
Tidak hanya Ye Zhin tapi juga Seo Xiqin mendengar dan melihat semuanya tidak dapat membayangkan berapa banyak uang yang dapat dihasilkan Li Yuchen di Acara Lelang kali ini.
"Banyak orang bilang menjadi Seorang Alkemis tidak hanya akan memberimu rasa hormat dari orang lain tapi juga kekayaan dan sepertinya pernyataan itu benar adanya. Aku bahkan dapat melihat contohnya di depan mataku." ucap Seo Xiqin dalamĀ hati dengan nada yang tidak percaya dan ekspresi wajah yang tidak dapat dijelaskan.
Sui'er dan Luo'er yang mendengar hal itu juga hanya bisa terdiam membayangkan jumlah uang yang akan didapat Li Yuchen saat semua Pil miliknya terjual habis.
"Luo'er jika 10 Pil Penyembuh bisa menghasilkan uang Lima Juta Tael Perak, bagaimana dengan Pil Terobosan yang juga dilelang oleh Tuan Muda Yu? Berapa banyak jumlah uang yang akan didapatkan oleh Tuan Muda Yu?" tanya Sui'er dengan suara yang rendah sambil berbisik di telinga Luo'er yang saat itu hanya bisa terdiam melihat banyaknya Pil yang telah dibuat Li Yuchen di usia yang masih sangat muda.
"Aku tidak tau. Jika aku benar maka Tuan Muda Yu dapat mendapatkan uang hingga puluhan juta tael perak hari ini." ucap Luo'er dengan ekspresi wajah yang masih belum sadar sepenuhnya dari keterkejutannya.
Di saat semua orang yang ada di Ruang VVIP mulai berfikir liar tentang jumlah uang yang akan didapatkan Li Yuchen, Li Yuchen sebagai pemilik dari semua uang itu hanya duduk diam menikmati teh dan kue keringnya.
"Aku hanya tinggal duduk manis dan menonton pertunjukan dan uang akan datang padaku dengan sendirinya. Seperti ini lah seharusnya hidupku, hidup Seorang Kaisar Legenda." ucap Li Yuchen dalam hati sambil tertawa lepas dengan ekspresi wajah datar.
Ye Zhin yang sangat antusias dengan jumlah uang yang akan ditawar oleh orang-orang itu pun terus mengikuti jalannya Pelelangan hingga akhirnya Pelelangan itu mendapatkan hasil yang lebih besar dari yang dibayangkan Ye Zhin.
"Tok! Tok! Tok! Pil Luanzi tingkat Empat terjual di harga Delapan Puluh Lima Juta Tael Perak kepada Pemilik Ruang VIP nomor Empat!" teriak Wu Ruxin dengan nada suara yang lantang dan ekspresi wajah yang sangat senang sambil menunjuk ke arah Ruangan VIP nomor Empat tempat Jin Lin Yan berada.
Ye Zhin yang melihat semua Pil milik Li Yuchen telah dilelang semua dengan harga yang sangat tinggi menjadi semakin bersemangat hingga mulutnya tidak berhenti bicara.
"Bos, kau benar-benar hebat. Aku tidak salah telah memilih Bos. Sekarang kau bisa menjadi orang yang seorang Sultan di Kota Jinlin ini." terik Ye Zhin dengan semangat penuh sambi mengangkat kedua tangannya sangat tinggi dengan nada suara yang sangat keras.
"Bis, kau tidak hanya berhasil melelang 10 butir Pil Penyembuh sebesar Lima Juta Tael Perak tapi juga dapat melelang Pil Luanzi atau Pil Terobosan tingkat Tiga sebanyak 5 butir sebesar Tiga Juta Lima Ratus Ribu Tael Perak dan Pil Terobosan tingkat Emoat sebesar Delapan Puluh Lima Juta Tael Perak!" teriak Ye Zhin dengan ekspresi wajah tidak percaya dengan nada yang sangat senang dan bersujud di hadapan Li Yuchen karena menganggap Li Yuchen sebagai Seorang Dewa Kekayaan yang sesungguhnya.
Seo Xiqin yang mendengar perkataan Ye Zhin merasa jika mendukung Luo'er sebagai seorang Alkemia adalah pilihan yang tepat.
"Aku harus mendapatkan Tripod yang bagus untu Luo'er agar dirinya dapat berlatih Alkemia dan aku yang akan menjadi partnernya menghasilkan uang." ucap Seo Xiqin dalam hati dengan keyakinan penuh sambil menatap Luo'er yang sedang melihat Pelelangan bersama Sui'er.
__ADS_1
Ye Zhin yang tidak berhenti bicara terus memuji dan menyanjung Li Yuchen hingga membuat Li Yuchen menjadi gerah.
"Bos! Mulai saat ini. aku, Ye Zhin, Putra Kedua Keluarga Ye bersumpah akan mengabdikan hidupnya melayani Bos dengan semua yang aku miliki." ucap Ye Zhin dengan ekspesi wajah serius sambil meletakkan tiga jari ke depan seolah sedng melakukan sumpah.
"Baiklah. Baiklah. Baiklah. Berhenti bicara. Kau itu berisik sekali." ucap Li Yuchen dengan nada bicara yang malas sambil melihat ke Ye Zhin sambil menggerak-gerakkan tangannya.
Seo Xiqin yang melihat interaksi antara Li Yuchen dan Ye Zhin pun tertawa geli yang membuat Li Yuchen terpana.
Ye Zhin yang melihat sikap tidak biasa Li Yuchen pun mulai menggoda Li Yuchen hingga membuat Li Yuchen menjadi kesal.
"Bos, apa kau menyukai Nona Seo? Kalau benar cepat nyatakan perasaanmu sebelum Nona Seo diambil orang." ucap Ye Zhin sambil berbisik dengan suara rendah ke arah telinga Li Yuchen dengan wajah yang penuh dengan senyum-senyum aneh.
"Diamlah!" teriak Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang kesal sambil menjitak kepala Ye Zhin dengan sangat keras.
"Aduh! Bos, kau kejam sekali. Kenapa kau memukul kepalaku?" ucap Ye Zhin dengan suara yang keras sambil memegang kepalanya yang sakit dengan ekspresi wajah yang memelas yang hampir meneteskan air mata.
Ye Zhin yang mulutnya terdapat cangkir teh pun menjadi sangat terkejut hingga matanya melotot dengan sangat besar ke arah Li Yuchen.
Ye Zhin yang ingin mengatakan sesuatu lagi setelah mengeluarkan cangkir teh dari mulutnya langsung diteriakkan oleh Li Yuchen dan seketika nyali Ye Zhin pun menjadi ciut.
"Diamlah atau kau kupecat menjadi Pelayanku." ucap Li Yuchen dengan suara yang tinggi dan ekspresi wajah yang sedang menahan amarah dengan mata yang melotot tajam.
"Hm! Hm! Hm!" ucap Ye Zhin dengan suara gumaman yang rendah sambil menutup rapat mulutnya dengan tangan dan menganggukkan kepala berulang-ulang kali.
Seo Xiqin yang melihat interaksi antara dua orang pria yang ada di depannya ini menjadi tertawa.
"Tuan Muda Yu dan Master Ye ternyata orang yang sangat cocok. Mereka bahkan dapat akrab dalam waktu singkat." ucap Seo Xiqin sambil tertawa lembut melihat keduanya secara bergantian.
__ADS_1
"Nona Seo terlalu memuji." ucap Ye Zhin yang menggaruk-garukkan kepalanya yang tidak gatal karena malu.
Li Yuchen yang melihat sikap Ye Zhin yang malu-malu di hadapan Seo Xiqin membuat Li Yuchen menjadi kesal.
Li Yuchen yang cemburu pun memberi Ye Zhin tugas khusus dengan tujuan mengirim Ye Zhin pergi jauh dari Ruang VVIP itu.
"Aku ada tugas khusus untukmu. Jika kau berhasil maka aku akan memberimu hadiah yang menarik." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.
"Tugas khusus?" teriak Ye Zhin yang langsung menoleh ke samping tempat Li Yuchen berada dengan wajah yang sangat penasaran.
"Katakan padaku, Bos. Aku akan melakukan apapun yang kau perintahkan dan menjalankan tugas yang kau berikan dengan sangat baik." ucap Ye Zhin dengan tubuh yang berdiri tegap dengan senyum percaya diri.
"Kemarilah!" perintah Li Yuchen yang memerintahkan Ye Zhin untuk mendekat.
"Aku ingin kau cari tau siapa yang menjadi calon suami Nona Seo." ucap Li Yuchen dengan nada bicara yang rendah sambil menggunakan Jurus Transmisi Suara karena tidak ingin siapapun mengetahui Tugas yang diberikannya kepada Ye Zhin.
"Nona Seo? Nona Seo Wan'er?" tanya Ye Zhin yang bingung karena tugas yang diberikan Li Yuchen padanya terdengar ambigu.
"Nona Seo yang ada di depanmu." ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam karena kesal Ye Zhin tidak mengerti tujuannya.
"Hah, Nona Seo akan segera menikah! Hmmm, pantas saja Tuan Muda tidak mengatakan isi hatinya." ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah sepeti mengerti segala hal sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Apa mulutmu tidak bisa diam? Jika tidak aku dapat merusak pita suaramu hingga kau tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun." ucap Li Yuchen yang sangat kesal dengan wajah yang memerah karena menahan amarahnya sambil menggenggam erat cangkir yang ada di tangannya.
"Jangan Tuan Muda, aku tidak mengatakan apapun lagi. Aku akan pergi sekarang." ucap Ye Zhin dengan suara yang keras yang langsung berlari keluar dari Ruang VVIP dengan langkah seribu.
#Bersambung#
__ADS_1