Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 372. Meningkatkan Potensi


__ADS_3

Li Yuchen yang tau jika Luenli pasti akan sangat terkejut dengan pernyataannya pun memutuskan untuk menjelaskannya tanpa membuat Ibunya terlihat bersalah karena Li Yuchen tau jika tujuan utama Luenli memilih mengikutinya demi melindungi Ibunya.


“Benar! Kau adalah Pangeran dari Daratan Yunzan tapi sayangnya kau adalah Pangeran yang terlahir dari orang yang tidak memiliki apapun untuk bisa membantumu!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang sedih.


“Ibumu adalah Seorang Penari yang berhasil menarik perhatian Kaisar Qi saat menjadi Penari di Istana Kekaisaran dan berhasil naik ke atas ranjang Kaisar Qi tapi sayang Ibumu yang memiliki status yang rendah tidak bisa menjadi Selir ataupun melindungimu meskipun telah melahirkan Seorang Pangeran!” ucap Li Yuchen yang mengubah wajahnya menjadi serius.


“Apakah tau alasannya? Itu semua karena Ibumu hanyalah orang biasa yang tidak memiliki kekuatan ataupun dukungan. Ibumu yang sangat mencintaimu tidak ingin kehilanganmu makanya dia menyembunyikan identitasmu yang sebenarnya!” ucap Li Yuchen yang menatap mata Luenli dengan tajam.


“Ibu tidak ingin Permaisuri You dan Pangeran Mahkota Qi Houran serta beberapa Fraksi Bangsawan yang mendukung Putra Mahkota Qi Houran mengetahui identitasmu karena jika semuanya mengetahui itu maka nyawamu akan dalam bahaya!” ucap Li Yuchen dengan wajah yang dingin.


Luenli yang hanya diam mendengarkan penjelasan Li Yuchen pun menyadari alasan Ibunya yang selama ini hanya bisa mengalah dan menerima penindasan yang terjadi padanya.


“I-ibu.... Kenapa kau melakukan ini?” tanya Luenli dengan ekspresi wajah yang sedih dengan air mata yang mengalir tanpa bisa dihentikan.


“Sama seperti dirimu yang menyayangimu. Ibumu pun sangat mencintaimu. Beliau tidak ingin kehilanganmu makanya dia menyembunyikan semua ini!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar melunak.


Li Yuchen yang tidak ingin menyembunyikan tujuan utamanya membawa Luenli keluar dari persembunyiannya pu mengatakan yang sebenarnya kepada Luenli.


“Maafkan aku! Aku tidak bermaksud memaksamu untuk berperang dalam Perebutan Tahta Kekaisaran dan menghancurkan impian Ibumu yang ingin menyembunyikanmu selamanya dari Keluarga Kekaisaran. Aku hanya tidak ingin Putra Mahkota Qi Houran yang bermoral buruk itu menjadi Kaisar selanjutnya!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang berubah tinggi.


“Orang yang berani melirik wanita orang lain dan memaksa Putri-putri dari beberapa Ayah untuk melayaninya sungguh tidak layak untuk menjadi Pemimpin! Aku hanya ingin Kaisar yang lebih baik yang dapat menggantikannya. Oleh karena itulah, aku membawamu kemari dan menanyakan keinginanmu!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam.


“Setelah mendengar semua ini, apakah kau masih ingin menjadi Seorang Kaisar? Apakah kau masih ingin memiliki Kekuasaan dan Kekuatan? Jika kau masih ingin mendapatkannya maka aku akan membantumu tapi jika kau tidak ingin maka aku akan melepaskan Perjanjian yang telah kita buat!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar serius dan tulus.


Luenli yang mendengar ucapan Li Yuchen tanpa sadar telah menggetarkan hati kecil Luenli. Luenli yang ingin mengikuti Li Yuchen karena dirinya menginginkan sesuatu akhirnya memutuskan untuk mengikuti Li Yuchen sepenuhnya.


“Tuan! Saya adalah Pelayanmu dan itu tidak akan pernah berubah! Saya pun tidak akan pernah mengubah keputusan saya! Saya adalah Seorang Pria dan saya tidak akan pernah menarik kembali ucapan saya!” ucap Luenli yang langsung berdiri dan bersujud dengan satu kaki di hadapan Li Yuchen.

__ADS_1


Li Yuchen yang senang dengan keputusan yang dibuat Luenli pun tersenyum puas lalu memberikan sebuah Tas Penyimpanan kepada Luenli.


“Kau tidak perlu memanggilku Tuan! Kau adalah Calon Kaisar Daratan Yunzan di masa depan! Aku akan mengangkatmu menjadi muridku dan mulai hari ini kau harus memanggilku Master!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


“Murid memberi hormat kepada Master!” ucap Luenli yang langsung mengubah wajahnya menjadi sangat bahagia dan senyum ceria tak bisa lepas dari wajahnya.


“Ambillah ini! Di dalam sana ada uang, Inti Kristal Hewan Buas, Pil dan juga Kertas Segel Formasi! Aku akan memberikan itu semua kepadamu!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam.


