
Nanggong Tianyi yang berdiri di luar Tembok Kota Xilin menjadi sangat kagum dan semakin menghormati Li Yuchen karena berhasil membuat Segel Formasi yang sangat hebat.
“Aku tidak salah menilai orang. Tetua Li memiliki masa depan yang cerah!” ucap Nanggong Tianyi dengan ekspresi wajah yang kagum dengan mata yang terbuka lebar sambil menatap ke langit ke arah Naga yang terus berputar di atas Kota Xilin.
Tidak hanya Nanggong Tianyi tapi beberapa Kota yang ada di sekitar Kota Xilin pun menjadi sangat heboh ketika melihat fenomena yang tejadi bahkan orang kepercayaan Kaisar Daratan Danzong pun bergerak dengan secepat kembali ke Istana untuk menyampaikan berita yang sangat menakjubkan tersebut.
Sementara itu, Li Yuchen yang melihat banyak sekali orang yang sudah berkumpul di Luar Gerbang Kota Xilin pun meminta Walikota Ma Guo untuk memulai Percobaan tersebut.
“Walikota Ma, apakah Percobaan Serangan ini dapat segera dimulai?” tanya Li Yuchen dengan wajah yang datar dan nada suara yang tegas.
“Tentu saja, Tetua Li. Saya akan segera memberikan aba-aba kepada semuanya untuk mulai menyerang!” ucap Walikota Ma Guo dengan ekspresi wajah yang percaya diri dengan tubuh yang gugup karena khawatir akan membuat kesalahan di hadapan Li Yuchen.
Ma Guo yang sudah menyiapkan semuanya pun menoleh ke samping dan tiba-tiba Seorang Penjaga datang bersama sebuah Petasan yang sangat besar.
Ma Guo yan ingin memberikan aba-aba kepada semua orang yang telah ada di Posisinya pun menembakkan Petasan berwarna merah beberapa kali ke langit hingga membuat langit biru berubah warna menjadi merah.
Jenderal Nanggong Tianyi dan ketiga Kolonelnya yang telah berada di tiap sisi yang berbeda di sudut Kota Xilin pun langsung memberikan aba-aba kepada Anggotanya untuk meluncukan serangan penuhnya.
“Embun Ungu!”
“Cakar Pemakan Jiwa!”
“Hembusan Angin Es!”
“Serangan Ombak Laut Kematian!”
Serangan penuh yang dikeluarkan oleh Jenderal Nanggong Tianyi dan Ketiga Kolonelnya pun memberikan tekanan dan aura yang sangat berbeda.
Tepat saat keempat serangan itu mencapai Dinding Transparan yang berasal dari Segel Formasi yang dibuat Li Yuchen, semua serangan itu menghilang seperti tidak pernah terjadi.
__ADS_1
Semua orang yang sudah merasakan takut dan cemas langsung mengubah ekspresi wajahnya menjadi terkejut dengan mata yang terbuka lebar.
“A-apa yang telah terjadi? Ke-kemana semua serangan itu?” tanya Ketua Qin dengan nada suara yang gagapa dan wajah yang terkejut.
“Semua serangan itu menghilang ditelan oleh Naga Emas yang menjaga Formasi Perlindungan ini!” jawab Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang percaya diri dengan tatapan mata yang lurus menatap Naga Emas yang sedang berputar di atas Langit Kota Xilin.
“Segel Formasi ini tidak hanya berfungsi untuk melindungi tapi juga menyerang. Formasi Penyerangan akan aktif sendiri saat ada yang melakukan serangan pada Kota Xilin yang membuat Tembok Naga Dewa Air berubah warna menjadi merah!” ucap Li Yuchen dengan senyum sinis dan tatapan mata yang tajam.
Li Yuchen yang ingin menunjukkan Segel Formasi Mode Dua dari yang Segel Formasi yang dibuatnya pun tiba-tiba melakukan Segel Formasi Teleportasi.
“Ke-kemana Tetua Li pergi?” teriak Ketua Lu dari Paviliun Huanfu yang hanya diam melihat semua Proses Pembuatan Segel Formasi dari awal hingga akhir dengan ekspresi wajah yang terjejut.
“Disana!” teriak Bibi Yi dengan sangat keras yang langsung mengalihkan pandangan semua orang yang mencari keberadaan Li Yuchen pada arah telunjuk Bibi Yi berada.
Semua orang yang mengikuti petunjuk dari Bibi Yi pun melihat Li Yuchen yang sudah berdiri di samping Jenderal Nanggong Tianyi.
“Te-Tetua Li!” ucap Jenderal Nanggong Tianyi dengan mata yang terbuka lebar dengan nada suara yang gagap dan reaksi tubuh yang langung menjauh saat melihat Li Yuchen.
