Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 146. Berendam Ramuan Obat


__ADS_3

Li Yuchen yang telah berada di dalam Ruang Interogasi melihat kedua pelayan yang memiliki niat buruk padanya dan Seo Xiqin sedang terbaring tidak berdaya di atas sebuah kayu pun tidak menunjukkan ekspresi iba sama sekali.


“Jadi kalian berdua pelayan yang berpikir untuk menjadi Selirku dan menyingkirkan Istriku?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang sinis dan juga dingin hingga menusuk ke telinga kedua pelayan secara bersamaan.


“Tu-Tuan Besar! Mohon ampuni kami! Kami sungguh tidak berani. Kami tidak akan berani mengulanginya lagi! Kami mohon Tuan Besar ampuni kami!” ucap kedua pelayan secara bergantian dengan air mata kesedihan dan putus asa yang terus mengalir dengan tatapan mata yang berharap mendapatkan keajaiban.


“Hmmm! Apakah aku benar-benar harus mengampuni nyawa kalian berdua?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang sinis dengan tatapan mata yang tajam seperti pisau.


“Sayangnya tidak! Aku tidak akan mengampuni siapapun yang mencoba melakukan hal buruk pada Istriku meskipun hanya dalam bentuk rencana yang jahat!” ucap Li Yuchen dengan senyum Iblis dengan tatapan membunuh.


“Kalian berdua akan mendapatkan hadiah yang sangat bagus dan kalian pasti akan menyesali semua pikiran jahat yang muncul di dalam otak kecil kalian berdua.” Ucap Li Yuchen dengan senyum yang terlihat bahagia dari luar tapi menyimpan amarah yang sangat besar.


Li Yuchen yang tidak ingin melihat keduanya lagi pun mengeluarkan sebuah cairan yang tersimpan di dalam botol kecil dan memerintahkan Bib Yi dan Paman Ong untuk meminumkan keduanya dua botol cairan yang ada di tangan Li Yuchen.


“Berikan dua botol ini kepada kedua orang itu!” perintah Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam.


“Baik, Tuan Besar.” Ucap Paman Ong dan Bibi Yi secara bersamaan dengan ekspresi wajah yang patuh dengan kepala yang tertunduk.


Li Yuchen yang telah melakukan yang harus dilakukannya pun bergegas pergi karena tidak ingin membuat Seo Xiqin menunggunya terlalu lama.


“Pindahkan keduanya ke dalam penjara terdalam dan jangan berikan apapun kepadanya selama tiga hari lalu lemparkan keduanya keluar Kota!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang sinis sambil berjalan pergi meninggalkan Bibi Yi dan Paman Ong yang mengurusi dua pelayan yang bermasalah.


Malam hari semakin larut, Sui’er dan Luo’er yang telah semakin salah paham dengan kedatangan Li Yuchen ke kamar Seo Xiqin membuat Seo Xiqin malas untuk menjelaskan hingga memilih untuk membiarkan keduanya berpikir liar.


Seo Xiqin yang sedang duduk di dalam kamarnya sendirian sambil menunggu kedatangan Li Yuchen pun membaca buku yang telah diberikan Li Yuchen kepadanya dengan santai.


"Buku ini sepertinya ditulis sendiri oleh Chen gege melihat sampulnya yang baru dan tinta yang masih belum terlalu kering." gumam Seo Xiqin dengan nada suara yang rendah sambil membaca buku tersebut dengan seksama.

__ADS_1


Li Yuchen telah ada di depan kamar Seo Xiqin pun mengetuk pintu dengan pelan dan Seo Xiqin yang mengetahui kedatangan Li Yuchen dengan semangat berlari lalu membuka pintu.


"Chen gege!" panggil Seo Xiqin dengan nada suara yang ceria dengan senyum yang lebar dengan wajah yang berseri.


"Apakah Qier menunggu terlalu lama?" tanya Li Yuchen yang ikut tersenyum bahagia sambil berjalan masuk ke dalam kamar Seo Xiqin.


"Hmm, tidak!" ucap Seo Xiqin sambil menggelengkan kepalanya ke kiri dan ke kanan dengan perlahan lalu menatap mata Li Yuchen hingga membuat detak jantung Seo Xiqin berdetak dengan sangat cepat.


"Ada apa denganku? Kenapa setiap kali berdua dengan Chen gege jantungku tidak bisa diam? Hah!" ucap Seo Xiqin dalam hati sambil meletakkan satu tangan dan mengatur nafasnya untuk menenangkan detak jantungnya.


"Ada apa? Apa kau merasakan sakit?" tanya Li Yuchen yang menoleh ke belakang saat Seo Xiqin berhenti berjalan dengan tatapan cemas.


"A-aku baik-baik saja." Ucap Seo Xiqin dengan nada suara yang gagap dengan wajah yang memerah karena malu memikirkan tentang Li Yuchen.


Li Yuchen yang tidak ingin mempermasalahkan tentang Seo Xiqin yang tiba-tiba melamun pun langsung mengatakan tujuan kedatangannya.


