
Sementara itu, Ye Rui yang sedang duduk di dalam ruangannya menjadi sangat kesal karena Tetua Han ternyata menutup pintu ruangannya dan tidak mau bertemu dengannya sama sekali.
"Sial! Apa bagusnya pria itu? Kenapa guru sangat hormat dan segan padanya? Aku tidak bisa terima ini. Aku harus membalasnya. Aku akan memberikan uluran tangan untuk membantu Tuan Muda Jin membalas Tuan Muda Yu!" ucap Ye Rui dengan nada suara yang keras dengan ekspresi wajah yang kesal dan penuh dengan emosi.
Namun saat Ye Rui ingin melampiaskan amarahnya dengan menghancurkan barang-barang yang ada di ruangannya tiba-tiba pintu ruangannya diketuk dari luar.
"Tok! Tok! Tok!" suara ketukan pintu dengan pelan.
"Siapa itu?" tanya Ye Rui dengan nada yang ketus dan marah dengan ekspresi wajah yang penuh dengan emosi yang meluap-luap.
"Ini saya Nona, Chu!" teriak seorang Pria yang memakai pakaian serba hitam yang berdiri di depan pintu dengan wajah tanpa ekspresi.
"Katakan! Bagaimana hasil penyelidikanmu?" tanya Ye Rui dengan terburu-buru dengan pria yang bernama Chu yang ternyata adalah seorang Pelayan Pribadi sekaligus Penjaga yang diberikan olehnya untuk selalu menjaga dan melindungi Ye Rui dalam setiap masalah.
"Nona, Tuan Muda Yu ternyata pergi ke Menara Formasi Shinzu dan ternyata dirinya mengikuti Pelelangan di sana." ucap Chu dengan nada bicara yang datar sambil menatap wajah Chu dengan ekspresi wajah yang datar.
"Pelelangan? Iya, aku tau itu. Lalu apa masalahnya itu dengan Tuan Muda Yu?" tanya Ye Rui dengan ekspresi wajah yang bingung.
"Tuan Muda Yu tenyata seorang Master Formasi tingkat Tinggi dan posisinya di Menara Formasi Shinzu sangat lah tinggi bahkan Nona Wu Ruxin menjadi sangat patuh dan sopan padanya." ucap Chu ekspresi wajah yang serius sambil menatap mata Ye Rui untuk meyakinkannya jika dirinya tidak berbohong.
"Master Formasi?" ulang Ye Rui dengan nada bicara yang tinggi dan ekspresi wajah yang terkejut dengan mata yang terbuka lebar tidak percaya.
"Benar Nona. Saya melihat sendiri saat Tuan Muda Yu menggunakan Segel Formasi di Menara Shinzu di depan semua orang yang ada di lantai satu saat dirinya menghukum seorang Pelayan Pria yang berani bersikap tidak sopan dengan Nona Muda yang menjadi Pelanggan di Menara Formasi Shinzu!" ucap Chu dengan nada bicara dan ekspresi wajah yang serius.
"Tidak mungkin! Bagaimana mungkin ini terjadi? Aku telah menyinggung seorang Master Formasi tingkat Tinggi dan juga Master Alkemia tingkat Tinggi di saat bersamaan. Tamat sudah riwayatku!" ucap Ye Rui dengan ekspresi wajah yang depresi dan nada bicara yang putus asa.
__ADS_1
Ye Rui yang tidak menyangka jika Li Yuchen ternyata memiliki kemampuan yang sangat hebat baik itu Formasi maupun Alkemia membuatnya merasa terpukul.
Ye Rui yang sulit menerima kenyataan ini pun hingga kehilangan keseimbangan tubuhnya dan kakinya pun terasa sangat lemas hingga tidak mampu berdiri lagi.
"Nona!" teriak Chu dengan ekspresi wajah yang yang terkejut dan nada bicara yang cemas sambil mengulurkan tangan ke arah Ye Rui yang telah kehilangan keseimbangannya.
Chu yang meliihat Ye Rui yang tidak bisa berdiri lagi pun membantunya untuk duduk di kursinya dan memberikannya segelas teh untuk meringankan bebannya.
"Nona, anda tidak boleh putus asa. Anda masih memiliki kesempatan. Anda belum melakukan sesuatu yang jahat pada Tuan Muda Yu dan menurut saya, Nona harus segera menemui Tuan Muda Yu dan menurunkan ego anda untuk meminta maaf." ucap Chu dengan nada suara yang penuh kekhawatiran sambil memberikan segelas teh hangat kepada Ye Rui yang telah kehilangan semangatnya.
"Apakah Tuan Muda Ye akan menerima maafku?" tanya Ye Rui dengan ekspresi wajah yang cemas dan khawatir dan nada suara yang rendah karena merasa kebingungan.
"Saya yakin Tuan Muda Yu akan menerima permintaan maaf Nona jika Nona mau meminta maaf dengan tulus." ucap Chu dengan ekspresi wajah yang serius dan penuh percaya diri sambil memberikan semangat kepada Ye Rui untuk tidak mudah menyerah.
"Nona bisa memberikan keuntungan dan hadiah sebagai permintaan maaf dan Nona juga harus menurunkan ego Nona untuk menundukkan kepala di hadapan Tuan Muda Yu agar Tuan Muda Yu tersentuh dan mau menerima maaf Nona." ucap Chu dengan ekspresi wajah yang serius.
"Aku adalah Nona dari Keluarga Wu dan aku juga seorang Ketua Paviliun Huanfu serta aku adalah Seorang Alkemia Bintang Dua. Bagaimana mungkin aku bersujud dan menundukkan kepalaku di hadapan orang lain?" ucap Ye Rui yang merasa keberatan dengan saran yang diberikan oleh Chu kepadanya dengan ekspresi wajah yang sombong dan penuh dengan keangkuhan.
"Nona, apakah mengalah demi kelangsungan Paviliun Huanfu, keselamatan nyawa Nona dan Keluarga Ye tidaklah penting? Nona harus ingat Tuan Muda Ye bukan hanya Master Alkemia tapi juga Master Formasi tingkat Tinggi. Dia dapat melakukan apapun yang diinginkannya tanpa memerlukan dukungan dari Keluarganya." ucap Chu dengan ekspresi wajah yang serius dengan sorot mata yang sangat tajam.
Chu yang sangat mengenal sifat sombong dan angkuh yang ada di diri Ye Rui tidak bisa membiarkan Seluruh Klan Keluarga Ye lenyap di tangan Ye Rui sehingga membuat Chu tidak punya pilihan untuk melakukan berbagai cara untuk membuat Ye Rui meruntuhkan dinding kesombongannya demi kebaikan semua orang.
"Nona, anda tidak perduli dengan semuanya tapi Nona harus ingat dengan keselamatan Nyonya dan Tuan Muda Ye." ucap Chu yang mencoba menyerang titik kelemahan di dalam hati Ye Rui dengan ekspresi wajah yang sedih dan nada bicara yang pilu.
Ye Rui yang mendengar perkataan Chu pun terdiam sesaat sambil memejamkan matanya dan membiarkan Chu untuk meninggalkan dirinya sendiri.
__ADS_1
"Kau keluarlah! Aku butuh waktu sendiri untuk berfikir!" ucap Ye Rui dengan nada bicara yang rendah dan tanpa semangat serta ekspresi wajah yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata.
Ye Rui yang berada dalam kebingungan teringat akan kenangan dirinya bersama Ibu dan Kakak kandungnya yang penuh dengan tawa yang ceria.
"Aku harus mengalah dan menurunkan ego serta kesombonganku demi keselamatan Ibu dan Kakakku. Aku tidak bisa melihat keduanya menderita karena kebodohanku yang tidak mau mengaku kalah." ucap Ye Rui dengan ekspresi wajah yang serius dan tekad yang bulat.
Ye Rui yang tidak bisa menunda lebih lama lagi karena takut kehilangan jejak Li Yuchen pun memutuskan untuk segera pergi ke Manara Formasi Shinzu dan menunggu sampai Li Yuchen keluar.
Namun saat Ye Rui ingin keluar, Chu datang kembali memberi laporan yang lebih mengejuutkan dirinya.
"Ada apa kau kembali lagi?" tanya Ye Rui dengan ekspresi wajah terkekjut dan bingung di saat bersamaan sambil menatap aneh di wajah Chu yang terlihat sangat ketakutan.
"Nona, anda harus segera menemui Tuan Muda Yu. Anda benar-benar tidak boleh membuatnya menjadi musuh anda. Saya baru mendapatkan berita bahwa tiga orang yang telah dipecat dari Paviliun Huanfu termyata semuanya telah meninggal dengan seluruh bagian tubuhnya membusuk seperti terkena racun." ucap Chu dengan ekspresi wajah yang ketakutan sambil berbicara tanpa henti.
"Racun! Apa maksudmu?" tanya Ye Rui yang menatap bingung ke arah Chu yang terlihat sangat kebingungan menjelaskan semua yang diketahuinya.
"Tuan Muda Jin Ling yang datang ke Penjara karena ingin menghabisi ketiga orang tersebut menemukan bahwa ketiganya telah menjadi mayat dengan seluruh tubuhnya berubah menjadi busuk. Tuan Muda Jin Ling yang penasaran akan alasan kematian ketiganya memanggil Tabib yang sangat hebat untuk memeriksanya dan akhirnya mendapatkan kesimpulan bahwa ketiganya meninggal karena racun dan jenis racun yang menimpa ketiganya Tabib tersebut tidak memiliki ide sama sekali." ucap Chu dengan ekspresi wajah yang serius.
"Saya memiliki prediksi sepertinya orang yang memberikan racun tersebut kepada ketiganya pasti adalah Tuan Muda Yu. Tuan Muda Yu kesal karena dihalangi oleh ketiganya sehingga mengambil keputusan untuk menghabisi nyawa ketiganya dengan cara yang kejam." ucap Chu dengan ekspresi wajah yang serius sambil menatap tajam mata Ye Rui yang masih terguncang.
"Tuan Muda Yu ternyata juga memberikan hukuman yang sangat sadis dan kejam kepada Pelayan yang melakukan perbuatan tidak baik di Menara Formasi Shinzu dengan menyiksa jiwa dan raganya selama berhari-hari dan tidak membiarkan jiwa Pelayan itu untuk bereinkarnasi setelah siksaan itu berakhir." ucap Chu dengan ekspresi wajah yang terlihat sangat ketakutan sambil menatap penuh kekhawatiran ke arah Ye Rui.
"Nona, anda harus melakukan sesuatu. Jika Tuan Muda Yu menargetkan Keluarga Ye maka seluruh Klan Keluarga Ye akan tamat dalam hitungan detik dengan siksaan yang sangat kejam bahkan mungkin lebih kejam dari yang dilakukannya kepada keempat orang ini." ucap Chu mencoba memberikan peringatan kepada Ye Rui dan tidak memberikan Ye Rui pilihan berfikir lagi karena semua jalan telah tertutup kecuali meruntuuhkan ego dan berlutut memohon ampun.
#Bersambung#
__ADS_1