Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 46. Hukuman Pelayan Kurang Ajar


__ADS_3

Li Yuchen dan Wu Ruxin yang melihat banyak sekali orang yang sedang berkumpul mengelilingi dua orang yang sedang beragumen pun menjadi penasaran.


"Apa yang telah terjadi kenapa banyak sekali orang berkumpul di lantai satu?" ucap Wu Ruxin dengan nada bicara yang rendah dengan ekspresi wajah yang sangat marah dengan tangan yang terkepal dengan sangat erat.


Namun saat Wu Ruxin ingin turun dan mencari tau apa yang telah terjadi Li Yuchen menghalanginya.


"Jangan! Kita lihat dulu apa yang telah terjadi. Saat masalah menjadi semakin rumit barulah anda boleh turun mengghentikan semuanya. Jika Nona Wu turun sekarang, anda tidak akan tau apa yang telah terjadi sebenarnya." ucap Li Yuchen dengan nada bicara yang dingin sambil merentangkan satu tangan menghalangi Wu Ruxin.


"Baiklah Tuan Muda Yu." ucap Wu Ruxin dengan patuh sambil menatap bingung ke arah wajah Li Yuchen.


"Kenapa Tuan Muda Yu menghalangiku menghentikan Pelayan itu? Apakah Tuan Muda Yu mengenal Nona Muda itu?" tanya Wu Ruxin dalam hati yang tidak berani diucapkannya dan hanya bisa menatap wajah Li Yuchen lalu fokus mendengar permasalahan yang terjadi di lantai satu.


Li Yuchen yang merasa mengenal siluet tubuh Seo Xiqin dari belakang pun menjadi semakin penasaran dan saat Li Yuchen melihat kilasan wajah dari balik cadar Seo Xiqin saat dirinya berbaliK, Li Yuchen akhirnya mengenali Seo Xiqin.


"Gadis Bakpau!" gumam Li Yuchen dengan suara yang rendah sambil memberikan tatapan tajam ke arah Pelayan sambil mengepalkan tangannya dengan sangat erat berniat untuk turun menghajar Pelayan itu tapi didahului orang lain.


"Siapa Pria itu? Kenapa dia menolong Gadis Bakpau? Apakah mereka saling mengenal?" tanya Li Yuchen dalam hati dengan perasaan tidak senang yang Li Yuchen tidak tau apa yang telah terjadi pada dirinya.


"Tuan Muda Yu, apakah anda mengatakan sesuatu?" tanya Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang bingung sambil menatap wajah Li Yuchen yang tertutup topeng hingga Wu Ruxin tidak dapat melihat dengan jelas wajah Li Yuchen yang asli.


"Tidak ada. Siapa pria itu?" tanya Li Yuchen dengan nada yang sinis dan tatapan mata yang tajam seperti belati yang siap membunuh orang.


"Di-dia adalah Master Formasi Bintang Satu di Menara Formasi Shinzu. Namanya adalah Ye Zhin, Master Ye Zhin!" ucap Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang memerah karena malu sambil menatap bingung dengan perubahan sikap Li Yuchen yang semakin dingin.


"Apakah Master Ye Zhin pernah menyinggung Tuan Muda Yu? Kenapa reaksi Tuan Muda Yu sangat tidak bersahabat?" tanya Wu Ruxin dalam hati sambil tersenyum kaku di hadapan Li Yuchen.


Sementara itu, Pelayan Pria yang tidak ingin ditangkap dan dihukum oleh Ye Zhin pun mencoba melarikan diri.


"Aku tidak boleh tertangkap. Jika kau tertangkap dan dimasukkan ke dalam Ruang Bawah Tanah maka tamat sudah riwayatku." ucap Pelayan Pria itu dalam hati dengan ekspresi wajah yang kebingungan.


Sedangkan, Seo Xiqin yang tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya setelah tertabrak Pelayan Pria itu pun hampir terjatuh ke lantai. Sui'er dan Luo'er yang telah selesai mendaftar dan melihat Seo Xiqin yang hampir terjatuh pun segera bergerak menyelamatkan Seo Xiqn.


"Aaargghhh!" teriak Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang terkejut.


"Nona!" teriak Sui'er dan Luo'er dengan sangat keras sambil berlari menuju ke arah Seo Xiqin yang akan terjatuh dengan terburu-buru.


Di sisi lain, Li Yuchen yang tidak ingin melihat Seo Xiqin terluka pun menggunakan Segel Formasi Teleportasi untuk menangkap Seo Xiqin dan dalam waktu bersamaan menggunakan Segel Formasi Kematian Hukuman Tiga Neraka untuk menangkap Pelayan yang mencoba kabur.


Semua orang yang melihat aksi Li Yuchen menjadi sangat terkejut terutama Wu Ruxin yang berada di samping Li Yuchen.

__ADS_1


"Nona Seo, apakah anda baik-baik saja?" tanya Li Yuchen dengan nada suara yang lembut dan senyum yang menawan sambil merangkul pinggang Seo Xiqin dengan penuh hati-hati seolah sedang menyentuh sebuah vas keramik yang sangat mahal dan mudah pecah.


"Ah! I-Iya! A-aku baik-baik saja! Terima kasih Tuan." ucap Seo Xiqin dengan wajah yang memerah dan sikap yang malu-malu saat dipeluk oleh Li Yuchen.


Seo Xiqin yang merasa tidak nyaman dipeluk oleh pria asing mencoba menggerakkan tubuhnya agar Li Yuchen bersedia melepaskannya.


"Ma-maaf Tuan! ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang terlihat kaku dan malu sambil membuang wajahnya ke arah lain.


Li Yuchen yang akhirnya saat sadar jika dirinya masih memeluk Seo Xiqin pun melepaskan pelukannya dengan lembut dan hati-hati.


"Maafkan aku Nona Seo! Aku tidak bermaksud melakukan ini." ucap Li Yuchen yang terlihat salah tingkah sambil menggaruk-garuk rambutnya yang tidak gatal.


"Ah, tidak! Tidak! Aku harusnya berterima kasih kepada Tuan karena telah menyelamatkan saya tapi apakah kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bingung sambil menatap mata Li Yuchen mencari kebenaran.


Sui'er dan Luo'er yang melihat Seo Xiqin dapat selamat merasa sangat bersyukur dan berlari menemui Seo Xiqin sambil memastikan kondisi Seo Xiqin yang baik-baik saja menyelamatkan Li Yuchen sementara waktu.


"Nona!" teriak Sui'er dan Luo'er secara bersamaan sambil berlari ke arah Seo Xiqin dengan nada bicara yang terdengar sangat khawatir dan cemas.


"Aku baik-baik saja. Jangan menangis." ucap Seo Xiqin sambil menghibur kedua pelayannya yang telah berlinang air mata karena mengkhawatirkannya.


Li Yuchen yang melihat ke arah Pelayan Pria yang sedang terjebak di dalam Segel Formasi yang dibuatnya itu pun memasang wajah penuh amarah.


Li Yuchen yang sangat ingin menghukum Pelayan itu secara langsung pun menoleh ke arah Wu Ruxin yang ternyata masih dalam keadaan belum sadarkan diri dari keterkejutannya.


"Nona Wu, apakah saya boleh menghukum pelayan ini secara langsung?" tanya Li Yuchen dengan senyum misterius dan tatapan mata yang tajam seolah dapat melihat semua yang ada di fikiran orang yang diajak bicara.


"Te-tentu. Tuan Muda Yu dapat melakukan apapun padanya. Saya akan bertanggung jawab atas semuanya." ucap Wu Ruxin dengan senyum canggung sambil menganggukkan kepalanya.


"Baiklah. Terima kasih banyak kalau begitu. Saya akan menganggap persetujuan anda sebagai satu hutang budiku pada anda. Anda dapat meminta apapun pada saya kecuali satu hal yaitu ..." ucap Li Yuchen dengan suara yang keras tapi berubah kecil saat menyembutkan kata terakhir yang membuat wajah Wu Ruxin memerah.


"Apakah yang dikatakan Tuan Muda Yu itu benar? Menjadi wanitaku!" ucap Wu Ruxin dalam hati yang langsung terngiang di telinga dan isi kepala Wu Ruxin.


Li Yuchen yang telah mendapatkan persetujuan dari Wu Ruxin pun menoleh ke arah Seo Xiqin dan meminta persetujuannya.


"Nona Seo, aku akan menghukumnya dengan sangat berat karena menurutku perbuatannya telah sangat melewati batas. Jika anda tidak ingin melihatnya, anda dapat memejamkan mata anda." ucap Li Yuchen sambil tersenyum lembut kepada Seo Xiqin sehingga membuat Seo Xiqin merasa aneh dengan sikap Li Yuchen.


Seo Xiqin yang tidak tau hukuman berat apa yang akan diberikan Li Yuchen pada Pelayan tersebut pun memilih untuk tetap membuka matanya dan tidak akan menutupnya.


"Segel Pertama, Ilusi!" ucap Li Yuchen sambil menatap tajam ke arah Pelayan tersebut dengan suara yang dingin.

