Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 52. Pelelangan Dimulai


__ADS_3

Wu Peng yang sangat menyayangi Wu Ruxin tidak ingin jika Wu Ruxin merasakan sakit hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan pun terpaksa berkata kasar agar Wu Ruxin sadar untuk tidak memberikan hatinya pada LI Yuchen.


"Aku adalah kakak kandungmu dan aku tidak ingin kau merasakan sakit hati karena cinta yang bertepuk sebelah tangan karena itulah kakak tidak mau kau memberikan hatimu pada Tuan Muda Yu. Kakak harap kau mengerti Xin'er." ucap Wu Peng dengan nada bicara yang sangat lembut dan tatapan mata yang penuh dengan kepedulian dan kekhawatiran.


"Aku mengerti kak. Kakak tidak perlu khawatir. Aku tidak jatuh cinta pada Tuan Muda Yu." ucap Wu Ruxin yang mencoba meyakinkan Wu Peng dan dirinya tentang isi hatinya yang sesungguhnya.


Wu Peng yang memperhatikan sikap Wu Ruxin berharap jika semua yang dikatakannya itu adalah kebenaran karena Wu Peng ternyata telah mengetahui kenyataan identitas Tuan Muda Yu berkat pelayan Nona Shu yang ditangkap oleh Yuo pun menarik kesimpulan untuk Wu Ruxin tidak terlibat semakin jauh dengan Li Yuchen.


"Tuan Muda Yu atau Li Yuchen, Tuan Muda dari Keluarga Li dari Kota Kunlun di Ibukota. Tidak seperti yang dirumorkan semua orang. Dia adalah naga yang sebenarnya. Wanita yang dilindungi Li Yuchen pastilah Nona Seo. Wanita yang akan menjadi istrinya. Wu Ruxin tidak boleh jatuh cinta padanya jika tidak Wu Ruxin pasti akan sangat menderita karena cinta yang tak terbalas." ucap Wu Peng dalam hati yang mengetahui semua identitas asli Li Yuchen yang sebenarnya dengan ekspresi wajah yang tidak dapat dijelaskan.


"Baiklah jika begitu. Kakak senang mendengarnya. Sekarang katakan bagaimana nasib pelayan tersebut?" tanya Wu Peng yang mencoba mengalihkan pembicaraan sambil menatap mata Wu Ruxin.


Wu Ruxin yang hampir melupakan semua yang ingin dilaporkannya sebelumnya pun mencoba mengingat ulang kejadian yang baru saja terjadi dan menceritakannya pada Wu Peng.


"Ah iya, Tuan Muda Yu mengirim Pelayan tersebut ke dalam Ruang Bawah Tanah di Menara Formasi menggunakan Segel Formasi Teleportasi lalu menghukum raga dan jiwanya hingga akhirnya tubuhnya akan hancur menjadi debu dan jiwanya akan hancur lalu tidak dapat bereinkarnasi kembali." ucap Wu Ruxin sambil memeluk dirinya sendiri dengan ekspresi wajah yang ketakutan dan keringat yang mengalir ke pipinya.


"Aku mengerti. Sekarang, dimana Tuan Muda Yu dan Nona itu?" tanya Wu Peng dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.


"Tuan Muda Yu mengundang Nona itu untuk berada satu ruangan dengannya dan sekarang mereka satu ruangan bersama Ye Zhin." ucap Wu Ruxin yang ekspresi wajahnya berubah menjadi kesal.


"Ye Zhin? Ada apa dengan anak itu?" tanya Wu Peng dengan ekspresi wajah yang bingung sambil menaikkan alisnya satu ke atas.


"Dia ikut menimpali Nona itu untuk dapat berada satu Ruangan dengan Tuan Muda Yu dan wajah tidak tau malunya itu membuatku sangat kesal dan emosi." ucap Wu Ruxin dengan nada bicara yang tinggi sambil mengangkat satu tangannya yang terkepal sangat erat.

__ADS_1


"Biarkan saja dia. Kau boleh kembali. Ingat bawa Tuan Muda Yu menemuiku setelah Pelelangan selesai dan berikan harta karun yang diinginkan Tuan Muda Yu meskipun ada orang lain yang menginginkan harta karun tersebut juga." ucap Wu Peng dengan wajah yang sangat lelah dan tidak bersemangat.


"Kenapa dibiarkan Kak? Bagaimana Ye Zhin membuat Tuan Muda Yu marah dan tidak mau bergabung dengan Manara Formasi kita?" tanya Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang kesal dan penuh dengan eksprei yang marah dengan nada bicara yang tinggi.


"Ye Zhin melakukan itu pasti untuk menarik perhatian Tuan Muda Yu dan berencana menjadi murid atau salah satu orangnya karena itu kau biarkan saja dia menjalankan rencananya. Kakak yakin Tuan Muda Yu pasti mau bergabung dengan Menara Formasi Shinzu karena dia telah berjanji akan mengabulkan permintaan apapun jadi kita bisa minta Tuan Muda Yu untuk bergabung dan menjadi Tetua Kehormatan Temuda dengan berbagai keuntungan yang akan didapatkannya." ucap Wu Peng dengan senyum percaya diri dan senyum yang sangat berwibawa.


