Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 381. Tawaran Bantuan


__ADS_3

Ji Zheifeng yang telah menjadi Rekan Bisnis Li Yuchen di Daratan Yunzan tak bisa diam saja saat melihat Li Yuchen dalam masalah sehingga memutuskan untuk membantu.


“Tuan Muda Li adalah orang yang penting karena dia adalah Rekan Bisnisku yang sangat bagus. Aku tidak bsia diam saja melihat orang-orang itu mengganggu ketenangan Tuan Muda Li dan mengacaukan Bisnis Penginapanku!” ucap Ji Zheifeng dalam hati dengan mata yang tajam.


“Tuan Muda Li! Kami sudah mendengar yang telah terjadi di luar sana dan saya datang untuk menawarkan bantuan!” ucap Ji Zheifeng dengan senyum yang ramah dan lembut.


Tepat setelah Ji Zheifeng mengucapkan tujuan utama kedatangannya, Yan Zhugo yang juga mengetahui bahwa Li Yuchen dalam masalah ternyata juga memutuskan untuk menemui Li Yuchen dan membantunya.


“Tuan Muda Li, aku senang bisa bertemu denganmu. Aku sudah mencarimu kemanapun dan akhirnya aku bisa bertemu denganmu!” ucap Yan Zhugo dengan ekspresi wajah yang lega.


“Ada apa Senior Yan? Apakah ada masalah dengan Rumah Judi Yan?” tanya Li Yuchen dengan tatapan mata yang bingung dengan ekspresi wajah yang penasaran.


“Agh, tidak ada. Tidak ada masalah apapun dengan Rumah Judi. Aku datang mencari Tuan Muda Li karena mendengar bahwa banyak sekali orang datang menemui anda setelah melihat Performorma anda mengobati Rekan anda yang terluka parah ditunjukkan di hadapan semua orang!” ucap Yan Zhugo dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam.


Sementara itu, Ji Zheifeng yang melihat Yan Zhugo yang merupakan Pelindung Kota di Daratan Yunzan menemui Li Yuchen dengan wajah yang cemas dan niat yang sama dengannya membuat Ji Zheifeng mempertanyakan hubungan keduanya.


Li Yuchen yang terkejut dengan kehadiran keduanya yang mendadak tidak membuat Li Yuchen marah. Li Yuchen yang tidak tau apa yang sedang direncanakan Yan Zhugo dan Ji Zheifeng yang ingin membantunya menghadapi masalah yang di depan matanya tetap menerima dengan baik kehadiran keduanya.


Li Yuchen merasa jika bantuan yang diulurkan oleh Yan Zhugo dan Ji Zheifeng sangatlah tepat dan Li Yuchen bisa menggunakan ini untuk membuatnya fokus dalam hal lain yang lebih penting.


“Aku tidak berniat membantu ataupun menolong orang lain. Jika Tuan Muda Ji dan Senior Yan datang untuk mengatur tentang hal ini maka aku akan menolaknya!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


“Tuan Muda Li jangan khawatir. saya tidak akan melakukan apapun yang akan membuat Tuan Muda Li tidak senang!” ucap Ji Zheifeng dengan senyum percaya diri.


“Jika Tuan Muda Li tidak ingin menolong mereka maka saya akan membuat mereka semua pergi dan tak akan kembali lagi tanpa menghancurkan reputasi yang telah kau buat, Tuan Muda Li!” ucap Ji Zheifeng dengan ekspresi wajah yang serius.

__ADS_1


“Serahkan saja semua orang yang menjengkelkan ada di Penginapan padaku dan Aku akan menangani mereka semua dengan rapi!” ucap Ji Zheifeng dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam.


"Sampai semua orang meninggalkan Penginapan tempat Tuan Muda Li tinggal. Silahkan tinggal di Kediaman saya dan saya akan memastikan tidak akan ada seorangpun yang akan mengganggu Tuan Muda Li hingga Pertandingan Babak Ketiga dimulai!" ucap Yan Zhugo dengan senyum lebar dan ekspresi wajah yang percaya diri.


Li Yuchen yang mendengar perkataan keduanya pun menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan.


"Tuan Muda Ji, aku akan mempercayakan keselamatan teman-temanku yang berasal dari Daratan Danzong padamu dan juga keselamatan Ibu dan Anak yang aku bawa ke Penginapan!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


"Tentu saja, Tuan Muda. Jangan khawatir semuanya pasti akan baik-baik saja." ucap Ji zheifeng dengan ekspresi wajah yang percaya diri dan tatapan mata yang tajam.


Li Yuchen yang tak bisa tinggal di Penginapan sementara waktu pun pergi ke Rumah Judi Batu Yan bersama Yan Zhugo.


