Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 168. Hewan Kontrak


__ADS_3

“Aku tidak mengerti sepenuhnya apa yang dikatakan Burung Phoenix ini tapi satu yang pasti adalah Burung Phoenix ini telah berada di ujung kematian dan dia tidak bisa meninggalkan telurnya tanpa ada yang menjaganya.” Ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang galau dengan tangan di dagu seperti orang yang sedang berpikir.


“Kau tidak perlu berpikir terlalu jauuh. Aku tau kau bukanlah orang biasa dan aku mempercayakan anakku padamu. Aku yakin kalian berdua akan menjadi pasangan yang hebat nantinya.” Ucap Burung Phoenix yang mencoba membuju Li Yuchen.


Li Yuchen yang tau jika yang dikatakan Burung Phoenix itu hanya untuk membuatnya yakin dan percaya untuk bersedia menjaga anaknya tapi Li Yuchen juga sadar jika Burung Phoenix adalah Hewan Suci yang Melegenda dan itu adalah yang sangat bagus jika memiliki Seekor Burung Phoenix sebagai Hewan Kontraknya.


“Hah! Baiklah. Aku mengerti. Aku akan menjaganya dan menjadi Teman Kontraknya.” Ucap Li Yuchen sambil menarik nafas panjang sambil memandang Burung Phoenix yang sedang berada tepat di depannya.


“Sangat bagus! Kalau begitu pinjamkan aku kekuatanmu karena sesungguhnya aku sudah kehabisan tenaga untuk mengeluarkan anakku!” ucap Burung Phoenix itu dengan nada suara yang rendah dan bahagia di saat bersamaan.


Li Yuchen yang mendengar perkataan Burung Phoenix tersebut menjadi sangat terkejut dan merasa telah dibohongi.


“Dasar Hewan sialan! Aku tidak peduli jika dia adalah Hewan Suci atau bukan tapi dia berani membohongiku membuatku menjadi sangat marah. Apa aku tarik lagi saja ucapanku ya?” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang memerah karena menahan amarah.


Burung Phoenix yang tidak memahami maksud dari wajah Li Yuchen menjadi sangat cuek dan tidak peduli dan mengubah sikapnya menjadi sombong.


“Kenapa diam saja? Cepat edarkan Energi Langit dan Bumi itu padaku!” ucap Burung Phoenix dengan ekspresi wajah yang tidak sabaran dan nada suara yang terdengar sombong.


Li Yuchen yang merasa jika ini bukanlah waktu yang tepat untuk memberikan Burung Phoenix tersebut pelajaran pun memutuskan untuk menurus dan melakukan yang harus dilakukannya.


“Hah! Aku akan melepaskanmu kali ini tapi tidak untuk lain kali. Aku akan menjadikanmu Burung Phoenix panggang jika kau melakukan hal ini lagi!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang kesal.


Li Yuchen yang mengerti tugasnya itu pun langsung mengalirkan Energi Langit dan Bumi yang ada di sekitar mereka dengan sangat baik ke dalam tubuh Burung Phoenix.


Burung Phoenix yang perlahan dapat merasakan jika tubuhnya yang awalnya sangat sakit dan lemah tiba-tiba menjadi sangat segar serta rasa sakit itu langsung menghilang begitu saja sehingga dirinya sendiri terkejut.


Burung Phoenix yang mengetahui jika ini adalah waktu yang sangat tepat untuk melahirkan anaknya tiba-tiba merasa seluruh tubuhnya merasakan rasa sakit yang tidak tertahankan.


“Aaagghhh!” teriak Burung Phoenix yang merasakan sakit dengan nada suara yang sangat keras hingga terdengar ke seluruh Goa.


Burung Phoenix yang tidak ingin kehilangan kesempatan untuk dapat memberikan kehidupan kepada anaknya pun memutuskan hal yang sangat ekstrim.

__ADS_1


Li Yuchen yang mengetahui niat dari Burung Phoenix tersebut pun mencoba untuk menghentikannya tapi karena keinginannya sangat kuat membuat Li Yuchen menjadi menyerah.


“Tidak! Jangan! Kau tidak boleh melakukan itu! Jika kau melakukan itu maka...” ucap Li Yuchen yang tidak bisa melanjutkan kata-katanya lagi dengan tatapan mata yang bingung sambil terus mengalirkan Energi seperti yang disepakati di awal.


“Aku tidak punya pilihan lain. Meskipun aku adalah Hewan tapi aku juga Seorang Ibu. Aku ingin memberikan kehidupan pada anakku. Aku mohon jangan hentikan aku dan tolong tepati janjimu!” ucap Burung Phoenix dengan nada suara yang tegas seolah telah membuat keputusan sambil menatap mata Li Yuchen yang berada di depannya.


“Hah! Aku mengerti. Jangan khawatir! Percayakan anakmu padaku!” ucap Li Yuchen dengan penuh percaya diri dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.


Burung Phoenix yang mendengar perkataan Li Yuchen pun menjadi sangat senang dan bahagia dan melakukan semua yang telah diputuskannya tanpa rasa ragu.


