
Li Yuchen yang bingung dengan perubahan sikap Seo Xiqin pun memasang wajah yang aneh yang langsung ditangkap oleh Seo Xiqin dengan sikap yang kaku.
“Hmmm! Ma-maksudku Chen gege tidak perlu melakukan apapun karena aku sudah memiliki cara yang lebih baik untuk membalasnya!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang malu sambil menatap ke arah lain.
“Cara apa?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan alis yang mengkerut dengan tatapan mata yang aneh.
Seo Xiqin yang tidak ingin rencananya ketahuan orang lain pun berjalan mendekati Li Yuchen dan membisikkannya di balik teliga.
“Baiklah! Jika itu yang Qier inginkan. Chen gege tidak akan ikut campur!” ucap Li Yuchen dengan senyum misterius dengan tatapan mata yang tajam menatap Seo Xiqin.
Sementara itu, pintu gerbang yang tertutup rapat tiba-tiba terbuka lebar hingga membuat semua orang yang menunggu di luar merasa memiliki harapan baru untuk dapat bertemu dengan Li Yuchen.
Namun saat Bibi Yi keluar dan mengumumkan sesuatu membuat semangat semua orang runtuh tidak terkecuali Jin Ling dan Jin Li Yan yang akhirnya memilih kembali ke Kediaman Walikota dengan tangan hampa dan perasaan yang khawatir dan cemas.
“Nona Ye! Nona Wu! Nyonya Li merasa menyesal karena telah membuat kedua Nona yang terhormat bersujud di sini karena tidak bisa membantu mengubah keputusan Tuan Besar untuk mengundurkan diri dari Paviliun Huanfu dan Menara Formasi Shinzu!” ucap Bibi Yi dengan nada suara yang sangat keras hingga membuat semua orang yang membicarakan Seo Xiqin yang tidak memiliki empati terdiam.
“Nyonya Li merasa sangat tersentuh dengan tindakan kedua Nona karena itu Nyonya mengundah kedua Nona untuk masuk dan beristirahat di dalam meskipun perbuatan Nona Ye dan Nona Wu yang sudah keterlaluan dengan menerobos Kediaman ini di tengah malam hingga membuat Segel Formasi Perlindungan yang sengaja dipasang Tuan Besar untuk melindungi Nyonya di dalam Kediaman aktif!” ucap Bibi Yi lagi dengan suara yang sangat keras dengan sengaja mengekspos semua perbuatan Wu Ruxin dan Ye Rui.
Ye Rui yang awalnya bisa membuat pandangan masyarakat bisa berpihak padanya dalam sekejap berubah menjadi tatapan mata menghina dan beberapa pembicaraan tentang perbuatan Ye Rui dan Wu Ruxin semalam menjadi topik hangat.
“Sial! Bagaimana ini bisa terjadi? Dasar Pelayan Tua sialan! Lihat saja nanti, aku pasti akan memberimu pelajaran dan mengusirmu dari sini di masa depan!” ucap Ye Rui dalam hati sambil berpura-pura tersenyum dengan tangan yang terkepal sangat erat.
Wu Ruxin yang berdiri di samping Ye Rui pun merasakan perasaan kesal dan amarah yang sama tapi tidak bisa melakukan apapun karena kondisi dan situasi dirinya yang tidak menguntungkan hingga membuat Wu Ruxin hanya bisa menelan kekesalannya dengan menggeretakkan giginya.
Bibi Yi yang melakukan tugas yang diperintahkan Li Yuchen padanya pun merasa sangat senang saat melihat respons semua orang yang berdiri di depan gerbang berubah drastis.
“Hah! Mau mencoba menghancurkan reputasi Nyonyaku? Jangan bermimpi! Sekarang rasakan rasanya sendiri!” ucap Bibi Yi dalam hati sambil tersenyum lembut lalu memberikan kode kepada beberapa orang dari Asosiasi Bayangan Hitam untuk mulai bekerja.
__ADS_1
Asosiasi bayangan hitam yang terbagi menjadi tiga tim pun menyebar di tengah-tengah orang yang berkumpul di luar pintu gerbang dan memprovokasi semua orang untuk membuat repuasi Ye Rui da Wu Ruxin semakin hancur.
“Agh! Jadi berita yang tersebar itu adalah benar?”
“Ya, sepertinya begitu. Aku tidak menyangka jika Nona Ye dan Nona Wu yang merupakan Nona Muda yang belum menikah menerobos kediaman Pria yang telah beristri di tengah malam!”
“Aku juga tidak percaya tapi setelah mendengar Kepala Pelayan itu mengatakannya dengan jelas sepertinya berita itu benar!”
“Hmmm, apa kau tidak dengar beritanya bahwa Tuan Muda Li sudah mengundurkan diri dari Posisi Tetua Kehormatan semalam dihadapan Tetua Han dan Ketua Wu!”
“Aku sangat yakin jika alasan pengunduran diri itu pasti karena Nona Wu dan Nona Ye yang memaksa masuk hingga membuat Formasi Perlindungan milik Tuan Muda Li aktif secara tiba-tiba!”
