
Li Yuchen dan Ye Zhin yang telah mengumpulkan banyak sekali Pil Bulan Murni pun berniat meningkatkan Kultivasinya.
"Berapa banyak Pil Bulan Murni yang dapat kau ambil?" tanya Li Yuchen dengan nada suara dan tatapan mata penasaran dengan ekspresi wajah yang serius.
"Aku berhasil mendapatkan Tiga Ribu Lima Ratus Pil Bulan Murni, Bos!" ucap Ye Zhin dengan nada suara yang tegas sambil menyerahkan Tas Penyimpanannya kepada Li Yuchen.
"Aku akan menggunakan Seribu Pil Bulan Murni dan sisanya aku serahkan kepada kalian berdua!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar cuek sambil melemparkan Tas Penyimpanan itu kepada Ye Zhin.
"Apa? Itu sangat sedikit sekali Bos! Ambillah lebih banyak lagi, Bos!" bujuk Li Yuchen karena merasa tidak nyaman melihat perjuangan Li Yuchen lebih berat darinya.
"Aku hanya membutuhkan seribu Pil Bulan Murni itu untuk naik ke Level Surgawi tingkat Lima jadi aku berikan sisanya kepada kalian!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
"Jangan merasa tidak nyaman! Kita satu tim dan kita harus meningkat bersama. Oleh karena itu, kau dan Shanyuan harus menggunakan kesempatan ini untuk naik tingkat lebih cepat jika ingin terus ikut bersamaku!" ucap Li Yuchen dengan kata-kata yang dingin.
"Aku mengerti, Bos. Aku akan segera menaikkan tingkatanku dan menysulmu!" ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang serius dengan tekad yang kuat.
Li Yuchen dan Ye Zhin yang tidak ingin diganggu pun dengan cepat memasang Formasi Pelindung untuk melindungi keduanya di sudut tempat.
“Segel Formasi Pelindung! Sayap Naga Emas!” ucap Li Yuchen dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat sebuah sayap Naga berwarna emas muncul dari bawah tanah dan melindungi keduanya dari serangan apapun..
Liao Hunyuan yang melihat Li Yuchen dan Ye Zhin dari jauh pun tidak bisa menahan rasa iri dan juga tidak senangnya pun hanya bisa mengepalkan kedua tangannya untuk menahan emosi yang dimilikinya saat itu.
“Orang ini sepertinya benar-benar bukanlah manusia biasa! Aku harus mewaspadainya!” ucap Liao Hunyuan dengan tatapan mata yang tajam.
Nanggong Ruan yang tidak sanggup menghadapi Mayat Hidup sendirian pun melihat ke arah Liao Hunyuan yang sedang termenung menatap Li Yuchen dan Ye Zhin.
“Sial! Orang-orang dari Daratan Yunzan memang tidak pantas untuk dipercaya! Apakah mereka ingin menjadikanku sebagai umpan?” gumam Nanggong Ruan dengan ekspresi wajah yang kesal.
“Aku tidak akan terjebak! Lihat saja! Aku akan membalas kalian!” ucap Nanggong Ruan dengan suara yang kecil dengan tekad yang kuat.
Nanggong Ruan yang telah salah paham pun mundur ke belakang untuk kembali ke titik aman sehingga saat Bai Hongyu sedang mengambil Pil Bulan Murni, Mayat Hidup langsung kembali dan memukul mundur Bai Hongyu hingga memuntahkan darah segar.
Liao Hunyuan yang melihat Bai Hongyu yang terluka pun langsung menghampirinya dan dengan cepat berteriak ke arah Nanggong Ruan.
“Sial! Apa kau sengaja ingin mencelakai Nona Bai?” tanya Liao Hunyuan dengan suara yang lantang dan keras dengan ekspresi wajah yang marah.
__ADS_1
“Kau bilang aku ingin mencelakainya lalu bagaimana dengan kalian. Apakah kalian tidak keterlaluan dengan menjadikanku sebagai umpan Mayat Hidup agar kalian bisa mendapatkan semua Pil Bulan Murni itu untuk kalian sendiri!” teriak Nanggong Ruan dengan ekspresi wajah yang kesal dengan niat membunuh.
Bai Hongyu yang menyadari adanya kesalahpahaman yang terjadi pun menawarkan solusi agar ketiganya berhasil mendapatkan yang diinginkan.
“Hentikan! Ini bukanlah saat yang tepat untuk bertengkar!” teriak Bai Hongyu dengan suara yang lantang sambil berusaha berdiri dengan kekuatannya sendiri.
“Tuan Nanggong, bagaimana kalau kita berganti posisi? Kau yang akan mengambil Pil Bulan Murni itu dan kami yang akan memancing Mayat Hidup pergi!” ucap Bai Hongyu dengan ekspresi wajah yang serius dan nada suara yang tegas.
Nanggong Ruan yang melihat ke arah Li Yuchen dan Ye Zhin yang telah bergerak meningkatkan Kultivasinya membuat Nanggong Ruan tidak punya pilihan lain.
“Baiklah! Tapi aku harap kalian tidak akan melakukan kecurangan lagi!” ucap Nanggong Ruan dengan ekspresi wajah yang merendahkan.
Liao Hunyuan yang tidak senang dengan sikap yang ditunjukkan oleh Nanggong Ruan sangat ingin menghajar Nanggong Ruan saat itu juga tapi dihadang oleh Bai Hongyu.