“I-iya.. Airnya ada di dalam ruang mandi.” Ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang memerah sambil menunjukkan ruang mandi kepada Li Yuchen.


Li Yuchen yang telah melakukan pengekstrakkan dari Tanaman Obat Langka yang disimpannya di dalam Giok Naga hijau pun langsung mengeluarkan semuanya dan menuangkannya ke dalam Bak Mandi yang telah berubah warna menjadi hijau dengan aroma yang sangat membuat rileks.


“Lepaskan pakaianmu. Ingat! Tidak boleh memakai selembar pakaian pun!” ucap Li Yuchen yang telah berdiri dan berhadapan dengan Seo Xiqin dengan wajah yang serius dan datar.


“A-apa? Ta-tapi... A-aku...” ucap Seo Xiqin dengan terbata-bata dengan wajah yang memerah sambil memandang ke arah lain dengan satu tangan diletakkan di dada.


“Kita telah menikah dan aku pun pernah melihatmu hanya dengan pakaian dalam tapi jika kau malu, aku akan berbalik arah dan tidak akan mengintip.” Ucap Li Yuchen sambil berjalan menghadap tembok dan membiarkan Seo Xiqin melepaskan pakaiannya satu per satu.


Li Yuchen yang belum sepenuhnya berada di Level Langit masih dapat tergoda dengan aroma tubuh Seo Xiqin saat dirinya yang perlahan membuka pakaiannya.

__ADS_1


Li Yuchen yang tidak ingin terlihat memikirkan hal yang buruk pun mencoba menenangkan dirinya dan memikirkan soal Makam Kuno yang akan segera dimasukinya.


Seo Xiqin yang telah melepaskan semua pakaiannya pun meminta petunjuk selanjutnya dari Li Yuchen dengan wajah yang masih memerah dan tidak nyaman.


“Ehem!” gumam Seo Xiqin dengan suara yang besar dengan wajah yang memerah dengan kepala tertunduk ke bawah.


“Chen gege! Apa yang harus aku lakukan selanjutnya?” tanya Seo Xiqin dengan nada suara yang telah menentukan pilihan dengan kepala yang tegak ke atas.


“Masuklah ke dalam bak mandi itu dengan perlahan dan rasanya pasti akan sangat sakit tapi kau harus bisa menahannya.” Ucap Li Yuchen yang masih berada di posisi yang sama dengan nada suara yang tegas.


“Jika Qier merasa tidak sanggup maka segeralah keluar dan jangan pernah berpikir untuk menjadi Kultivator Es karena jalan yang akan Qier lalui selanjutnya akan jauh lebih menyakitkan dan pahit dari ini.” Ucap Li Yuchen dengan kepala yang menatap ke atap dengan mata yang terpejam mengingat perjuangan dirinya berada di puncak tertinggi dan dikhianati oleh orang-orang terdekat dan terpercaya.


Seo Xiqin yang mendengar perkataan Li Yuchen merasakan perasaan sedih di setiap kata yang diucapkan pun merasa sedikit iba kepada Li Yuchen tapi perasaan ingin menjadi kuat membuat Seo Xiqin yakin untuk terus mencoba dan bertahan meskipun rasa ssakit yang harus dialami.


Seo Xiqin yang memasukkan ujung kakinya dengan perlahan ke dalam bak mandi pun tiba-tiba merasakan adanya rasa sakit yang menjalar ke seluruh tubuhnya dan semakin banyak anggota tubuhnya yang tenggelam ke dalam bak mandi semakin besar pula rasa sakit yang diterima Seo Xiqin.


Li Yuchen yang mendengar suara air yang keluar dari dalam bak mandi telah berhenti pun segera berbalik arah dan melihat ke arah Seo Xiqin yang sedang duduk bersilah dengan mata yang terpejam dengan dua tangan ditangkupkan di depan dada.


"Sial! Dia adalah istriku tapi aku hanya bisa melihatnya dan tidak bisa menyentuh apalagi menikmatinya! Ini sungguh nasib yang buruk!" ucap Li Yuchen dalam hati sambil menghadap ke arah lain mengalihkan pandangannya dari tubuh indah Seo Xiqin.


"Bagus! Sekarang temukan pusat energi yang ada di dalam tubuhmu dan serap semua yang ada di dalam Bak Mandi ini." ucap Li Yuchen dengan nada suara yang mencoba santai sambil menghapus darah yang keluar dari hidungnya.


"Rasanya pasti akan sangat sakit tapi kau harus menahannya jika ingin menjadi Seorang Kultivator. Aku akan melakukan akupuntur untuk membuka beberapa titik di dalam tubuhmu untuk memaksimalkan penyerapan energi." ucap Li Yuchen sambil meletakkab beberapa jarum perak ke jari-jari tangannya.


Satu per satu jarum perak itu pun menancap ke dalam tubuh Seo Xiqin dan membuat Seo Xiqin dapat dengan mudah menyerap energi yang terkandung di dalam Bak Mandi dengan sangat cepat.


#Bersambung#

__ADS_1


Apakah Seo Xiqin akan berhasil menjadi Kultivator Es? Jawab di kolom komentar ya..


__ADS_2