
Li Yuchen yang telah sampai di depan Gerbang Pintu Rumahnya pun segera turun dan membantu Seo Xiqin turun dan mengajaknya masuk melihat-lihat.
"Kita telah sampai. Turunlah dengan perlahan." ucap Li Yuchen sambil membuka pintu kereta dengan perlahan lalu tersenyum dengan lembut ke arah Seo Xiqin dan membantunya turun dengan hati-hati.
“Terima kasih.” Ucap Li Seo Xiqin dengan nada suara yang lembut dan senyum cantiknya dengan tatapan mata yang menunjukkan kebahagiaan.
Seo Xiqin dan kedua Pelayannya yang berdiri di depan pintu gerbang pun melangkah masuk ke dalam dan menjadi sangat terkejut dengan perbedaan antara di luar dan di dalam.
“Wah! A-apakah kita telah salah masuk Rumah, Nona?” tanya Sui’er dengan spontan dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan tatapan mata yang menunjukkan ketidakpercayaan.
“Tidak! Kalian tidak salah masuk Rumah. Ini akan menjadi tempat tinggal kita di masa mendatang.” Ucap Li Yuchen dengan senyum lembut sambil melihat Seo Xiqin yang bengong dengan mata yang terbuka lebar.
Di saat Seo Xiqin dan yang lainnya merasa sangat takjub dengan bangunan yang besar dan taman serta danau yang sangat indah di balik tembok gerbang yang telihat sangat buruk bahkan dikira hampir hancur pun datanglah dua orang yang telah berumur menyambut kedatangan mereka.
“Selamat datang Tuan Besar dan Nyonya. Perkenalkan saya adalah Asisten Rumah Tangga. Nama saya Ong dan Nyonya bisa memanggil saya Paman Ong lalu ini adalah istri saya Yi.” Ucap Paman Ong dengan sangat sopan sambil tersenyum cerah dengan sikap yang sangat sopan.
“Hormat kepada Nyonya, nama saya Yi. Nonya bisa memanggil saya Bibi Yi. Saya di sini sebagai Kepala Pelayan yang akan membantu Nyonya mengurus Kediaman ini.”sambung Bibi Yi dengan senyum yang cerah dengan ekspresi wajah yang lembut keibuan.
“Kami akan melayani Nyonya dengan sepenuh hati. Mohon bantuannya Nyonya.” Ucap Paman Ong dan Bibi Yi dengan senyum yang lembut sambil menundukkan kepala menunjukkan rasa hormat mereka.
Seo Xiqin yang melihat sepasang suami istri yang datang memberi salam kepadanya pun membuat Seo Xiqin semakin senang.
“Mohon bantuannya juga Paman Ong dan Bibi Yi.” Ucap Seo Xiqin dengan senyum lembut dan tatapan mata yang penuh dengan kebahagiaan.
Li Yuchen yang memikirkan kesehatan Seo Xiqin yang masih belum pulih sepenuhnya pun memerintahkan Bibi Yi untuk mengantar Seo Xiqin dan lainnya ke Halaman Timur.
“Baiklah, cukup untuk perkenalannya. Paman Ong, atur orang untuk membawa semua barang ini dan Bibi Yi, antar Istriku ke Halaman Timur.” Ucap Li Yuchen memberi perintah kepada Paman Ong dan Bibi Yi.
“Baik, Tuan Besar.” Ucap Paman Ong dan Bibi Yi secara bersamaan dengan sangat patuh dengan senyum yang lembut penuh dengan rasa hormat.
__ADS_1
Li Yuchen yang telah memberikan perintah kepada Paman Ong dan Bibi Yi pun melihat ke arah Seo Xiqin dan membisikkan sesuatu yang membuat wajah Seo Xiqin memerah.
“Aku akan datang ke kamarmu malam ini jadi bersiaplah!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah dengan senyum yang jahil sambil berbisik di balik telinga Seo Xiqin.
“Sui’er dan Luo’er, jika kalian berdua membutuhkan sesuatu untuk kepeluan Istriku segera minta kepada Bibi Yi.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.
“Baik, Tuan Besar.” Ucap Sui’er dan Luo’er dengan patuh sambil menundukkan kepala yang telah menggantikan sebutan untuk Li Yuchen saat pindah ke tempat yang baru.
Li Yuchen yang masih belum bisa melepaskan Jin Qui begitu saja setelah dihukum oleh Ye Zhin pun bergegas pergi ke ruangannya dan memanggil Ye Zhin yang telah bersembunyi dari awal.
“Ye Zhin, apakah kau sudah menyelidiki latar belakang dan kedudukan Idiot itu di Kediaman Walikota?” tanya Li Yuchen yang sedang berdiri di dalam ruangan pribadinya dengan ekspresi wajah yang serius sambil menatap sebuah lukisan yang tergantung di dinding.
“Sudah, Bos. Idiot itu adalah Putra keempat dari Selir ketiga dari Walikota. Dia memiliki reputasi yang buruk tapi karena Ibunya adalah salah satu Selir Kesayangan walikota, Walikota selalu menutup mata untuk semua kesalahannya.” Ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang serius dan nada suara yang lugas.
“Aku tidak ingin melihat Idiot itu lagi besok pagi. Aku ingin kau memberikannya anggur dan juga obat perangsang. Buat idiot bertingkah seolah sedang mencoba menodai Selir yang akan menghabiskan malam dengan Walikota malam ini.” Ucap Li Yuchen yang menoleh arah Ye Zhin yang sedang bersandar di dinding di sampingnya.
