
Li Yuchen yang tidak ingin mengotori tangannya dengan membunuh Mo Yunhe pun menarik kembali Aura Membunuh yang dimilikinya.
“Uhuk! Uhuk! Uhuk!” ucap Mo Yunhe yang akhirnya bisa bernafas kembali sambil memegang dadanya yang masih terasa sakit dengan wajah yang putih pucat.
“Bibi!” teriak Mo Mingming dengan suara yang sangat keras yang langsung berlari ke arah Mo Yunhe yang sedang terbatuk kesakitan.
Li Yuchen yang sangat marah dengan tindakan dan ucapan Mo Yunhe dan Mo Mingming pun memberikan peringatan yang sangat keras dan membuat hubungan ketiganya hancur.
“Seo Xiqin akan selamanya menjadi Istriku dan tidak akan ada seorang wanita manapun bisa menggantikan posisinya dalam hatiku! Aku akan pastikan bahwa aku akan menjemputnya kembali ke sisiku dan tak akan membiarkan siapapun merebut ataupun memisahkan kami lagi!” ucap Li Yuchen dengan suara yang lantang dan tegas yang membuat Mo Mingming mendengarnya menangis semakin terseduh-seduh.
Li Yuchen yang tidak ingin menghabiskan waktunya lebih lama lagi dengan melihat Mo Yunhe dan Mo Mingming pun memutuskan untuk pergi.
“Ayah! Kakek! Terima kasih untuk perhatian dan hadiahnya tapi Yuchen sedang kurang baik jadi Yuchen tidak mengantar kalian!” ucap Li Yuchen dengan nada yang sopan dengan ekspresi wajah yang menahan amarah.
“Sui’er! Luo’er! Antar semuanya keluar dan tutup Kediaman ini untuk orang lain yang tidak penting!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas lalu pergi meninggalkan tempat tersebut.
Sui’er dan Luo’er yang mendengar ucapan Li Yuchen pun merasa sangat senang karena mereka menyadari bahwa posisi Nona mereka di hati Li Yuchen tidak akan bisa digantikan.
Li Yuchen yang ingin meluapkan kekesalan dan amarahnya pun kembali ke Giok Naga dan mengajak Zuchen berlatih tanding.
“Bos! Kau datang lagi!” teriak Zuchen dengan suara yang sangat ceria dengan wajah yang bahagia menyambut Li Yuchen.
“Aku ingin berlatih tanding! Apa kau siap?” tanya Li Yuchen dengan suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius.
Meskipun Zuchen baru saja menetas tapi Zuchen yang bukanlah Hewan Suci Qilin biasa karena telah bermutasi ternyata telah berada di Level Langit tingkat Sembilan saat menetas dan menjadi Level Surgawi tingkat Satu setelah berlatih di dalam Giok Naga.
Zuchen yang telah lama tidak melakukan latih tanding pun menyambut dengan semangat permintaan Li Yuchen.
Namun Li Yuchen yang ingin mengeluarkan semua kekesalannya pun menggerakkan dua buah Mayat Hidup yang telah dievolusikannya untuk ikut bertanding dengannya.
“Tuan, apa kau yakin akan melawan kami bertiga?” tanya Zuchen dengan nada suara yang sedikit khawatir karena Li Yuchen menggunakan Cincin Dan yang menekan kekuatannya menjadi Level Surgawi tingkat Tiga.
__ADS_1
“Jangan cemaskan aku! Serang aku dengan seluruh kemampuan kalian bertiga atau kalian bertiga yang akan menjadi samsak hidupku!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang misterius.
Zuchen yang mendengar ucapan Li Yuchen pun menelan salivanya karena takut dan tanpa basa basi menyerang dengan cakarnya yang tajam seperti Naga.
Li Yuchen yang langsung mengubah wujudnya menjadi Setengah Naga pun menggerakkan sayapnya dan terbang ke atas.
Dua Mayat Hidup yang tak ingin melepaskan Li Yuchen pun bekerjasama untuk menjatuhkan Li Yuchen di udara dengan menginjak tangan salah satu dan melompat tinggi ke atas menghajar Li Yuchen.
Di saat Li Yuchen mencoba menghindar ke kanan, Mayat Hidup yang bebas pun dengan cepat menendang punggung sayap Li Yuchen hingga membuat Li Yuchen terjatuh ke tanah.
Li Yuchen yang kalah dengan kerjasama ketiganya yang sangat hebat pun tertawa dengan sangat keras dan semakin bersemangat.
Li Yuchen yang tak ingin diam saja menerima serangan pun mengarahkan tinjunya ke arah tanah dan membuat Zuchen dan kedua Mayat Hidup kehilangan keseimbangannya karena gempa yang terjadi secara mendadak.
Li Yuchen yang merasa mendapatkan kesempatan untuk menyerang pun menggunakan Jurus yang didapatkannya di Ruang Arsip di Akademi Yunlong.
