Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 181. Menerobos Masuk


__ADS_3

Wu Ruxin dan Ye Rui yang mendengar penolakan dari mulut Bibi Yi pun menjadi marah dan kehilangan kesabarannya.


“Apa maksud perkataanmu? Apa kata itu benar-benar keluar dari mulut Tuan Muda Li? Aku curiga jangan-jangan kau tidak menyampaikan pesan kami dan sengaja tidak ingin menerima kedatangan kami!” ucap Ye Rui dengan ekspresi wajah yang datar dengan tatapan mata yang menyelidik dan dengan aura yang mengintimidasi.


“Hah! Yang dikatakan oleh Nona Ye pasti benar. Kau sudah tidak senang dengan kedatangan kami dan berniat mengusir kami pergi dengan alasan jika Tuan Muda Li tidak ingin bertemu kami!” ucap Wu Ruxin yang menuduh Bibi Yi berbohong dengan ekspresi wajah yang marah dan tatapan mata yang tajam dengan tangan yang terkepal dengan sangat erat.


“Mohon untuk Kedua Nona untuk menjaga perkataannya. Saya tidak berani berani berbohong. Ini benar-benar pesan dari Tuan Besar yang tidak bisa menerima siapapun bertamu karena Tuan Besar sedang bersama dengan Nyonya saat ini. Harap Kedua Nona untuk tidak mempersulit kami yang hanya Seorang Pelayan!” Ucap Bibi Yi dengan ekspresi wajah dan nada suara yang datar dan kata-kata yang tajam dengan kepala yang tertunduk.


Wu Ruxin yang telah menyimpan rasa kepada Li Yuchen mendengar Penjelasan dari Bibi Yi pun menjadi sangat kesal.


“Hah! Aku tidak menyangka jika Pelayan rendahan sepertimu bahkan berani menguji kesabaranku? Apa kau lupa jika aku adalah Seorang Master Formasi dan aku bisa mengambil nyawamu saat ini juga?” teriak Wu Ruxin dengan dengan nada suara yang tinggi dan ekspresi wajah yang marah dengan tatapan mata yang tajam.


“Harap Nona Wu bersabar dan tidak mempersulit kami. Tolong jangan menggangu kenyamanan Tuan Besar dan Nyonya yang sedang beristirahat!” ucap Bibi Yi dengan nada suara yang rendah dengan senyum kecil di ujung bibirnya sambil menundukkan kepalanya.


Wu Ruxin dan Ye Rui yang merasa cemburu karena Seo Xiqin bisa bersama dengan Li Yuchen sementara kehadiran keduanya tidak diterima dengan baik bahkan keduanya diusir keluar dari Kediaman Li Yuchen secara paksa.


Wu Ruxin yang telah dikendalikan oleh perasaan cemburu pun mengeluarkan Kertas Segel berwarna Putih dan membuat Pola Segel Formasi Menyerang untuk menyerang Kedua Penjaga dan Bibi Yi yang telah menyulut amarahnya.


Tidak hanya Wu Ruxin, Ye Rui yang juga ada di sampingnya pun tidak tinggal diam dan menggunakan cambuknya untuk membuat kekacauan agar rencana malam Seo Xiqin dan Li Yuchen terganggu.


“Aku tidak akan membiarkannya menghabiskan waktu bersama Tuan Muda Li meskipun dia adalah Istrinya!” ucap Ye Rui dalam hati dengan ekpsresi wajah yang kesal sambil menggenggam cambuk miliknya dengan sangat kuat lalu mengeluarkan sebuah jurus yang diarahkan ke arah Bibi.


Namun di saat Segel Formasi Menyerang milik Wu Ruxin diaktifkan dan Energi dari cambuk Ye Rui masuk ke Kediaman Li Yuchen tiba-tiba Sebuah Formasi Pelindung tingkat Tiga tiba-tiba aktif dan menghancurkan Formasi milik Wu Ruxin dan memantulkan serangan milik Ye Rui kembali ke arahnya dan Wu Ruxin.


Wu Ruxin dan Ye Rui yang terkejut tidak bisa mengantisipasi serangan balik yang datang secara tiba-tiba hingga membuat keduanya mundur ke belakang dan memuntahkan darah segar.


Bibi Yi yang melihat sikap Wu Ruxin dan Ye Rui yang tidak terima akan penolakan dari Li Yuchen yang bahkan mencoba menerobos masuk pun tidak bisa tinggal diam saja.


Bibi Yi yang tidak takut akan akibat yang akan menimpanya nanti jika melukai Wu Ruxin dan Ye Rui pun menyerang keduanya dengan kekuatan penuhnya.

__ADS_1


Sementara itu, Wu Peng yang telah memerintahkan orang untuk membuntuti Wu Ruxin langsung datang menyusul Wu Ruxin saat melihat sinyal bahaya.


Wu Peng yang baru saja sampai dan melihat Wu Ruxin dalam keadaan yang bahaya pun langsung mengaktifkan Segel Formasi Perlindungan.


“Formasi Pelindung Dewa Air diaktifkan!” ucap Wu Peng dengan sangat keras yang tiba-tiba muncul air dari dalam tanah dan melindungi sekeliling Wu Ruxin dan Ye Rui yang terluka.


Formasi Pelindung yang dibuat Wu Peng ternyata dapat menahan serangan penuh milik Bibi Yi meskipun harus membuat tangan Wu Peng keram.