“Tahan emosimu! Kita tidak perlu meladeni sekarang! Kita bisa menghabisinya setelah Ekspedisi Reruntuhan ini selesai!” ucap Bai Hongyu sambil mengalihkan pandangannya ke arah Liao Hongyun dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.
Sementara itu, Li Yuchen dan Ye Zhin yang menelan Pil Bulan Murni dalam jumlah yang sangat banyak pun akhirnya melakukan meditasi untuk mengekstrak semua Pil Bulan Murni yang ditelan keduanya.
Dalam waktu yang singkat Ye Zhin yang merasakan dirinya akan segera naik tingkat pun mengeluarkan cahaya emas yang sangat terang dan menyilaukan mata.
Li Yuchen yang merasakan tanda Ye Zhin akan segera naik tingkat pun mengubah Formasi yang melindungi keduanya untuk melindungi dirinya sendiri.
Ye Zhin yang mendapatkan tanda-tanda akan naik tingkat pun mengeluarkan kekuatan gelombang Energi yang sangat kuat sehingga meledak ke seluruh penjuru yang menyebabkan tanah yang ada dibawahnya menjadi retak.
"Aaarrrggghhhhh!" teriak Ye Zhin dengan sangat keras dengan ekspresi wajah kesakitan yang terbebaskan dengan mata yang perlahan membuka.
"Aku naik tiga tingkat dalam satu kali latihan! Ini menakjubkan!" teriak Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang bersemangat dengan sangat gembira.
Ye Zhin yang menyadari akibat perbuatannya yang menghancurkan semua yang ada di sekitarnya pun langsung meminta maaf kepada Li Yuchen.
"Ma-Maafkan saya, Bos! Saya sungguh tidak bermaksud mencelakaimu!" ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah bersalah dengan tatapan mata yang menyesal.
"Jangan khawatir! Ini bukan salahmu dan selamat untuk keberhasilanmu mencapai Level Langit tingkat Sembilan!" ucap Li Yuchen dengan senyum yang tulus.
Li Yuchen yang menunda peningkatannya karena Ye Zhin yang tiba-tiba naik tingkat pun langsung duduk bersilah dan memejamkan matanya lalu masuk ke dalam Giok Naga Hijau Emas.
__ADS_1
Li Yuchen yang mulai meningkatkan kultivasinya di dalam Pagoda pun memusatkan Energinya dan dalam waktu beberapa jam, Li Yuchen akhirnya merasakan adanya tanda-tanda dirinya akan naik tingkat ke Level Surgawi tingkat Lima.
Li Yuchen yang tiba-tiba mengeluarkan cahaya berwarna emas pun mengeluarkan Energi yang terkurung di dalam tubuhnya dan membuatnya menjadi Kekuatan barunya.
Li Yuchen yang merasa jika prosesnya telah selesai pun membuka matanya dan merasakan ada yang berbeda akan dirinya.
“Akhirnya! Level Surgawi tingkat Lima!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum yang ceria sambil menggenggam tangannya dengan sangat erat.
Li Yuchen yang tidak memiliki kepentingan lain pun kembali ke Dunia Nyata dan melihat Ye Zhin berdiri di hadapannya sedang melindunginya dari serangan mendadak.
Li Yuchen yang melihat Nanggong Ruan dan dua orang dari Daratan Yunzan sedang berusaha mengambil Pil Bulan Murni pun memutuskan untuk segera pergi.
“Kita tidak ada urusan lagi disini! Sebaiknya kita pergi dan melihat Shanyuan!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius.
“Baik, Bos!” jawab Ye Zhin dengan singkat sambil menganggukkan kepalanya lalu dengan cepat mengikuti Li Yuchen dari belakang menuju Pintu Portal.
Namun saat keduanya keluar tidak ada seorang pun yang ada di Bangunan itu, Li Yuchen dan Ye Zhin yang melihat ada dua orang yang sedang terbaring di tanah pun dengan cepat memeriksa keadaan keduanya .
“Apa yang telah terjadi sebenarnya? Kemana Junior Yuan?” tanya Ye Zhin dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah yang terkejut.
“Aku pun tidak tau! Sebaiknya kita segera melihat mayat siapa yang ada di tanah dan mencari tau apa yang telah terjadi sebenarnya!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas dan langsung diikuti oleh Ye Zhin dari belakang.
Li Yuchen yang berjalan ke arah Zhou Hei pun mencoba memeriksa urat nadinya dan menyadari bahwa Zhou Hei telah tiada.
“Dia telah meninggal!” gumam Li Yuchen dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang sedikit sedih.
Sementara Ye Zhin yang bergerak mencari tau kondisi Chen Zishan menjadi sangat terkejut dengann wajah Chen Zishan yang hancur karena sayatan pedang.
Ye Zhin yang mengetahui bahwa Chen Zishan masih hidup pun memberikannya Pil Penyembuh tingkat satu miliknya lalu dengan cepat memanggil Li Yuchen.
“Kau beruntung karena bertemu denganku. Aku akan membantumu menghentikan lukamu tapi apakah kau bisa bertahan atau tidak itu tergantung pada usaha dan tekadmu!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang dingin.
Chen Zishan yang akhirnya bisa membuka matanya pun mengatakan yang terjadi padanya dan Zhou Hei yang membuat Li Yuchen dan Ye Zhin sangat marah.
“Sial! Beraninya mereka melakukan ini di saat kami sedang tidak ada!” teriak Ye Zhin dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang marah.
__ADS_1
#Bersambung#
Apakah Shanyuan masih hidup saat Li Yuchen dan Ye Zhin datang? Bagaimana nasib dua orang dari Daratan Yunzan? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...