Burung Phoenix yang memiliki Kekuatan Dasar Api yang sangat panas bahkan lebih panas daripada Lahar Gunung Berapi pun membakar esensi jiwa dan tubuhnya untuk mendapatkan kekuatan yang besar.


Burung Phoenix tersebut menggunakan Energi yang ada di dalam tubuhnya untuk mengeluarkan anaknya dengan selamat dan meninggalkan sedikit memori dan kekuatan miliknya untuk anaknya.


Burung Phoenix yang dapat melihat Sebuah Telur yang ada di depan matanya pun tanpa sadar meneteskan air mata dan tanpa di sadar perlahan tapi pasti tubuh dari Burung Phoenix tersebut pun menjadi kabur.


Li Yuchen yang melihatnya pun tidak bisa menghentikan dirinya untuk memasang wajah sedih dan terharu dengan perjuangan Seorang Ibu yang rela mengorbankan segalanya demi Anaknya


Li Yuchen yang melihat Sebuah Telur yang ada di depan matanya pun berjalan mendekat dan meletakkannya di dalam pangkuannya dan melihat ke arah Burung Phoenix yang akan segera menghilang dari Dunia.


“Terima kasih!” ucap Burung Phoenix dengan nada suara yang terdengar bahagia dan lega di saat bersamaan pun menghilang dengan damai.


Li Yuchen yang melihat Burung Phoenix yang meminta bantuannya telah menghilang pun melihat Sebuah Telur Burung Phoenix yang ada di tangannya dengan seksama.


“Kau dan aku sekarang sama. Kita adalah yatim piatu. Meskipun pemilik tubuh ini masih memiliki orangtua tapi kenyataannya mereka bukanlah orangtuaku yang asli.” Ucap Li Yuchen dengan nada suara yang lirih.


Li Yuchen yang ingin menepati janjinya kepada Ibu Burung Phoenix pun meletakkan Telurnya ke atas sebuah batu lalu melukai jari tangannya dan meneteskan darahnya di atas Telur Burung Phoenix.


Dalam waktu singkat, darah Li Yuchen seperti masuk ke dalam Telur dan membentuk sebuah Pola Kontrak yang dapat terlihat jelas di cangkang telur.


“Mulai sekarang kau adalah Hewan Kontrakku dan kita adalah Partner Hidup dan Mati!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan nada suara yang dingin dan tegas.

__ADS_1


Li Yuchen yang menyadari akan eksistensi dari Seekor Burung Phoenix pun memutuskan untuk menyembunyikan dan menyimpannya di tempat yang aman.


“Untuk sementara waktu kau akan tinggal di dalam Giok Naga Hijau Emas. Kau akan mendapatkan Energi yang kau butuhkan di sana berkali-kali lipat dan itu akan membantumu agar cepat menetas dan tumbuh besar.” Ucap Li Yuchen kepada Sebuah Telur yang ada di depannya lalu menyimpannya dengan aman.


“Aku tidak akan menunjukkanmu kepada Dunia hingga kau cukup kuat untuk bisa menghadapi semua orang yang berniat mengambilmu dariku!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang datar sambil melihat ke dalam dirinya.


Li Yuchen yang menyadari jika dirinya telah lama pergi pun memutuskan untuk kembali ke rombongannya karena khawatir jika rombongannya yang lain akan menjadi sangat cemas.


Semua yang ada di dalam pikiran Li Yuchen adalah benar. Meskipun tidak ada seorangpun yang bergerak mencarinya karena menyadari kekuatannya tapi semua orang tetap berada di tempat yang sama menunggu hingga Li Yuchen kembali.


“Tetua Yu!” teriak Wu Ruxin dan Ye Rui secara bersamaan dengan ekspresi wajah yang ceria sambil melambaikan tangan.


Li Yuchen yang menyadari kesalahannya pun langsung meminta maaf dan langsung mendapatkan respon baik dari semuanya.


“Maafkan aku yang telah menghilang cukup lama!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang datar dan tanpa ekspresi.


“Tidak masalah Bos. Lihatlah! Kami sudah menangkap hewan untuk dimakan!” ucap Ye Zhin dengan penuh semangat dengan ekspresi wajah yang ceria sambil terus mengunyah daging miliknya.


“Tetua Yu, ini daging bakar! Aku sendiri yang membakarnya khusus untuk Tetua Yu!” ucap Wu Ruxin dengan wajah yang malu-malu dan memerah sambil menyerahkan sepotong daging bakar kepada Li Yuchen.


“Tidak! Tetua Yu, ambil saja daging ini. Daging ini pasti lebih enak dan lembut karena aku memanggangnya dengan bumbu khusus!” ucap Ye Rui yang tidak ingin kalah dari Wu Ruxin dalam mengambil hati Li Yuchen.


Li Yuchen yang melihat keduanya menjadi bertengkar hanya karena sepotong daging membuat Li Yuchen menjadi pusing.


#Bersambung#


Ada yang bisa menebaknya, Daging Bakar siapa yang akan diambil oleh Li Yuchen? Jawab di kolom komentar ya..


a. Daging Wu Ruxin


b. Daging Ye Rui

__ADS_1


c. Daging keduanya


d. Tidak ada yang diambil


__ADS_2