
Anping yang mendengar perkataan Li Yuchen pun mengalihkan pandangannya ke arah Seo Xiqin yang sedang tertidur dengan tenang di atas tempat tidur dan Burung Phoenix yang bertengger di bahu Li Yuchen.
“No-Nona! Qu-Que!” panggil Anping dengan suara yang terbata-bata dengan ekspresi wajah yang kesakitan.
“Nona tidak terluka sama sekali bahkan terlihat sangat nyaman dan Que yang merupakan Burung Phoenix yang selalu bersama dengan Nona dapat dengan santainya bertengger di bahu orang lain. Itu semua menjelaskan identitas sebenarnya pria yang ada di depanku!” ucap Anping dengan ekspresi wajah yang serius yang dapat dengan mudah menyadari yang sebenarnya telah terjadi.
“A-aku akan me-menjaga sikapku!” ucap Anping dengan suara yang terbata dengan kepala tertunduk memberi hormat kepada Li Yuchen.
Li Yuchen yang senang dengan pilihan yang dibuat oleh Pelayan yang dibawa oleh Seo Xiqin pun dengan cepat membatalkan formasi yang dibuatnya.
Anping yang tidak bisa bergerak dan bahkan kesulitan untuk bernafas merasa sangat lega karena dapat bergerak kembali.
Anping yang sangat mencemaskan Seo Xiqin tanpa memikirkan apapun langsung berlari ke arah Seo Xiqin tepat setelah dirinya bebas dan mengubah ekspresi wajahnya menjadi lega setelah melihat dengan mata dan kepalanya kondisi Seo Xiqin.
Anping yang menyadari kesalahannya kepada Li Yuchen pun langsung berbalik arah dan meminta ampunan dari Li Yuchen.
“Maafkan kelancangan saya, Tuan Muda. Nama saya Anping dan saya adalah Pelayan Pribadi Nona. Saya adalah Pelayan yang dipilih sendiri oleh Nona dan bukan Pelayan yang ditunjuk oleh Keluarga Mu dari Klan Es!” ucap Anping dengan kepala tertunduk satu kali sebagai permintaan maaf lalu mengangkat kepalanya dengan berani serta nada suara yang tegas.
Li Yuchen yang senang ada Pelayan yang berani dan setia bersama Seo Xiqin tapi saat menyadari bahwa Anping sangatlah dan tidak bisa diandalkan pun memikirkan sesuatu.
“Qier adalah segalanya bagiku. Karena itulah aku mempercayakan Kontrakku untuk bersamanya untuk menjaganya tapi itu tidak cukup! Aku tau karena ada nyawa lain yang harus dijaga juga!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang sedih.
“Kau memiliki tubuh yang spesial! Jika kau bersedia mengabdikan dirimu dan hidupmu untuk Istri dan Anakku maka aku akan membantumu mendapatkan kekuatan untuk menjadi orang yang kuat!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
Anping yang mendengar perkataan Li Yuchen pun mengingat semua perlakuan buruk dan ucapan kasar orang-orang kepadanya yang hanya seorang wanita lemah.
Anping yang tidak ingin menjadi wanita yang lemah dan ingin menjadi wanita yang kuat seperti Seo Xiqin yang berani melawan kesombongan Pelayan dan menghukumnya akhirnya membuat keputusan.
__ADS_1
“Nona adalah Tuanku dan Tuan Muda Kecil yang ada di dalam kandungannya juga adalah Tuanku! Saya sudah mengabdikan hidup saya untuk Nona sejak awal jadi Tuan Muda tidak perlu memberikan syarat seperti itu karena tanpa syarat tersebut saya pasti akan menyerahkan hidup saya untuk Nona dan Tuan Muda Kecil!” ucap Anping dengan ekspresi wajah yang serius.
Li Yuchen yang mendengar perkataan Anping pun tanpa sadar tertawa dengan sangat keras lalu dengan cepat menyalurkan Energi miliknya ke dahi Anping hingga membuat Anping kehilangan kesadarannya dan terbaring di lantai.
Li Yuchen yang memasuki alam bawah sadar milik Anping tanpa diduga melihat Jiwa Anping telah terikat dengan rantai yang sangat kuat.
“Rantai ini! Ini adalah Segel Formasi Jiwa yang aku berikan kepada Qier sebelum dirinya menjadi Murid Tetua Xue!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah sedikit terkejut dengan senyum yang puas.
“Jika Qier telah memegang nyawa Pelayan ini maka Pelayan ini tidak akan pernah bisa menyakiti Qier tapi untuk berjaga-jaga aku akan meninggalkan Formasi cadangan ini disini!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang dingin.