“Karena kau adalah Muridku maka aku akan memberikanmu dua jurus ini! Kau harus berusaha dengan keras untuk bisa menguasai dua Jurus itu!” ucap Li Yuchen dengan dengan tatapan mata yang tajam.


Luenli yang tidak pernah menerima hal yang sangat banyak seperti ini seumur hidupnya selain dari yang diberikan Ibunya kepadanya pun merasakan kehangatan dalam hatinya dan tanpa henti mengucapkan terima kasih kepada Li Yuchen.


Li Yuchen yang tau jika Luenli hanya memiliki Meridian yang lemah saat membuat Segel Formasi Pengikat Jiwa pun memutuskan untuk membuka potensi Luenli hingga maksimal.


“Kau bukanlah orang yang terlahir dengan tubuh yang spesial ataupun meridian yang bisa dikatakan Jenius tapi jika kau berusaha dengan keras maka aku yakin kau pasti bisa menjadi kuat!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lembut di hadapan Luenli.


“Aku percaya padamu karenanya aku akan membantumu satu kali lagi!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang misterius.


Li Yuchen yang tidak bisa mengatakan yang sebenarnya kepada Luenli pun dengan cepat memukul perut Luenli dengan sangat keras hingga akhirnya Luenli mundur ke belakang beberapa langkah lalu memuntahkan darah hitam.


“Kau harus bisa menahan semua rasa sakit ini jika kau ingin membuka potensimu hingga batas maksimal!” ucap Li Yuchen dengan suara yang keras dengan tatapan mata yang tajam.


Li Yuchen yang mengeluarkan satu set Jarum Perak dari dalam Tas Penyimpanan pun melemparkan dua puluh empat Jarum Perak yang memiliki Api Berapi Hitam di ujung Jarumnya ke setiap titik di tubuh Luenli.


Li Yuchen yang memukul perut Luenli dengan sangat keras karena ingin memaksa Luenli mengeluarkan Racun Kotor yang terkumpul di dalam tubuh Luenli karena Luenli selalu menggunakan cara yang salah untuk menjadi kuat.


Li Yuchen yang ingin menjadikan Luenli orang yang memiliki Potensi yang besar pun memutuskan untuk membuka semua meridian yang ada di dalam tubuh Luenli dengan Jarum Perak dan Api Berapi Hitam.

__ADS_1


“Seberapa banyak Meridian yang bisa kau buka maka semakin pesat peningkatan Kultivasimu di masa depan!” ucap Li Yuchen dengan suara yang tegas.


Luenli yang hanya mendengarkan perkataan Li Yuchen pun menanamkan semuanya ke dalam pikiran dan hatinya dan dengan cepat mengubah posisinya yang terguling di lantai ke posisi duduk bersilah.


Luenli yang memanfaatkan Energi Langit dan Bumi yang ada di sekitarnya pun mencoba meminimalisir rasa sakit yang dirasakannya lalu membuka titik meridiannya yang tertutup satu per satu.


“Aku tidak akan kalah! Aku pasti akan menjadi kuat! Aku pasti akan bisa melindungi Ibu dan mewujudkan impian Master!” ucap Luenli dengan ekspresi wajah yang serius dan sorot mata yang tajam.


Li Yuchen yang tau jika Luenli membutuhkan waktu untuk bisa membuka titik meridiannya hingga ke tahap maksimal pun memilih keluar dan meninggalkan Luenli di dalam ruangan tersebut sendiri.


Li Yuchen yang melihat Ye Zhin masih berdiri di depan pintu pun tersenyum lalu mengajak Ye Zhin mengikutinya.


“Bos! Apakah yang kau katakan itu benar? Anak itu adalah Putra dari Kaisar Qi!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang tidak percaya.


“Apakah kau pernah melihat aku mengatakan hal yang tidak pasti?” tanya Li Yuchen balik yang membuat Ye Zhin yang meluap-luap akhirnya duduk dan diam.


“Tidak! Bos tidak pernah melakukan hal yang seperti itu. Jadi apakah Bos serius akan menjadikannya Kaisar dari Daratan Yunzan di masa depan?” tanya Ye Zhin dengan tatapan mata yang tidak percaya.


“Tentu saja dan rencanaku telah dimulai semenjak Putra Mahkota Qi Houran meletakkan pandangannya pada Qier!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang dingin dengan Aura membunuh yang sangat kuat.


Ye Zhin yang merasakan Aura membunuh yang telah lama tak dikeluarkan Li Yuchen pun merasa sedikit ketakutan dan menatap iba kepada Putra Mahkota Qi Houran.


“Putra Mahkota! Itu semua adalah salahmu! Kenapa juga kau tidak bisa menjaga pandanganmu dari Wanita milik orang lain, Pangeran? Hah!” gumam Ye Zhin sambil menarik nafas panjang dengan tatapan mata yang iba.


#Bersambung#


Apakah Luenli akan berhasil membuka semua titik meridiannya hingga batas maksimal? Tunggu jawabannya di Bab selanjutnya ya...

__ADS_1


__ADS_2