Di saat yang sama, Tetua Han yang tidak jauh dari lokasi merasakan adanya panggilan pertolongan dari Ye Rui pun langsung bergegas ke lokasi.


Paman Ong yang merasakan ada hal yang tidak benar terjadi pun berdiri di samping Bibi Yi dan membuat keduanya memasang wajah waspada saat melihat kedatangan Wu Peng dan Tetua Han.


Sementara itu, Li Yuchen yang berada di dalam kamar bersama dengan Seo Xiqin pun menjadi sangat kesal dan emosi saat menyadari jika Formasi Perlindungan yang dipasang untuk melindungi Kediamannya telah aktif.


“Kenapa Formasi Pelindung yang aku pasang bisa aktif? Siapa yang berani menyerang Kediamanku saat aku dan Qier ada di dalamnya?” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang kesal sambil duduk di atas tempat tidur.


“Chen gege! Suara apa itu? Kenapa aku seperti mendengar ada suara orang yang sedang bertarung?” gumam Seo Xiqin yang telah tertidur dengan ekspresi wajah yang masih mengantuk.


“Tidak ada yang bertarung! Qier tidur saja lagi. Qier pasti sedang bermimpi.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang ramah dan senyum yang lembut sambil membelai rambut Seo Xiqin.


Seo Xiqin yang tidak percaya dengan perkataan Li Yuchen pun langsung membuka matanya lebar-lebar dan memaksa untuk keluar untuk melihatnya secara langsung.


“Tidak! Qier tidak sedang bermimpi! Qier sudah bangun dan sadar. Qier yakin jika ada orang yang sedang bertarung. Jika Chen gege tidak percaya, Qier akan keluar sendiri dan memastikannya sendiri!” ucap Seo Xiqin yang keras kepala sambil turun dari tempat tidur dan mengambil Mantel Bulu Rubah Putih miliknya lalu memakainya.


Li Yuchen yang tidak bisa diam saja melihat hal itu pun turun dari tempat tidur dan mengikuti Seo Xiqin berjalan keluar dari kamar.


Li Yuchen yang melihat dengan jelas ke langit jika Formasi Pelindung tingkat Tiganya telah aktif dan melindungi seluruh Kediaman pun merapatkan giginya lalu mengepal erat kedua tangannya.


“Kurang ajar! Siapa yang berani menerobos masuk dan menyerang Kediamanku?” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang kesal dengan tatapan mata yang tajam sambil berdiri diam di depan pintu ruangannya.

__ADS_1


Seo Xiqin yang tidak mengetahui jika ada Formasi yang terpasang di seluruh Kediaman milik Li Yuchen pun hanya bisa diam dan terkejut.


Di saat Seo Xiqin yang masih belum sadar dari keterkejutannya, Sui’er dan Luo’er yang juga merasakan ada yang aneh pun ternyata telah berada di dekatnya.


“Nona! Apakah anda baik-baik saja?” tanya Sui’er dengan terburu-buru dengan ekspresi wajah yang khawatir dan nada suara yang cemas.


“Aku baik-baik saja dan untunglah Chen gege telah memasang Formasi Pelindung untuk melindungi Kediaman ini.” Ucap Seo Xiqin dengan senyum yang lembut mencoba menenangkan Sui’er dan Luo’er yang menatapnya dengan tatapan khawatir.


Li Yuchen yang melihat kedua pelayan setia Seo Xiqin telah datang pun menyerahkan perlindungan Seo Xiqin kepada keduanya.


“Aku akan melihat apa yang telah terjadi. Kalian berdua lindungi Istriku dan jangan biarkan dia berada dalam bahaya!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam dengan ekspresi wajah yang serius.


“Serahkan semuanya kepada kami, Tuan Muda!” ucap Sui’er dan Luo’er secara bersamaan dengan ekspresi wajah yang serius dan penuh dengan percaya diri.


Setelah kepergian Li Yuchen, Seo Xiqin yang tidak ingin diam saja pun memutuskan untuk ikut melihat yang terjadi tapi dihentikan oleh Sui’er dan Luo’er.


“Nona! Anda sebaiknya kembali ke dalam. Kami akan menjaga di sini.” Ucap Luo’er dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.


“Tidak! Aku tidak bisa diam saja dan menunggu. Aku ingin tau siapa yang telah mengganggu rencanaku malam ini! Aku tidak ingin orang itu bebas begitu saja!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang kesal.


“Aku janji aku tidak akan pergi jauh. Aku hanya ingin melihat yang terjadi. Aku tidak akan melakukan apapun yang akan membahayakan keselamatanku!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang sedih dengan tatapan mata yang pilu.


Sui’er dan Luo’er yang tidak tega melihat Seo Xiqin sedih pun akhirnya menarik nafas panjang dan menyetujui permintaan Seo Xiqin.


“Aku tidak tau siapa yang telah mengganggu rencanaku untuk bisa tidur dengan nyenyak dan bangun cepat keesokan paginya lalu membuat Chen gege memperbaiki Pedang Rusakku tapi aku yakin ini pasti ada hubungannya dengan kedatangan Nona Wu dan Nona Ye!” ucap Seo Xiqin dalam hati dengan ekspresi wajah yang kesal dengan tangan yang terkepal erat.


#Bersambung#


Apa yang terjadi selanjutnya ya... Baca BAB selanjutnya ya..

__ADS_1


__ADS_2