Li Yuchen yang telah meninggalkan Formasi cadangan untuk meyakinkan dirinya bahwa orang-orang yang ada di sekitar Seo Xiqin tidak akan pernah berkhianat pun keluar dari alam bawah sadar milik Anping.
Anping yang tersadar tepat setelah Li Yuchen keluar dari dalam pikirannya tidak menyangka akan mendapatkan sebuah keberuntungan yang sangat bagus.
“Kau memiliki Tubuh Purnama dimana kau akan menjadi orang yang sangat lincah dan cepat jika Tubuh Spesialmu diaktifkan tapi sayangnya Tubuh Purnama milikmu sudah kadaluarsa! Kau sudah melewati periode terbaikmu untuk memiliki Tubuh Purnama yang sempurna!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang sedih dan sedikit kecewa.
“Jika kau berhasil melewati semua penderitaan itu maka kau akan memiliki Tubuh Purnama Sempurna milikmu sendiri dan jalanmu menjadi kuat akan sangat lancar!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam.
Anping yang tidak ingin kehilangan kesempatan bagus yang diberikan oleh Li Yuchen kepadanya pun memutuskan untuk menerima apapun konsekuensi untuk menjadi kuat.
“Saya bersedia, Tuan Muda! Saya akan menahan semua rasa sakit itu dan menjadi kuat agar bisa berguna untuk Nona dan Tuan Muda Kecil!” ucap Anping dengan keyakinan penuh dan tekad yang kuat terlihat dengan jelas di matanya.
Li Yuchen yang tidak punya alasan untuk tidak membantu Anping lalu keduanya pun pindah ke halaman depan dengan Burung Phoenix berjaga di depan.
“Lepaskan pakaian luarmu dan duduk bersilah disana!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang serius lalu dengan cepat menutup matanya dengan kain hitam yang sangat tebal.
Anping yang melihat sikap Li Yuchen yang tidak mengambil keuntungan padanya pun merasa sangat yakin dan dengan cepat melepaskan pakaian luarnya dan menyisahkan pakaian dalamnya saja.
__ADS_1
“Saat proses dimulai, ingatlah satu hal ini! Apapun yang terjadi dan apapun yang kau rasakan jangan pernah bergerak dar tempatmu! Tahan semua rasa sakit itu!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas dan dingin.
Anping yang mengerti maksud ucapan Li Yuchen pun dengan cepat mengaggukkan kepalanya dan menutup matanya lalu memfokuskan pikirannya.
Li Yuchen yang tidak ingin diganggu dengan proses yang sangat penting itu pun membuat Segel Formasi Perlindungan untuk Anping lalu dengan cepat melemparkan beberapa jarum perak ke tubuh Anping dengan sangat cepat.
Jarum-jarum Perak tersebut ternyata mengandung Api Berapi Hitam di ujungnya sehingga menyebabkan tubuh Anping merasa sangat panas seperti terbakar.
Anping yang mengingat pesan dari Li Yuchen pun hanya diam bersilah dan menahan semua rasa sakit yang membakar seluruh tubuhnya.
Li Yuchen yang melihat Api Berapi Hitam miliknya yang menyala kecil telah berubah menjadi besar secara perlahan pun tersenyum puas.
“Saat Api Berapi Hitam itu berada beberapa tiga inci dari tubuhnya itu berarti Tubuh Purnama yang telah mati suri akan segera terbangkitkan!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.
“Jika saat itu tiba maka hanya dirinya sendiri yang bisa membantunya! Jika dia berhasil maka dia akan menjadi orang yang kuat dan akan sangat berguna di masa depan tapi jika dia gagal maka tubuhnya akan terbakar oleh Api Berapi Hitam yang ada di ujung jarum perak tersebut!” gumam Li Yuchen yang telah mengaktifkan Penglihatan Khususnya sehingga hanya menyisahkan bayangan tubuh seseorang.
Setelah beberapa waktu berlalu, Seo Xiqin yang tertidur tiba-tiba bergerak dan merasakan jika Li Yuchen tidak ada di sampingnya.
“Che-chen gege!” panggil Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan mata yang terbuka dan dengan cepat berada di posisi duduk lalu mengedarkan pandangannya ke seluruh tempat mencari keberadaan Li Yuchen.
Lalu tiba-tiba Seo Xiqin mendengar suara dari halaman depan dan dengan cepat mengambil mantelnya lalu keluar mencaritau.
Namun saat Seo Xiqin yang berpikir jika Li Yuchen dalam masalah karena Ketua Du Lang telah kembali tidak menyangka jika dengan yang ada di depan matanya.
“Ada apa ini? Apa yang sebenarnya terjadi? A-anping? Chen gege?” tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bingung.
#Bersambung#
__ADS_1
Apakah Seo Xiqin akan salah paham dengan yang terjadi atau tidak sama sekali? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya..