
Di saat Li Yuchen tertawa dengan sangat keras, tiba-tiba seorang Pemuda dengan pakaian yang bagus seperti Tuan Muda dari Keluarga Bangsawan datang menyela perbuatan Li Yuchen.
"Tuan, ini adalah Paviliun Huanfu. Anda tidak boleh melakukan sesuatu sesuka hatimu di sini." ucap Pemuda itu dengan sopan dan bersikap anggun seperti Seorang Bangsawan.
"Hah! Lalu kenapa jika ini adalah Paviliun Huanfu? Apakah orang yang bekerja di sini dapat memandang rendah orang lain?" tanya Li Yuchen dengan nada yang sinis dan tatapan mata yang tajam.
Saat Pemuda tersebut ingin membalas pernyataan Li Yuchen ada seorang wanita muda yang cantik turun dari lantai dua.
"Tentu saja karena ini adalah Paviliun Huanfu. Tempat dimana Seorang Alkemia membuat dan menyediakan Pil untuk orang-orang sepertimu yang tidak bisa menjadi Alkemia! Kami berhak memandang rendah orang lain karena kesehatan dan nyawa kalian ada pada kami!" ucap wanita itu dengan angkuh sambil berjalan turun dari tangga sambil menatap Li Yuchen dari ujung kaki hingga ujung kepala.
"Nona Ye Rui!" panggil Pemuda itu dengan lembut dengan senyum yang menawan.
"Tuan Muda Jin, terima kasih telah membela Paviliun Huanfuku." ucap Ye Rui dengan senyum lembut dan tatapan mata yang penuh dengan kasih.
Li Yuchen yang melihat adega romantis itu menjadi muak dan ingin sekali muntah.
"Hah! Pasangan badut!" gumam Li Yuchen dengan suara yang rendah tapi dapat didengar jelas semua orang yang hadir dengan ekspresi wajah yang ingin muntah.
"Apa kau bilang? Beraninya kau menghina Nona Ye! Apa kau sudah bosan hidup menghina Seorang Alkemia?" ucap Jin Ling dengan ekspresi wajah yang marah dan nada suara yang tinggi sambil menunjuk ke arah wajah Li Yuchen.
"Jangan habiskan tenagamu untuk melayani orang ini. Dia tidak bisa melakukan Alkemia dan karena itu lah dia tidak tau pentingnya Seorang Alkemia di Daratan Danzong ini!" ucap Ye Rui dengan tatapan menghina dan ekspresi wajah yang merendahkan serta nada suara yang sinis yang berhasil membuat Li Yuchen marah.
"Bagaimana kau bisa menuduhku tidak bisa melakukan Alkemia? Melihat Lencana yang ada di dada kirimu sepertinya kau hanya Seorang Alkemia Bintang Dua dan sikap sudah sangat sombong di hadapanku." ucap Li Yuchen dengan tatapan dan nada bicara yang sangat tajam.
"Aku dapat membuat Pil Luanzi lebih baik darimu dan bahkan tekhnikku jauh lebih bagus dari milikmu." ucap Li Yuchen menyombongkan dirinya dengan nada bicara yang sangat keras.
__ADS_1
Sesaat Li Yuchen menyatakan kesombongannya Seorang Pria Tua datang melompat di antara Li Yuchen dan Ye Rui dan memulai sebuah kompetisi tertutup.
"Anak Muda, kau sangat percaya diri akan kemampuanmu. Bagaimana jika kau bertanding dengan Rui"er dalam hal Alkemia?" tanya Pria tersebut dengan tawa yang bahagia sambil menatap lembut ke arah Li Yuchen.
Li Yuchen yang sudah merasakan ada seseorang yang sudah mengawasinya setelah dirinya menghancurkan satu set kursi dan meja akhirnya menyadari jika orang itu adalah Pria Tua yang berdiri di depannya saat ini.
"Aku tidak mau!" ucap Li Yuchen singkat dengan ekspresi wajah yang angkuh dan cuek.
Jin Ling dan Ye Rui yang mendengar penolakan Li Yuchen menjadi semakin semangat untuk menjatuhkan Li Yuchen.
"Hah! Kau bilang bisa melakukan Alkemia lebih baik dariku tapi kau bahkan tidak berani menerima tawaran dari Guruku." ucap Ye Rui dengan nada menghina dan tatapan mata yang merendahkan.
"Benar sekali Nona Ye. Tetua Han tidak perlu memandang tinggi pecundang ini. Dia hanya bisa berkoar pada semua orang bahwa dia mampu tapi pada kenyataannya dia hanya seorang pembohong dan pecundang!" ucap Jin Ling dengan suara yang lantang disertai dengan tawa yang sangat keras.