“Aku ingin Walikota itu melihat dengan mata dan kepalanya sendiri perlakuan buruk anaknya. Jangan lupa buat kejadian itu dapat terlihat semua pelayan dan orang-orang dan sebarkan kejadian itu ke seluruh Kota Jinlin ke esokan harinya. Aku ingin Walikota Idiot itu tidak akan bisa menutup matanya lagi.” ucap Li Yuchen dengan senyum jahat layaknya Iblis yang telah menjelma sebagai manusia.
“Tunggu! Jangan tinggalkan jejak atau bukti apapun!” ucap Li Yuchen yang mencoba memperingatkan Ye Zhin untuk tidak bersikap ceroboh.
Sementara itu, Seo Xiqin yang telah berada di dalam ruangannya menjadi sangat terkejut dengan semua yang dialaminya hari ini.
“Ada begitu banyak misteri dan rahasia yang disimpan oleh Chen Gege! Apakah Chen gege benar-benar akan mengatakan semuanya jika aku bertanya?” tanya Seo Xiqin dengan kepala tertunduk dengan ekspresi wajah yang bingung.
Sui’er, Luo’er dan Bibi Yi yang juga ada di dalam ruangan melihat ekspresi wajah Seo Xiqin pun langsung tukar pandang dan memutuskan untuk mencari tau permasalahan yang dihadapi Seo Xiqin saat ini.
“Nyonya, aku tidak tau apa yang sedang anda pikirkan tapi apapun itu jika terasa sangat sulit, Nyonya bisa meminta bantuan kepada Tuan Besar. Saya yakin Tuan Besar pasti akan membantu Nyonya.” Ucap Bibi Yi dengan senyum yang lembut sambil melihat ke arah Seo Xiqin yang menatap bingung.
“Kenapa Bibi Yi bisa berpikir seperti itu?” tanya Seo Xiqin yang bingung dengan ekspresi wajah penasaran dan rasa ingin tau yang tinggi.
__ADS_1
“Karena saat Tuan Besar membeli saya dan suami, Tuan Besar hanya mengatakan jika tugas utama kami adalah melayani dan melindungi Nyonya. Prioritas utama Tuan Besar adalah Nyonya dan saya juga bisa melihat rasa sayang Tuan Besar yang begitu besar untuk Nyonya.” Ucap Bibi Yi dengan senyum yang tulus yang berasal dari hati yang membuat Seo Xiqin terdiam dan tersenyum dengan wajah yang memerah.
Bibi Yi yang telah menyelesaikan pekerjaannya di ruangan Seo Xiqin pun meminta izin untuk kembali karena masih memilliki pekerjaan lain yang telah menunggunya.
“Nyonya, jika tidak ada lagi yang anda butuhkan. Saya mohon pamit dan jika masih ada yang Nyonya butuhkan. Nyonya bisa memanggil saya kapanpun.” Ucap Bibi Yi dengan kepala tertunduk dengan nada suara yang lembut dan penuh perhatian.
“Terima kasih Bibi Yi.” Ucap Seo Xiqin dengan senyum yang lembut sambil membiarkan Bibi Yi pergi yang meninggalkan dirinya sendiri bersama dengan kedua pelayan pribadinya.
Sui’er dan Luo’er yang sudah sangat ingin berkomentar dengan semua yang terjadi hari ini pun membuka suaranya.
“Nona, apa identitas Tuan Muda Li sebenarnya?” tanya Sui’er dengan nada suara yang penasaran dan ekspresi wajah yang ingin tau dengan mata yang berbinar.
“Aku juga tidak tau tapi Chen gege bilang akan datang kemari malam ini.” Ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bingung.
“Jika Tuan Muda ingin menemui Nona malam ini. Nona harus segera bersiap-siap sekarang.” Ucap Luo’er secara langsung dengan penuh semangat.
“Agh! Ti-tidak! A-aku...” ucap Seo Xiqin yang tiba-tiba mengerti maksud Luo’er pun menjadi gagap dan wajahnya pun berubah menjadi memerah.
“Nona, anda harus menggenggam erat Tuan Muda. Tidak, Tuan Besar. Aku tau Nona masih belum memiliki perasaan apapun terhadap Tuan Besar tapi sebagai perempuan dan Istri jika Nona tidak bisa menggenggam Tuan Besar dengan benar maka akan ada wanita lain yang akan mengambil Tuan Besar.” Ucap Luo’er dengan ekspresi wajah yang serius.
“Apa maksudmu dengan wanita lain, Luo’er?” tanya Seo Xiqin yang mendadak menjadi orang bodoh di saat membicarakan tentang pria.
“Nona jangan pura-pura lupa. Seorang Pria dapat memiliki empat Istri dan belasan Selir jadi jika Nona tidak bisa menggenggam Tuan Besar dengan baik, Tuan Besar bisa saja diambil oleh wanita lain.” Jawab Sui’er dengan tatapan mata yang tajam dan nada suara yang menggebu-gebu.
“Aku tau Nona dan Tuan Besar telah sepakat untuk tidak akan mengambil wanita manapun masuk ke dalam Pernikahan Nona tapi Nona tidak bisa pecaya begitu saja pada Tuan Besar. Nona juga harus melakukan sesuatu agar hal itu tidak terjadi.” Ucap Luo’er yang telah ikut maju memberikan saran kepada Seo Xiqin dengan nada suara yang sedikit tinggi.
“Karena itulah Nona harus segera bersiap-siap sekarang.” Ucap Sui’er dan Luo’er yang kompak mengatakan kalimat yang sama secara bersamaan.
Luo’er dan Sui’er yang memiliki pemikirann yang sama pun langsung menganggukkan kepala dan menarik Seo Xiqin untuk segera bersiap-siap.
__ADS_1
#Bersambung
Apakah Li Yuchen benar-benar akan memberitau Seo Xiqin identitasnya yang lain? Apakah akan ada hal +21 yang akan terjadi nanti atau tidak? Jawab di kolom komentar ya..