Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 392. Meracuni Kaisar Qi


__ADS_3

Li Yuchen yang melihat Kaisar Qi marah pun menjadi tidak senang dan tanpa disadari Aura membunuh di dalam dirinya keluar hingga membuat Kaisar Qi kesulitan bernafas.


“Yang Mulia, kau meninggikan nada bicaramu. Apakah kau tidak ingin bicara dengan baik-baik lagi?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar sarkastik dengan tatapan mata yang tajam.


“Sejak awal, Kekaisaran Qi memanggilku karena ingin meminta bantuanku dan saat semua yang diinginkan telah ada di tangan aku pun disingkirkan! Yang Mulia, apakah kau pikir aku adalah orang yang sangat mudah untuk kau perlakukan semena-mena?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang sedikit tinggi dengan kata-kata yang kasar.


Kaisar Qi yang tidak pernah direndahkan oleh orang lain pun menjadi sangat marah dan berteriak dengan sangat keras memanggil orang datang tapi tak satupun orang yang datang hingga membuat Li Yuchen tertawa dengan sangat lantang.


“Pe-Penjaga Istana! Kesatria! Jenderal Istana! Dimana kalian? Cepat tangkap orang ini!” teriak Kaisar Qi dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang kesakitan karena tidak bsia bernafas.


“Tu-tunggu! Apa yang telah kau lakukan? Kenapa tidak ada seorangpun yang datang?” tanya Kaisar Qi dengan ekspresi wajah yang telah berubah pucat menjadi takut.


“Aku tidak melakukan apapun. Aku hanya membuat Formasi Perlindungan yang kasat mata dan juga Formasi Ilusi di luar Istana jadi tidak akan ada seorangpun yang tau yang terjadi kecuali ada Seorang Master Formasi bintang Enam yang melihatnya!” ucap Li Yuchen dengan sangat santai dengan ekspresi wajah yang cuek.


“Meskipun Master Formasi bintang Enam mengetahui ada Formasi yang dibuat, dia masih harus berusaha dengan keras untuk menghancurkan Formasi ini!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar bangga.


“Jadi Yang Mulia Kaisar, apakah sekarang kita bisa bicara dengan kepala yang tenang?” tanya Li Yuchen dengan senyum yang lembut


“Hmmm, jangan coba untuk menipuku Yang Mulia karena aku bukanlah orang yang akan melepaskan targetku dengan mudah!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bersahabat dan senyum yang ramah.


Kaisar Qi yang akhirnya menyadari bahwa Li Yuchen bukanlah orang yang sembarangan pun akhirnya menyerah dan meninggalkan egonya.


“Aku mengerti. Aku tidak akan meninggikan suaraku lagi karena itu tariklah Auramu ini! Aku merasa sangat kesulitan bernafas!” ucap Kaisar Qi yang mencoba bernegosiasi dengan Li Yuchen.


“Kita pasti akan bicara dengan kepala dingin sekarang!” ucap Kaisar Qi sambil menarik nafas panjang dengan disertai penarikan Aura Membunuhnya.


Li Yuchen yang melihat Kaisar Qi telah tenang pun meminta Luenli untuk mundur dan memulai percakapan empat mata dengan Kaisar Qi.

__ADS_1


“Aku harap Yang Mulia mengingat Perjanjian yang telah kita sepakati sebelumnya bahwa Yang Mulia akan menerunkan Putra Mahkota Qi Houran dari posisinya dan memberikanku Tanah yang aku inginkan!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


“Jika Yang Mulia ingin Luenli tinggal di Istana, Yang Mulia harus menyingkirkan Permaisuri You dan semua orangnya yang ada di dalam Istana untuk memastikan bahwa Luenli tidak akan meninggal karena rencana jahat Permaisuri You dan yang lainnya!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


“Aku tidak bisa melakukan hal itu tanpa ada sebabnya karena pasti akan ada banyak pertanyaan nantinya baik itu dari Keluarga Bangsawan maupun Petinggi Istana! Meskipun aku adalah Seorang Kaisar, aku tidak bisa diam saja melihat itu semua!” ucap Kaisar Qi yang akhirnya mengatakan yang sebenarnya yang ada di dalam pikirannya.


“Jika Yang Mulia mengkhawatirkan itu maka tenang saja. Aku yang akan mengurus semuanya dan Yang Mulia hanya perlu bersikap di saat waktu yang diperlukan!” ucap Li Yuchen dengan senyum percaya diri.


“Baiklah. Aku mengerti. Aku berjanji, aku akan melakukan seperti yang kau katakan!” ucap Kaisar Qi dengan sangat mudah dengan ekspresi wajah yang serius.


Li Yuchen yang tidak bisa percaya pada orang lain selain dirinya sendiri dan orang-orang terdekatnya pun tersenyum kecil mendengar jawaban yang sangat mudah keluar ke dari mulut Kaisar Qi.