"Jika yang kakak katakan itu benar. Xin'er akan menurut. Xin'er pergi dulu, kak." ucap Wu Ruxin yang keluar dari Ruangan Wu Peng dengan ekspresi wajah yang terlihat masih kesal.


Sementara itu, Pelelangan pun dimulai dengan di Pimpin langsung oleh Wu Ruxin untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam Pelelangan kali ini.


"Selamat malam kepada semua Peserta Lelang. Saya Wu Ruxin yang akan memandu Pelelangan kali ini. Lelang kali ini akan menjual berbagai macam harta karun berharga dan harta karun pertama yang akan dilelang adalah..." ucap Wu Ruxin dengan suara yang lantang dan senyum yang manis sambil membuka penutup dari sebuah Harta Karun yang ada di depannya.


"Pil Penyembuh tingkat Tiga sebanyak 10 butir. Setiap orang dapat membawa 2 dari sepuluh butir Pil Penyembuhan yang ada dengan harga buka 1 butir Pil Penyembuh adalah Seratu Ribu Tael Perak dan tawaran tidak kurang dari Sepuluh Ribu Tael Perak." ucap Wu Ruxin dengan penuh semangat dengan ekspresi wajah yang ceria.


"Pil ini harus menjadi milik Keluarga Ye. Aku tidak akan kehilangan kesempatan mendapatkannya." ucap Ye Han, Kepala Keluarga Ye, yang mengikuti Pelelangan di Menara Formasi Shinzu dengan ekspresi wajah yang serius.


"Pil ini tidak boleh sia-sia saja. Aku harus bisa mendapatkan Pil ini untuk menyembuhkan lukaku yang disebabkan oleh Tetua Ye dan Tetua Ma." ucap Wu Zhong dengan ekspresi wajah yang marah tapi tidak bisa dilampiarkan dan hanya bisa menelan amarah tersebut.


"Semua Pil ini harus menjadi milik Walikota Jinlin. Aku harus mendapatkannya dan berapapun harganya." ucap Jin Lin Yan dengan wajah penuh dengan tekad yang kuat dan ekspresi wajah yang serius.


"Pil ini tidak boleh jatuh ke tangan Keluarga Bangsawan yang lain, aku harus mendapatkannya untuk persiapan di Masa yang akan datang." ucap Seo Hong dengan wajah yang serius.


Di saat ketiga kekuatan di Kota Jinlin membulatkan tekadnya untuk mendapatkan Pil Penyembuh milik Li Yuchen, semua orang yang berasal dari kalangan Rakyat Biasa telah mencoba menawar Harta Karun tersebut terlebih dulu.

__ADS_1


"Seratus Sepuluh Ribu!"


"Seratus Lima Puluh Ribu!"


"Seratus Delapan Puluh Ribu!"


"Dua Ratus Dua Puluh Ribu!"


Li Yuchen yang duduk sambil meminum tehnya melihat antusias semua orang yang ada di bawah menawar Pil Penyembuh miliknya membuat Li Yuchen sangat senang dalam hati.


"Ayo naikkan terus harganya. Aku pasti akan mendapatkan keuntungan yang sangat banyak kali ini. Oh, Dewa Kekayaan berikanlah aku keberuntungan yang bagus!" ucap Li Yuchen dalam hati sambil memasang wajah yang datar sambil terus mengamati situasi jalannya Pelelangan.


Seo Xiqin yang mendengar Pil Penyembuh tingkat Tiga yang menjadi barang lelang kali ini menjadi sangat terkejut dan tertarik untuk mendapatkan satu atau dua butir Pil Penyembuh.


"Di kehidupanku sebelumnya, Walikota Jinlin mendapatkan semua Pil Penyembuh. Aku harap aku masih memiliki kesempatan untuk mendapatkannya. Aku harus bisa memilikinya untuk keadaan darurat." ucap Seo Xiqin dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius sambil memberi kode kepada Sui'er untuk meminta Nona Ji'er menawarkan Pil Penyembuh itu untuknya.


Sui'er yang mengetahui kode dari Seo Xiqin pun langsung menganggukkan kepalanya dan berjalan mendekati Ji'er lalu membisikkan sesuatu padanya yang langsung disadari oleh Li Yuchen.


"Nona Ji'er , bisakah kau tawarkan Pil Penyembuh itu untuk Nonaku? Dua Ratus Tael Perak!" bisik Sui'e dengan ekspresi wajah yang datar dengan suara yang sangat rendah.


Namun, saat Ji'er ingin menaikkan tirai dan mulai menawarkan Pil Penyembuhan, Li Yuchen menghentikannya dan membuat pernyataan yang membuat Seo Xiqin dan yang lainnya menjadi sangat terkejut.


#Bersambung#

__ADS_1


__ADS_2