Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 429. Kekalahan Hua Ping


__ADS_3

Hua Ping yang menolak untuk menyerah pun mengeluarkan Kekuatannya dan menyerang Li Yuchen dengan pedang yang digerakkannya dengan Energinya.


“Siapa kau sebenarnya? Apa maksudmu dengan masa lalu dan masa sekarang?” tanya Hua Ping dengan ekspresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang penasaran sambil bergerak menjauh.


“Apakah kau masih belum bisa menebaknya Hua Ping? Apakah setelah beberapa tahun dari penghianatan itu, kau telah melupakan semuanya?” sindir Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar kasar.


Hua Ping yang menjadi bingung pun akhirnya memiliki satu nama yang terlintas di kepalanya tapi karena hal itu tidak mungkin membuat Hua Ping mengesampingkan firasatnya.


“Jangan bermain-main denganku dan katakan yang sebenarnya!” teriak Hua Ping dengan ekspresi wajah yang marah sambil menyerang Hua Ping dengan Pedang miliknya.


Li Yuchen yang tak diam saja pun mengeluarkan semua jurusnya di masa lalu dan mengkombinasikannya dengan Formasi hingga akhirnya membuat Hua Ping kewalahan


“Sial! Aku tidak akan kalah dengan mudah! Aku adalah Kaisar Daratan Wuzhou, Daratan terkuat di tiga Daratan!” teriak Hua Ping sambil mengeluarkan Energi berbentuk sayatan ke arah Li Yuchen.


“Orang yang curang dan licik sepertimu tak akan pernah bisa menang! Kau akan kalah di tanganku hari ini Hua Ping!” teriak Li Yuchen sambil melemparkan Bola Api Berapi Hitam ke arah Energi yang dikeluarkan Hua Ping.


“Kau akan membongkar semua kejahatanmu dan mengembalikan semuanya pada tempatnya!” ucap Li Yuchen yang juga mengarahkan Api Berapi Hitam ke arah Hua Ping dan menyebabkan Hua Ping menghindar lalu Li Yuchen yang sudah siap pun mengalirkan Energi ke telapak tangannya dan memukul punggung Hua Ping.


Hua Ping yang terkena pukulan pun maju ke depan beberapa langkah lalu tersungkur ke tanah dan mengeluarkan darah segar kembali.


“Si-Siapa kau sebenarnya? Ke-Kenapa kau bisa menggunakan semua Jurusnya dan memiliki Pedangnya?” tanya Hua Ping yang sangat lemah dengan ekspresi wajah yang sangat lelah.


“Aku adalah Sahabat yang telah kau hianati. Aku akan orang yang telah kau serang hingga terjatuh Jurang Kematian demi sebuah Benda Pusaka!” ucap Li Yuchen sambil berdiri tegap di hadapan Hua Ping yang tak berdaya.


“Aku adalah Li Yuchen! Kaisar Legenda dari Daratan Wuzhou yang telah kau serang dari belakang!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang menunjukkan kemarahan dan emosi kebencian yang mendalam.


Hua Ping yang akhirnya yakin bahwa orang yang berdiri di hadapannya adalah Li Yuchen yang sama yang telah dihianatinya beberapa tahun yang lalu menatap bingung dengan tanda tanya yang besar.


“Hmmm, matamu menunjukkan semuanya! Kau penasaran bagaimana aku bisa kembali setelah terjatuh dari Jurang Kematian dan aku bukan orang yang pelit jadi aku akan memberitaumu!” ucap Li Yuchen yang kemudian membungkukkan tubuhnya sambil tersenyum sinis ke arah Hua Ping.


“Benda Pusaka yang kau incarlah yang telah membantuku sehingga aku bisa bereinkarnasi dan membalaskan dendamku padaku!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lebar.

__ADS_1


Hua Ping yang tak percaya dengan semua yang didengarnya tiba-tiba merasa kepalanya sangat berat dan menyebabkan pandangannya mengabur lalu menggelap.


Li Yuchen yang telah membuat Hua Ping kehilangan kesadarannya pun menggunakan Api Berapi Hitam untuk menghancurkan Meridian Hua Ping dan menyebabkan semua usahanya menjadi kuat selama ini sia-sia saja.


“Kau tidak akan pernah bisa kembali Hua Ping karena aku akan membuatmu menderita dengan lebih baik mati daripada hidup!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang licik lalu melakukan semua yang direncanakannya.


Hanya dalam hitungan menit, Hua Ping yang berada di Level Legenda tingkat Lima berubah menjadi manusia biasa tanpa Kekuatan Kultivator.


Tepat setelah Hua Ping dikurung, Seo Xiqin yang telah bebas pun langsung berlari ke arah Li Yuchen dan keduanya pun saling berpelukan.


“Maafkan Chen gege yang telah meninggalkanmu sendiri! Maafkan Chen gege!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bersalah.


“Ini bukan salah Chen gege! Ini semua adalah salahnya yang memiliki pikiran dan niat yang buruk!” ucap Seo Xiqin sambil menatap penuh emosi ke arah Hua Ping yang tak sadarkan diri dari dalam Formasi yang dibuat Li Yuchen.


Ye Zhin yang muncul setelah selesai dengan urusannya dengan Kesatria Istana dan Kesatria Keluarga Hua yang datang membantu pun menjelaskan semuanya.


“Kaisar Hua Ping berniat menjadikan Nyonya Bos sebagai wadah untuk meningkatkan Kultivasinya dalam waktu singkat! Dia ingin menyerap semua Energi Ying milik Nyonya Bos dan naik ke Level Legenda dan membiarkan Nyonya Bos meninggal di malam pertamanya sebagai Permaisuri!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah serius.


“Tu-Tunggu! Jangan Chen gege! Kau tidak boleh membunuhnya sekarang! Kita harus membongkar semua kejahatannya!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang percaya diri.


Li Yuchen yang tak akan pernah bisa menang melawan Seo Xiqin pun menyerah dan melakukan seperti yang diinginkan Seo Xiqin.


Seo Xiqin yang sedang hamil membutuhkan waktu istirahat yang banyak sehingga membuat Li Yuchen memutuskan untuk menyerahkan urusan Istana Kerajaan kepada Ye Zhin dan yang lainnya.


“Ye Zhin! Aku serahkan semua yang ada di sini padamu! Tangkap semua Pelayan dan Kesatria Hua Ping dan jangan lupa untuk tidak membiar seorangpun dari Keluarga Hua yang selamat dalam tiga generasi!” ucap Li Yuchen dengan suara yang tegas sambil menepuk ringan pundak Ye Zhin.


“Jangan khawatir, Bos! Serahkan semuanya pada kami! Kami akan melakukan yang terbaik!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang percaya diri.


Li Yuchen yang telah pergi meninggalkan Istana Kerajaan bersama Que sementara Ketiga Hewan lainnya tetap di Istana Kerajaan bersama Xi Xifeng dan yang lainnya.


Seo Xiqin yang sampai di perkarangan Kediamannya menjadi sangat terkejut saat melihat sosok yang telah sangat dirindukannya berdiri di hadapannya dengan ekspresi wajah yang sama.

__ADS_1


“I-Ibu...!” teriak Seo Xiqin dengan suara yang keras sambil berlari ke arah Mu Hanqin dan memeluknya sangat erat.


“Putriku! Xiqin! Anakku!” ucap Mu Hanqin yang membalas pelukan itu dengan sangat erat sambil menangis dan mencium wajah Seo Xiqin untuk menunjukkan rasa bahagianya.


Keduanya yang terbawa suasana dan menangis bersama meluapkan perasaan yang telah dipendam selama ini membuat Li Yuchen yang melihat itu merasa sangat senang.


“Qier! Aku telah menepati janjiku padamu! Aku telah menemukan Ibumu dan membawanya kembali padamu! Aku harap kebahagiaan akan selalu bersamamu karena bahagiamu adalah bahagiaku juga!” ucap Li Yuchen dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang bahgia dan senyum yang lebar.


Li Yuchen yang tak ingin mengganggu reuni antara Ibu dan Anak itu pun meninggalkan keduanya untuk bicara dengan Que sebagai Penjaganya.


“Aku akan pergi memberikan hukuman kepada Kaisar bodoh itu dan aku ingin kau melindungi mereka!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang lega sambil menatap interaksi antara Seo Xiqin dan Mu Hanqin.


“Jangan khawatir, Bos! Aku tak akan membiarkan hal buruk terjadi lagi karena aku akan mempertaruhkan nyawaku untuk keselamatan Nyonya Bos!” ucap Que dengan ekspresi wajah percaya diri.


“Kau tidak perlu melakukannya sampai seperti itu dan cukup panggil aku dengan telepatimu jika sesuatu terjadi karena aku akan segera datang ke tempat kalian!” ucap Li Yuchen dengnan senyum yang menenangkan.


Li Yuchen yang tak sabar pun kembali ke Istana Kerajaan dan menyelesaikan semua prosesnya hingga akhirnya Bangsawan dari Daratan Wuzhou memutuskan untuk menjadikan Li Yuchen Kaisar selanjutnya.


Li Yuchen yang sudah sangat tau bahwa posisi itu akan kembali padaya pun datang menemui Seo Xiqin dan menceritakan semuanya.


Seo Xiqin yang tak terkejut sama sekali karena dirinya di masa lalu telah menunjukkan semua kepingan ingatan masa lalu.


“Ma-maafkan Chen gege yang tak mengatakan ini sebelumnya dan maafkan Chen gege yang tak berkatta jujur!” ucap Li Yuchen yang bediri d hadapan Li Yuchen.


Keduanya yang telah lama tak bertemu pun saling mengungkapkan dan mengatakan semua yang ada di pikiran dan hatinya.


Hingga akhirnya keesokan harinya, Anping yang telah sibuk sejak pagi pun menyampaikan berita pentng yang datang tak disangka-sangka.


#Bersambung#


Berita apa yang akan disampaikan Anping kepada Seo Xiqin? Bagaimana nasih Hua Ping selanjutnya? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...

__ADS_1


__ADS_2