Li Yuchen yang perlahan berjalan mundur menjauh secara diam-diam menaburkan bubuk beracun yang tidak berwarna dan berbau ke arah Kaisar Qi.


“Dengan begini maka semuanya dapat dikendalikan dengan mudah! Sekarang Aku dapat mempercayai perkataan Kaisar Pendusta ini karena jika Kaisar Qi tidak menepati janjinya maka nyawanyalah yang akan menjadi taruhannya!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum yang lebih labar karena berpikir bawah semua rencananya akan segera berhasil.


“Baiklah. Jika seperti itu maka aku dan Luenli akan pergi terlebih dahulu Yang Mulia. Aku mengharapkan kabar baik darimu Yang Mulia!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lembut dengan nada suara yang ramah sambil berbalik arah menuju ke pintu keluar.


Namun saat Li Yuchen berada beberapa langkah menuju pintu keluar, Li Yuchen berhenti berjalan dan berbalik arah.


“Agh, Yang Mulia, aku lupa mengatakan sesuatu. Aku akan menunggu Pengumuman Penurunan Posisi Putra Mahkota Qi Houran dan juga penyerahan tanah tersebut tiga hari dari sekarang jika tidak maka aku tidak bisa memberikan obat penawar ini kepada Yang Mulia!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lembut.


“A-apa? Apa yang telah kau lakukan padaku?” tanya Kaisar Qi dengan nada suara yang gagap dan ekspresi wajah yang tidak percaya.


“Aku tidak melakukan apapun Yang Mulia. Aku hanya menunjukkan kepadamu bahwa aku juga Ahli Racun selain Ahli Pengobatan!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lebar.


Kaisar Qi yang mendengar perkataan Li Yuchen seketika kehilangan keseimbangan tubuhnya dan akhirnya terduduk di atas singgahsananya.

__ADS_1


Li Yuchen yang pergi meninggalkan Istana Kekaisaran bersama Luenli dapat kembali ke Penginapan dengan sangat cepat karena Li Yuchen membuat Formasi Teleportasi.


Luenli yang melihat Li Yuchen melakukan semuanya hingga mengancam dan meracuni Kaisar Qi membuat Luenli menjadi cemas.


“Master, apakah semuanya akan baik-baik saja?” tanya Luenli dengan ekpsresi wajah yang cemas dan khawatir.


“Kenapa? Apakah kau mengkhawatirkanku?” sindir Li Yuchen dengan ekpsresi wajah yang cuek dengan nada suara yang terdengar main-main.


“Aku... Tentu saja aku mengkhawatirkan Master. Bagaimana jika Master dimasukkan ke dalam Penjara oleh Kaisar Qi? Aku mengatakan ini karena aku menyadari bahwa Kaisar Qi bukanlah orang yang baik!” ucap Luenli dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius.


“Jangan khawatir. Tidak akan ada yang terjadi padaku. Kaisar Qi tidak akan pernah bisa menyentuhku bahkan seumur hidupnya!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar percaya diri.


Li Yuchen yang masih memiliki janji dengan Yan Zhugo pun memutuskan untuk segera menemuinya dan menyelesaikan satu per satu urusannya yang belum selesai.


“Aku masih ada urusan lain jadi aku akan pergi. Kau tetaplah disini dan berlatihlah dengann sangat kers untuk bisa naik tingkat dengan cepat agar tidak ada seorangpun yang akan meremehkanmu lagi!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan nada suara yang datar.


“Aku mengerti, Master. Aku akan melakukan seperti yang Master katakan!” ucap Luenli dengan nada suara yang tegas dan tekad yang kuat.


Sementara itu, Seo Xiqin yang telah memutuskan untuk kembali ke Daratan Wuzhou pun kembali bersama dengan Mu Gecheng.


“Aku tidak akan menghalangi hubungan kalian dan aku telah memutuskan untuk mendukungmu karena kau telah memilih pria yang tepat!” puji Mu Gecheng dengan nada suara yang datar sambil mengalihkan pandangannya ke luar jendela tandu yang sedang diangkat oleh Penjaga.


“Chen gege! Kau tidak hanya menang dalam Pertandingan itu tapi kau juga telah memenangkan hati Tuan Muda Mu. Aku harap dengan ini maka semuaya akan berjalan lancar dan Bibi juga akan merestui hubungann kita, Chen gege!” ucap Li Yuchen dalam hati sambil tersenyum lembut sebagai jawaban dari pujian yang diucapkan oleh Mu Gecheng.


#Bersambung#


Bagaimana cara Li Yuchen membuat rencana untuk menghancaurkan Permaisuri You dan yang lainnya? Tebak di kolom komentar ya...

__ADS_1


__ADS_2