yang diberikan Tuan Muda Yu agar dapat berduaan denganku. Aku harus menggunakan kesempatan ini dengan baik untuk menjadi wanita Tuan Muda Yu." ucap Ji'er dalam hati dengan semangat yang sangat membara sambil menggenggam satu tangannya dengan erat ke depan dadanya seolah menyemangati dirinya sendiri.
Ji'er pun masuk ke dalam dengan senyum manis dan cantik terbaiknya sambil mengibaskan rambutnya dan berjalan dengan elegan dan tak lupa menunjukkan beberapa bagian terbaik pada tubuhnya sambil berkata, "Apakah Tuan Muda Yu memanggil Ji'er?"
Li Yuchen yang melihat sikap Ji'er yang semakin berani saat dirinya sendiri di dalam ruangan itu membuat Li Yuchen menjadi muak.
"Apakah wanita ini tidak mengerti atau pura-pura tidak tau jika aku tidak menginginkan pelayanan lebih? Apakah Menara Formasi Shinzu ini masih befikir jika aku adalah pria genit dan hidung belang yang akan tegoda dengan wanita seperti ini?" ucap Li Yuchen dalam hati sambil mendesah panjang karena melihat sikap Ji'er dengan tatapan mata yang muak dan jijik di balik topengnya.
Ji'er yang melihat Li Yuchen mendesah panjang saat melihatnya berfikir jika Li Yuchen tergoda akan tubuhnya sehingga membuat Ji'er semakin berani dalam bertindak.
"Tuan Muda Yu, apakah ada yang bisa Ji'er bantu?" tanya Ji'er dengan suara yang lembut dan menggoda dengan tatapan mata yang memikat sambil memainkan rambutnya dengan lembut.
"Hah! Panggilkan Nona Wu kemari, sekarang!" ucap Li Yuchen dengan nada bicara yang dingin dan tatapan mata yang membunuh sambil mengeluarkan niat membunuh yang sangat kuat ke arah Ji'er sehingga membuat Ji'er terkejut dan ketakutan.
Ji'er yang merasa nyawanya terancam pun segera berbalik arah dan berlari keluar pintu dan mencari keberadaan Wu Ruxin dengan terburu-buru.
Ji'er yang segera mencari Wu Ruxin ke belakang panggung tempat Acara Pelelangan dilaksanakan pun akhirnya menemukan Wu Ruxin.
"Ma-master Wu! Tu-Tuan Muda Yu mencari mu!" ucap Ji'e dengan gagap dengan ekspresi wajah yang terlihat sangat ketakutan dan sangat pucat dengan nada suara yang bergetar.
__ADS_1
Wu Ruxin yang melihat perubahan sikap Ji'er pun menjadi khawatir dan cemas dan mencoba mencari tau yang telah terjadi tapi Ji'er hanya diam dan tidak memberinya jawaban apapun.
"Tuan Muda Yu mencariku? Ada apa? Apa yang telah terjadi Ji'er?" tanya Wu Ruxin dengan tergesa-gesa tanpa memberikan jeda untuk setiap pertanyaannya tapi tidak ada respon apapun dari Ji'er yang akhirnya membuat Wu Ruxin menjadi sangat takut.
"Apa yang telah terjadi? Kenapa Ji'er ketakutan sekali? Aku tidak melihat ada hal buruk yang terjadi setelah Acara Pelelangan selesai? Aku harus segera bertemu dengan Tuan Muda Yu dan menyelesaikan semua masalah yang ada." ucap Wu Ruxin dalam hati dengan tangan yang dingin karena rasa takut yang menyerang punggungnya.
Wu Ruxin pun berjalan dengan langkah yang panjang ke Ruangan Li Yuchen karena Wu Ruxin sangat mengetahui aturan yang ada di dalam Menara Formasi Shinzu bahwa siapapun tidak ada yang boleh berlari ataupun berteriak di dalam Menara Formasi Shinzu jika tidak ingin mendapatkan hukuman dari Para Tetua.
Wu Ruxin yang telah berada di depan Ruang VVIP dengan Ji'er yang berdiri di belakangnya membawa Harta Karun yang telah ditawar Li Yuchen pun mengatur nafas dan ekspresi wajahnya agar dapat menghadapi Li Yuchen dengan sangat sabar.
"Tok! Tok! Tok! Tuan Muda Yu, ini saya Wu Ruxin. Apakah saya boleh masuk?" tanya Wu Ruxin dengan nada suara yang snagat lembut dan senyum yang manis menghiasi wajahnya yang cantik.
"Maafkan keterlambatan saya. Ini adalah Harta Karun yang anda inginkan." ucap Wu Ruxin mencoba mengubah perasaan Li Yuchen yang awalnya buruk dengan memberikan Harta Karun yang diinginkannya.
Li Yuchen yang meliha Ji'er yang masih berani masuk ke dalam Ruangannya sambil membawa Kertas Segel Formasi Surga Neraka dengan senyum yang cantik membuat emosi Li Yuchen yang tenang menjadi naik kembali.
"Kau bisa letakkan Harta itu di sana dan Nona Ji'er sebaiknya anda keluar karena anda tidak diperlukan disini." ucap Li Yuchen dengan nada bicara yang dingin dan ekspresi wajah yang sangar serta tatapan mata yang tajam.
Ji'er yang mendengar perkataan Li Yuchen pun bergegas meletakkan harta karun itu ke atas meja dan berjalan mundur dengan sangat cepat lalu keluar dari Ruangan itu dalam sekejap mata.
Wu Ruxin yang melihat Ji'er yang telah menghilang dari Ruangan itu dengan sangat cepat dan perubahan sikap Li Yuchen yang sangat drastis membuat Wu Ruxin menjadi bingung dan takut.
__ADS_1
Li Yuchen yang melihat Ji'er pergi dengan terburu-buru dan perubahan sikap dan eskpresi ketakutan di wajah Wu Ruxin akhirnya menyadari sebuah kebenarannya.
"Sepertinya ini adalah inisiatif dari Nona Ji'er sendiri dan Nona Wu benar-benar tidak memerintahkannya untuk menggodaku lagi. Sepertinya aku harus melakukan sesuatu agar Pelayan itu tidak membuat masalah ke depannya karena aku telah memiliki dua hutang budi pada Menara Formasi Shinzu ini." ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius.
“Nona Wu, aku akan membayar untuk Kertas Formasi Surga Neraka tingkat Emas ini. Kau bisa memotongnya dengan jumlah uang yang aku dapatkan di Acara Pelelangan dan sisanya Master Ye yang akan mengirimkannya kepadamu.” Ucap Li Yuchen yang telah mengubah nada bicaranya menjadi lebih santai sambil meminum teh yang ada di sampingnya dengan sikap yang anggun seperti seorang Bangsawan.
Wu Ruxin yang mendengar perkataan Li Yuchen ingin segera meresponnya tapi langsung dipotong oleh Li Yuchen yang melanjutkan bicaranya.
“Dan, aku ingin kau mengurus pelayan itu. Aku tidak ingin melihatnya lagi. Jika kau tidak bisa mengurusnya maka aku yang akan turun tangan mengurusnya sendiri.” Ucap Li Yuchen dengan nada bicara yang sangat dingin dan wajah tanpa ekspresi sambil mengeluarkan niat membunuh yang sangat pekat hingga membuat Wu Ruxin menjadi kesulitan bergerak.
“Tu-Tuan Muda Yu tidak perlu khawatir. Anda tidak akan melihat Ji’er lagi.” Ucap Wu Ruxin dengan cepat untuk menenangkan amarah Li Yuchen.
Li Yuchen yang telah mendapatkan pernyataan yang diinginkannya pun menarik kembali hawa membunuhnya.
“Nona Wu, apakah anda bisa mengantarkan saya untuk bertemu dengan Ketua Menara Formasi Shinzu? Saya akan menemuinya sekarang.” Ucap Li Yuchen dengan nada bicara dan wajah yang datar sambil berjalan menuju ke arah Wu Ruxin berdiri.
“Te-tentu saja. Mari Tuan Muda Yu, saya akan mengantar anda ke Ruangan Ketua.” Ucap Wu Ruxin dengan senyum lembut sambil mempersilahkan Li Yuchen jalan dengan sangat sopan sambil membukakan pintu Ruangan agar Li Yuchen dapat keluar dengan nyaman.
“Ji’er kau tunggu saja hukumanmu. Kau telah membuat Tuan Muda Yu menjadi kesal dan jangan harap aku akan melepaskanmu.” Ucap Wu Ruxin dalam hati dengan tatapan membunuh dengan ekspresi wajah yang penuh dengan amarah.
#Bersambung#
__ADS_1