“Langkah Awan!” teriak Li Yuchen yang dengan cepat berpindah tempat menuju ke belakang Zuchen lalu memukul perut Zuchen hingga membuat Zuchen terjatuh.
Li Yuchen yang akhirnya bisa membalikkan keadaannya pun menjadi sangat senang tapi itu baru permulaannya.
Pertandingan itu pun berlangsung sangat lama hingga membuat keempatnya saling pukul dan tak mendapatkan pemenangnya.
Meskipun begitu, Li Yuchen yang akhirnya mengeluarkan keringat yang sangat banyak pun merasa sangat senang dan tertawa dengan sangat keras.
Zuchen yang menyadari bahwa Li Yuchen sedang dalam kondisi yang buruk saat masuk ke dalam Giok Naga dan menjadi ceria kembali setelah bertanding pun menjadi senang.
“Hah! Kalau Tuan tidak menekan kekuatannya dan tidak menggunakan Segel Formasi serta Api Berapi Hitam mungkin saat ini aku sudah menjadi mayat hidup seperti dua mayat hidup ini!” sindir Zuchen yang terduduk di samping Li Yuchen yang terbaring sambil menatap dua Mayat Hidupnya yang berdiri tegap tanpa ekspresi.
Li Yuchen yang menyadari bahwa dirinya masih memiliki urusan lain pun memutuskan untuk kembali ke Dunia Nyata.
“Aku akan kembali sekarang! Teruslah berlatih dan kita akan melakukan Latih Tanding lagi nanti!” ucap Li Yuchen yang berdiri dengan wajah yang sudah lebih baik.
__ADS_1
Li Yuchen yang kembali di keesokan harinya pun memanggil Bibi Yi, Sui’er dan Luo’er menemuinya.
“Bibi Yi, apakah persiapan untuk kepergianku telah selesai?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang datar.
“Semuanya sudah selesai, Tuan Muda. Anda dapat berangkat dengan aman dan ini adalah laporan investigasi yang dilakukan oleh Organisasi Kesatria Bayangan mengenai orang-orang yang akan mengikuti Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan!” ucap Bibi Yi sambil menyerahkan beberapa lembar dokumen yang tersegel di dalam amplop coklat.
“Apakah kau sudah mendapatkan informasi tentang Seo Xiqin? Apakah dia akan datang dalam Perlombaan Persahabatan Tigada Daratan nanti?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penuh harap.
“Maafkan saya, Tuan Muda. Saya tidak mendapatkan informasi tersebut tapi jika Tuan mau Tuan bisa membeli informasi itu kepada Organisai Tengkorak di Daratan Yunzan karena dari informasi yang kami dapatkan Organisasi ini bisa menyediakan informasi apapun asalkan bisa membayar dengan jumlah yang diinginkan!” ucap Bibi Yi dengan ekspresi wajah yang serius sambil menyerahkan satu amplop lagi kepada Li Yuchen.
Li Yuchen yang langsung membuka informasi tentang Organisasi Tengkorak dan cara untuk meminta bantuan tertulis dengan sangat jelas di dokumen itu pun menjadi sangat puas lalu menyimpan keduanya ke dalam Giok Naga Hijau Emas.
Li Yuchen yang mengalihkan pandangannya ke arah Sui’er dan Luo’er pun menanyakan hasil dari kerja keduanya.
“Apakah kalian berdua sudah mendapatkan semua yang aku perintahkan?” tanya Li Yuchen kepada Sui’er dan Luo’er dengan nada suara yang datar.
“Tentu saja, Tuan Muda. Semua yang anda inginkan ada di dalam sini!” ucap Sui’er sambil menyerahkan Tas Qiankun yang digunakannya untuk menyimpan semuanya kepada Li Yuchen dengan diikuti oleh Luo’er setelahnya.
Li Yuchen yang melihat isinya pun merasa sangat puas lalu memasukkannya kembali ke dalam Giok Naga Hijau Emas.
Li Yuchen yang membutuhkan waktu sendiri pun memberikan izin kepada ketiganya untuk meninggalkan ruangan tersebut dan menyisahkan dirinya sendirian di dalam.
Li Yuchen yang tidak membaca dokumen pertama yang diberikan Bibi Yi kepadanya pun mengambil dokumen tersebut dan membacanya dengan seksama.
Li Yuchen yang membaca dokumen itu pun melihat beberapa wajah yang sangat familiar tergambar di dalamnya.
“Tidak disangkat empat orang ini akan menjadi perwakilan dari Daratan Yunzan tapi satu orang telah tewas dan satunya lagi lumpuh dan mungkin ini adalah alasan dari Kaisar Daratan Yunzan mempercepat pertandingan ini!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang jahat sambil menutup kembali dokumen yang ada di tangannya.
#Bersambung#
BAB selanjutnya akan menceritakan tentang perjalanan Li Yuchen di Daratan Yunzan jadi jangan lewatkan ya..
__ADS_1