__ADS_1


Pelayan yang terperangkap di dalam Segel Formasi buatan Li Yuchen pun terperangkap di dalam dunia ilusi yang akhirnya membuatnya melihat banyak sekali wanita yang pernah diperkosanya datang dengan tubuh yang penuh dengan terluka dan darah merobek kulitnya dengan kuku mereka yang tajam hingga pelayan tersebut berteriak meminta tolong dan ampun berulang kali.


Namun, di dunia nyata semua orang hanya melihat Pelayan itu berteriak dengan histeris sambil merobek kulitnya sendiri dengan kukunya dan menggigit bagian tubuhnya dengan sangat keras seperti memakan sebuah daging hewan yang lezat.


Semua orang yang meliha kejadian itu merasa ingin muntah dan bahkan banyak yang menutup mata karena tidak sanggup meliha adegan berdarah itu.


Seo Xiqin yang berniat tetap membuka mata akhirnya mengalah dan menutup mata dan telinganya. dengan bantuan Sui'er dan Luo'e.


Li Yuchen yang menyadari jika Seo Xiqin ketakutan dengan suara jeritan itu pun membuat segel itu kedap suara sehingga tidak ada seorang pun yang dapat mendengar jeritan Pelayan dan hanya dapat melihat Pelayan berteriak dengan membuka mulutnya.


Li Yuchen yang tidak ingin Seo Xiqin melihat adegan itu lebih lama lagi pun memutuskan untuk menghentikan semuanya dengan cepat.


"Apakah kau mengetahui dengan sangat jelas Ruang Bawah Tanah di Menara Formasi Shinzu ini?" tanya Li Yuchen kepada salah seorang Penjaga yang masih terkejut dengan semua yang dilihatnya.


"I-iya Master!" ucap Penjaga itu dengan gagap sambil menganggukkan kepalanya berulang kali takut melakukan kesalahan.


"Kalau begitu tangkap ini! Fikirkan letak posisi pasti Ruang Bawah Tanah. Aku akan mengirim Pelayan ini ke sana dengan teleportasi. Ingat! Jangan sampai salah tempat karena siapa yang berada di dalam jarak 10 meter dari Pelayan ini tubuh dan jiwanya akan ikut terikat dengan Pelayan itu." ucap Li Yuchen sambil melempar sebuah kertas berwarna putih dengan tulisan Simbol Formasi.


"Karena Pelayan ini baik tubuh maupun jiwanya akan menderita dan hancur secara perlahan selama beberapa hari ke depan dan tidak akan pernah bisa bereinkarnasi lagi. Dia akan langsung masuk ke dalam Neraka!" ucap Li Yuchen dengan senyum sinis yang membuat semua orang yang berada di lantai satu merinding ketakutan.


Penjaga yang mendengar ucapan Li Yuchen pun merasa sangat gugup hinigga tangan dan kakinya bergetar karena ketakutan.


"Lakukan sekarang!" ucap Li Yuchen dengan nada memerintah sambil menatap tajam ke arah Penjaga yang masih membatu di tempatnya.


Li Yuchen yang meliha pelayan tersebut telah memejamkan mata dan berkonsentrasi dengan fikirannya pun menatap Pelayan yang masih menjerit ketakutan itu menghilang dalam sekejap mata.


Semua orang yang melihat semua yang dilakukan Li Yuchen tidak bisa berhenti takjub dan takut di saat bersamaan dan di dalam hati semua orang yang ada di ruangan itu adalah sama yaitu untuk tidak membuat Li Yuchen sebagai musuhnya.


Li Yuchen yang tidak perduli dengan pandangan orang tentangnya pun berjalan santai ke arah Seo Xiqin yang langsung mendapatkan kewaspadaan tingkat tinggi dari kedua pelayannya.


Seo Xiqin yang juga memiliki pemikiran yang sama dengan orang-orang yang juga ada di sana memerintahkan kedua pelayannya untuk mundur.


"Sui'er! Luo'er!" ucap Seo Xiqin sambil menggelengkan kepalanya yang akhirnya membuat kedua pelayannya menuruti perintah Seo Xiqin.


"Nona Seo, apakah anda baik-baik saja? Saya harap anda tidak takut pada saya?" ucap Li Yuchen yang telah merubah aura yang ada di sekelilingnya menjadi cerah kembali dan tersenyum ramah di hadapan Seo Xiqin.


"Tentu saja tidak. Terima kasih untuk bantuan Tuan karena telah menolong saya." ucap Seo Xiqin dengan senyum lembut di balik cadarnya sambil membungkukkan tubuhnya sedikit.


Namun di saat suasana di antara Seo Xiqin dan Li Yuchen menjadi kaku, Ye Zhin yang berdiri di sekitar Seo Xiqin langsung ikut berbicara yang membuat Li Yuchen menarik alisnya ke atas.

__ADS_1


#Bersambung#


__ADS_2