Li Yuchen yang memutuskan untuk tinggal bersama Yan Zhugo tidak menyangka akan bertemu dengan Nan Luo.


Li Yuchen yang tidak tertarik melayani wanita yang memandang rendah Daratan Danzong dan juga anggotanya yang lain pun menjawab dengan dingin ucapan selamat dari Nan Luo.


"Kemenangan itu masih belum terlihat. Saya masih harus bertanding di Babak Ketiga!" ucap Li Yuchen dengan nada suara dan ekspresi wajah yang dingin.


"A-agh! Baiklah." ucap Nan Luo dengan nada suara yang sedikit gagap dan ekspresi wajah yang kaku serta senyum yang canggung.


"Jika tidak ada lagi yang ingin dibicarakan maka saya pamit dulu. Saya masih ada urusan lain. Ayo, Senior Yan!" ucap Li Yuchen yang langsung memotong ucapan Nan Luo yang berniat mengajaknya bicara lalu memberikan kode kepada Yan Zhugo untuk segera meninggalkan tempat tersebut.


Yan Zhugo yang mengerti maksud Li Yuchen dengan cepat membawa Li Yuchen menuju tempat tinggal Li Yuchen sementara waktu.


"Tuan Muda Li, ini adalah ruangan yang telah saya persiapkan untuk anda. Tuan Muda Li dapat tinggal disini dan jika Tuan Muda membutuhkan sesuatu. Anda bisa memanggil Pelayan dengan menggunakan Batu ini!" ucap Yan Zhugo dengan ekspresi wajah yang bahagia dan senyum yang lebar sambil menyerahkan sebuah kristal berwarna ungu kepada Li Yuchen.

__ADS_1


Li Yuchen yang harus menang melawan Mu Gecheng pun memutuskan untuk berlatih bersama Hewan Suci Qilin di dalam Giok Naga Hijau Emas.


Sementara itu, Putri Pertama dari Daratan Yunzan, Putri Qi Shuwen, yang mendengar bahwa dirinya akan dinikahkan dengan salah seorang Peserta Persahabatan Tiga Daratan yang berhasil lolos menuju Babak Ketiga menjadi panik.


"Apa informasi yang kau dapatkan ini akurat?" tanya Putri Pertama Qi Shuwen dengan nada suara yang tinggi dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang dingin.


"Tentu saja, Yang Mulia. Saya mendapatkan informasi ini dari salah seorang Kesatria yang menjaga pintu Ruang Utama saat Kaisar bicara dengan Jenderal Istana!" ucap seorang Pelayan muda dengan ekspresi wajah yang percaya diri.


"Baiklah. Kau boleh pergi sekarang. Aku ingin sendiri!" ucap Putri Pertama Qi Shuwen dengan nada suara yang dingin sambil melepaskan gelang emas yang sedang dipakainya lalu memberikannya kepada Pelayan yang memberinya informasi yang penting tersebut.


"Jangan biarkan siapapun mengetahui informasi ini! Jika tidak maka nyawamu dan keluargamu yang menjadi taruhannya!" ancam Putri Pertama Qi Shuwen dengan tatapan mata yang tajam dan dingin.


Putri Pertama Qi Shuwen yang tak bisa diam saja tanpa mengetahui calon suaminya itu pun memanggil Ibu Asuhnya lalu memberikannya tugas penting.


"Ibu Asuh Nam, Pergi ke Organisasi Tengkorak! Cari informasi tentang Pria bernama Li Yuchen! Dia adalah salaah satu Peserta Perwakilan dari Daratan Danzong dalam Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan!" ucap Putri Pertama Qi Shuwen dengan nada suara yang tegas.


"Katakan kepada Organisasi Tengkorak! Berapapun biayanya aku pasti akan menyanggupinya asalkan informasi itu bisa aku dapatkan!" ucap Putri Pertama Qi Shuwen dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam.


Ibu Asuh Nam yang mendengar perintah khusus dari Putri Pertama Qi Shuwen pun dengan cepat menganggukkan kepalanya lalu menghilang dari pandangan menyisahkan Putri Pertama Qi Shuwen yang sendiri terduduk di depan cermin.


"Hanya Pria yang kuat dan berlatarbelakang yang hebat yang bisa mempersuntingku! Pria yang hanya mengandalkan keberuntungan tidak pantas menjadi suamiku!" ucap Putri Pertama Qi Shuwen dengan nada suara yang sarkastis dengan penekanan di setiap katanya.


#Bersambung#


Apakah Ibu Asuh Nam bisa mendapatkan informasi tentang Li Yuchen? Bagaimana hasil dari Latihan Tertutup Li Yuchen? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya..

__ADS_1


__ADS_2