“Tenanglah! Aku hanya ingin memberikan contoh saat Segel Formasi Perlindungan yang aku buat berubah menjadi Segel Formasi Penyerangan!” ucap Li Yuchen dengan santai sambil melepaskan Cincin yang ada di tangannya.
Cincin yang menekan Kekuatan Li Yuchen yang sesungguhnya pun terlepas sehingga membuat Nanggong Tianyi yang memiliki Kekuatan di bawah Li Yuchen merasa terancam.
“Le-level Langit tingkat Sembilan?” teriak Nanggong Tianyi lagi dengan sangat keras dengan mata yang lebar hingga membuat semua orang yang ada di sekitarnya ikut terkejut menyadari Tingkat Kekuatan Li Yuchen yang sebenarnya.
Walikota Ma yang sudah merasakan ada yang salah pada Tingkat Kekuatan Li Yuchen pun akhirnya menyadari alasannya setelah Li Yuchen melepas Cincin yang ada di tangannya.
“Hah! Tidak ku sangka ternyata Tetua Li menyimpan banyak sekali Rahasia! Bukan begitu, Nyonya Li?” sindir Ma Guo pada Seo Xiqin yang tidak terlihat terkejut sama sekali saat mengetahui Kekuatan Li Yuchen yang sebenarnya
Seo Xiqin yang mendengar nada sinis dari Ma Guo pun menatapnya dengan senyum yang lembut dan tatapan mata yang ramah.
__ADS_1
“Benarkah? Tapi aku merasa jika Chen gege tidak menyimpan rahasia apapun. Apakah Walikota Ma mencurigai Chen gege?” tanya Seo Xiqin dengan nada suara yang rendah.
Walikota Ma yang mendengar perkataan Seo Xiqin pun tertawa dengan sangat keras dan melanjutkan pandangannya pada Li Yuchen yan telah maju ke depan dan bersiap melakukan serangan.
Li Yuchen yang ingin menyelesaikan semuanya pun mengeluarkan semua energi yang tertekan di dalam tubuhnya sehingga membuat semua orang yang ada di sekitarnya merasa terancam dan ketakutan.
“Naga Murka Pemakan Langit!” teriak Li Yuchen sambil melumpat ke atas dan memusatkan Energi ke tangan kanannya lalu mengarahkan Energi tersebut ke sebuah Naga berwarna merah muncul menyerang Dinding Naga Dewa Air.
Tembok yang berwarna putih transparan yang mendapatkan serangan dari Li Yuchen pun tiba-tiba menjadi retak. Semua orang yang tidak percaya dengan kuatnya serangan dari Li Yuchen pun menjadi sangat takut.
Tepat setelah Tembok Putih tersebut retak, Tembok Dewa Naga Air berubah menjadi merah dan Naga Emas yang ada di atas langit Kota Xilin pun bergerak ke arah Utara tempat Li Yuchen melakukan serangan.
“Hoooaaarrrggghhhhh!” teriak Naga Emas dengan sangat keras ke arah Li Yuchen sehingga semua orang yang ada di Kota Xilin menutup telinganya karena teriakan Naga Ema yang terlalu keras.
Naga Emas yang telah berubah menjadi marah pun menarik semua Energi Surga dan Neraka di Kota Xilin dan memusatkan semua Energi tersebut ke depan mulut Naga Emas lalu mengarahkannya ke arah Li Yuchen berada.
Li Yuchen yang merasakan adanya kekuatan besar yang akan menyerangnya pun melakukan Teleportasi kembali untuk menghindari serangan dari Naga Emas.
Serangan Naga Emas yang sangat kuat itu pun dalam waktu singkat membuat Hutan yang sangat lebat dan kuat yang ada di depan Tembok Kota Xilin rata menjadi tanah bahkan Gunung yang menjadi batas antara Kota Xilin dan Kota Jinlin pun menghilang setengah.
Semua orang yang melihat kejadian itu menjadi tercengang dan tidak bisa berkedip sama sekali untuk beberapa saat.
Jenderal Nanggong Tianyi dan juga Penjaga yang berada sangat dekat dari Serangan Naga Emas pun tiba-tiba kehilangan keseimbangan kakinya.
Li Yuchen yang telah berteleportasi kembali ke tempatnya semula pun berdiri di samping Walikota Ma Guo dengan ekspresi wajah yang santai.
Semua orang yang melihat kedatangan Li Yuchen di dekat mereka pun menyadari jika Kota Xilin tidak boleh membuat orang yang ada di hadapan mereka itu menjadi musuh jika tidak Kota Xilin akan hancur dalam sekejap mata.
#Bersambung#
__ADS_1