"Kenapa aku harus menerima tantangan itu jika aku tidak mendapatkan apapun?" ucap Li Yuchen dengan sikap yang cuek sambil mengangkat kedua tangannya seolah menyatakan jika tantangan itu membuang waktu dan tidak menghasilka apapun.
"Jika kau berhasil menang maka aku akan membeli semua Pil yang ingin kau jual dengan harga 10 kali lipat dari harga di pasaran dan kau akan menjadi Tetua Kehormatan Termuda di Paviliun Huanfu." ucap Tetua Han dengan nada bicara yang datar dan ekspresi wajah yang setengah serius dan setengah main-main sambil memainkan jenggotnya yang panjang.
"Hmmm, itu tawaran yang menarik tapi aku juga ingin jika aku menang pelayan dan penjaga ini dipecat dan diberi tanda tak dapat bekerja dimanapun lagi karena sikap sombong dan penglihatan mereka yang buruk tidak pantas bekerja dimanapun." ucap Li Yuchen dengan sombong sambil menunjuk ke arah Pelayan yang berdiri di depannya dan dua orang Penjaga yang tidak jauh darinya.
"Aku juga ingin Nona Ye dan Tuan Jin berlutut di kakiku mengakui kesalahan dan kekeliriuan mereka." ucap Li Yuchen sambil menunjuk ke arah Jin Ling dan Ye Rui yang menatapnya dengan tatapan penuh amarah.
"Baiklah. Bagaimana dengan kalian berdua? Apa kalian setuju dengan syarat Tuan Muda ini?" tanya Tetua Han yang bersikap sportif di hadapan semua orang.
"Aku tidak masalah guru dan jika aku menang dia harus bersujud padaku sebanyak tiga kali dan dia dan keluarganya akan di blacklist sebagai Pelanggan dari Paviliun Huanfu selamanya." ucap Ye Rui dengan nada bicara yang tinggi dan senyum yang sinis serta tatapan yang membunuh ke arah Li Yuchen.
__ADS_1
"Aku menerimanya." ucap Li Yuchen dengan santai sambil mengangkat bahunya sedikit.
"Tuan Jin Ling?" tanya Tetua Han dengan nada suara dan ekspresi wajah yang datar.
"Aku juga bersedia bahkan aku akan memberikan 100 ribu tael perak jika dia berhasil menang melawan Nona Ye tapi jika dia kalah, dia harus bersujud dan berkeliling kota tanpa pakaian." ucap Jin Ling dengan senyum iblisnya dan tawa yang tidak enak dilihat.
"Aku setuju dan jangan coba mengingkari perkataan kalian." ucap Li Yuchen sambil menatap rendah ke arah Jin Ling dan Ye Rui.
"Anda tidak perlu khawatir. Tidak akan ada yang berani untuk melanggar persetujuan kita jika tidak maka orang tersebut akan menerima konsekuensi yang sangat berat." ucap Tetua Han dengan penuh percaya diri menggunakan nama baiknya sebagai jaminan tidak ada yang melanggar isi perjanjian.
Li Yuchen yang mendengar perkataan Tetua Han menjadi sangat bersemangat.
"Meskipun akan menguras Energi untuk melakukan Alkemia membuat Pil dan mengendalikan Api Berapi Hitam tapi dengan Basis Kultivasiku saat ini. Itu tidak akan membuatku seperti sebelumnya." ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum percaya diri.
Li Yuchen yang tidak pernah memasuki bagian dalam dari Paviliun Huanfu menjadi sedikit takjub karena ternyata Paviliun Huanfu memiliki berbagai macam jenis Tanaman Obat yang jarang dijumpai dan langka.
Li Yuchen pun berjalan mengikuti Tetua Han, Ye Rui, dan Jin Ling ke suatu ruangan khusus untuk membuat Pil.
Li Yuchen melihat ada lima buah Tungku Obat atau Tripod berukuran besar dengan kualitas yang bagus di dalam ruangan itu dengan kokohnya.
Tetua Han yang merupakan Tetua Asosiasi Alkemia di Paviliun Huanfu memutuskan akan menjadi juri yang jujur dan adil.
"Kalian dapat membuat Pil Luanzi dalam dua kali percobaan selama satu jam dan jika waktu sudah habis tapi Pil Luanzi belum selesai dibuat maka dinyatakan gagal dan begitu pula jika kau telah menggunakan dua kali percobaan membuat Pil Luanzi tapi gagal membuat Pil tersebut maka kau dinyatakan gagal!" ucap Tetua Han dengan ekspresi dan nada suara yang berubah menjadi sangat serius.
#Bersambung#
__ADS_1