“Hah! Aku kasihan kepada Tetua Han yang tidak bisa mendidik muridnya yang masih muda dan belum menikah untuk tidak menggoda suami orang lain di tengah malam!”
“Aku justru lebih kasih kepada Ketua Wu yang memiliki adik yang tidak bisa menjaga kehormatannya dan keluarganya. Aku yakin past Ketua Wu sedang bersembunyi karena perasaan malu!”
Tak butuh waktu lama, Wu Ruxin dan Ye Rui yang berhasil menginjakkan kaki di Kediaman Li Yuchen pun dibawa Bibi Yi ke tempat Seo Xiqin berada.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang sudah terbiasa dengan kemewahan dan keindahan yang ada di dalam Kediaman Keluarganya tidak menyangka jika Kediaman Li Yuchen bahkan tiga kali lebih bagus dari milik Keluarga mereka.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang melihat tanaman bungan yang bermekaran dengan berbagai macam warna dengan wangi yang sangat wangi membuat keduanya merasa takjub dan melupakan kejadian yang pernah terjadi sesaat.
Di ujung taman tersebut keduanya pun terdiam di tempatnya bersamaan saat melihat sebuah danau dengan bunga teratai yang mekar dengan ikan koi yang cantik berenang di dalamnya serta berbagai keindahan yang tidak pernah dilihat keduanya.
Seo Xiqin yang melihat keduanya telah semakin dekat pun meletakkan cangkir teh yang diminumnya dan tersenyum dengan lembut ke arah keduanya yang akhirnya membuat Wu Ruxin dan Ye Rui terdiam melihat sosok Seo Xiqin secara langsung.
Seo Xiqin yang duduk di atas kursi dengan memakai gaun putih dengan pita merah muda serta hiasan wajah yang tipis dan lembut membuat Seo Xiqin terlihat sangat cantik seperti seorang Dewi dan sikap serta tata cara Seo Xiqin bergerak terlihat sangat anggun seperti angsa putih di tengah danau di bawah sinar bulan.
__ADS_1
“Nona Wu! Nona Ye! Silahkan duduk!” panggil Seo Xiqin dengan senyum yang lembut dengan ekspresi wajah yang bersahabat.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang akhirnya tersadar dari lamunannya dengan kecantikan Seo Xiqin pun duduk di samping kiri dan kanan Seo Xiqin tanpa rasa malu.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang tidak tau harus memulai pembicaraan dari mana pun terdiam dengan ekspresi sikap yang kaku sambil meminum teh yang disuguhkan kepada keduanya.
Seo Xiqin yang tidak ingin keheningan itu bertahan lama pun memulai penyerangannya untuk melunturkan rasa percaya diri Wu Ruxin dan Ye Rui.
“Nona Ye! Nona Wu! Apakah didikan etika di Kediaman Keluarga Ye dan Keluarga Wu terhadap wanita yang belum menikah untuk tidak menerobos masuk Kediaman Pria yang telah beristri tidak diajarkan?” tanya Seo Xiqin dengan senyum yang lembut dengan nada suara yang cukup dapat didengar semua Pelayan yang berada di sekitar Gazebo.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang tidak menyangka pertanyaan pertama yang ditanyakan Seo Xiqin pun menjadi bingung sesaat lalu kembali ke kenyataan dan mencoba mengelak.
“Maafkan untuk kesalahpahaman yang terjadi semalam Nona Seo! Sungguh hal itu di luar perkiraan kami!” ucap Wu Ruxin yang mencoba menyangkal dengan senyum lembut yang dicoba untuk pertahankan sambil menghirup tehnya dengan perlahan.
“Kesalahpahaman? Di luar perkiraan?” tanya Seo Xiqin yang berpura-pura memasang wajah bodoh dengan tatapan mata yang merendahkan.
“Hmmm, apakah membuat Segel Formasi Perlindungan tingkat Tiga Aktif adalah sebuah Kesalahpahaman?” tanya Seo Xiqin yang tersenyum sinis sambil menekankan beberapa kata penting dengan ekspresi wajah yang dingin.
“Lalu perkiraan apa yang tidak sesuai Nona Wu Nona Ye? Apakah perkiraan bahwa Suamiku akan keluar dan menerima masuk wania lain ke dalam Kediaman di tengah malam?” sindir Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang tidak senang yang tidak bisa disembunyikannya lagi dengan nada suara yang dingin dan terdengar sangat sinis.
Semua pelayan yang tidak mengetahui dengan jelas kejadian yang terjadi semalam akhirnya menatap rendah Ye Rui dan Wu Ruxin yang ada di depan mata mereka.
Sementara itu, Li Yuchen yang bersembunyi di atas pohon dengan menghilangkan hawa keberadaannya pun tersenyum senang saat mendengar perkataan Seo Xiqin.
“Hmmm! Tidak disangka jika Istriku yang cemburu ternyata sangat menggemaskan!” gumam Li Yuchen dengan senyum misterius dengan wajah yang sangat tampan.
#Bersambung#
__ADS_1
Hmmm, apakah yang akan terjadi selanjutnya? Ada yang bisa tebak... Hehehe balas dikolom komentar ya....