
Mu Dao dan Mu Wu yang melakukan perjalanan ke Daratan Danzong dengan bantuan Portal yang dipersiapkan oleh Mu Hanyuan bersama Menara Formasi Ashura telah sampai di Daratan Danzong dalam waktu hitungan menit.
“Sekarang kita telah sampai di Daratan Danzong. Lalu kemana kita harus pergi?” tanya Mu Wu dengan ekspresi wajah yang bingung karena yang ada di hadapannya hanyalah pohon.
“Aku tidak tau tapi satu hal yang pasti. Kita harus menemukan penduduk terdekat untuk bisa menemukan Kota Jinlin!” ucap Mu Dao dengan ekspresi wajah yang serius.
Mu Dao dan Mu Wu yang terbang ke atas pun pergi ke arah utara dan tidak sengaja bertemu dengan Jin Ling yang sedang bertarung melawan Hewan Buas saat mencari hewan buruan.
“Sial! Kenapa Hewan Buas ini kuat sekali?” gumam Jin Ling dengan nada suara yang terdengar sangat kesal.
“Lemah sekali!” gumam Mu Dao dengan tatapan merendahkan ke arah Jin Ling yang tidak mampu melawan Babi Hutan bertanduk.
“Manusia di Daratan ini memang semuanya seperti itu karena itulah kita tidak mendapatkan kesulitan sama sekali saat membawa Nona Hanqin kembali ke Daratan Wuzhao!” ucap Mu Wu dengan ekspresi wajah yang merendahkan dengan tatapan mata yang tajam.
“Lebih baik kita bantu dia sekarang dan minta dia mengantar kita menuju Kota Jinlin! Jika dia tidak mau maka habisi saja nyawanya!” ucap Mu Wu dengan ekspresi wajah yang serius dengan kilatan mematikan pada ujung matanya.
“Kau lakukan saja sendiri! Mengalahkan Babi Hutan Bertanduk berlevel rendah seperti itu membuat tanganku gatal saja!” sindir Mu Dao dengan suara yang rendah.
Mu Dao yang tidak ingin bergerak hanya diam di tempatnya dan Mu Wu yang ingin segera menyelesaikan tugasnya pun bergerak dengan cepat menuju ke arah Jin Ling lalu membunuh Babi Hutan hanya dengan satu buah pukulan.
Jin Ling yang sangat terkejut dengan aksi Mu Wu pun terduduk di tempatnya dengan mata yang terbuka lebar begitu pun dengann anak buah yang dibawa olehnya.
“Si-siapa kau? Kau pasti bukan orang dari Kota Jinlin ataupun Kota Xinlin!” ucap Jin Ling dengan nada suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang ketakutan.
“Kau tidak perlu tau siapa kami karena manusia rendahan sepertimu tidak pantas mengetahuinya!” ucap Mu Wu dengan tatapan mata yang tajam sambil mengerahkan aura yang mengintimidasi dengan sangat kuat.
Jin Ling yang merasakan Aura yang dikeluarkan Mu Wu pun menjadi sangat kesulitan bernafas dan orang-orang yang ada di dekatnya langsung berjatuhan tidak sadarkan diri.
“Sekarang antarkan aku ke Kota Jinlin menuju Kediaman Keluarga Seo!” ucap Mu Dao yang tiba-tiba datang dengan nada suara yang dingin yang membuat Jin Ling merasa seluruh organ dalam tubuhnya ingin keluar.
__ADS_1
“Ke-Keluaga Seo.... Apakah dua Tuan Besar ingin bertemu dengan Kepala Keluarga Seo?” tanya Jin Ling dengan suara yang terbata-bata dengan nafas yang teratur.
Mu Wu yang menyadari bahwa Jin Ling mengetahui Keluarga yang dicarinya pun menarik Aura yang dikeluarkannya hingga membuat Jin Ling terbatuk-batuk karena kesulitan bernafas.
“Tidak! Kami ingin bertemu dengan Putrinya, Putri dari Nona Mu Hanqin!” ucap Mu Dao dengan nada suara yang tegas dan tatapan mata yang tajam serta ekspresi wajah yang dingin.
Jin Ling yang memiliki hubungan dengan Keluarga Seo sangat mengetahui bahwa Istri Sah dari Kepala Keluarga Seo adalah Hun Yin, Ibu dari Seo Wan’er, sehingga mendengan nama Mu Hanqin membuat Jin Ling kebingungan.
Mu Dao yang tidak punya waktu untuk menunggu hingga Jin Ling mengingat semuanya pun mengeluarga pedangnya lalu mengarahkannya ke leher Jin Ling.
“Jika kau tidak mengetahui Putri dari Nona Mu Hanqin maka nyawamu tidak berharga sama sekali!” ucap Mu Dao dengan tatapan mata yang sangat tajam dan ekspresi wajah yang kejam dan nada suara yang tinggi dan kasar.
“Tu-tunggu! A-aku mengenalnya. I-itu pasti Pu-Putri pertama Keluarga Seo, Nona Seo Xiqin!” ucap Jin Ling dengan nada suara yang terburu-buru dengan suara yang terbata-bata dengan ekspresi wajah yang ketakutan.
“Kalau begitu, antarkan kami ke Kota Jinlin untuk menemuinya!” ucap Mu Dao yang masih tidak ingin menyingkirkan pedangnya dari leher Jin Ling.
“Tu-tunggu! Nona Seo Xiqin tidak ada di Kota Jinlin. Dia ada di Kota Yunlong karena saat ini Nona Seo Xiqin belajar di Akademi Yunlong!” ucap Jin Ling dengan ekspresi wajah yang ketakutan dengan keringat yang sangat banyak mengalir ke pipinya.
Jin Ling yang tidak pernah terbang dalam ketinggian yang sangat tinggi di atas sebuah rumah pun menjerit ketakutan dan membuat Mu Dao menjadi kesal.
“Aaaarrgggghhhhhh! Ibu.... Aku tidak mau mati!” teriak Jin Ling dengan sangat keras dengan ekspresi wajah yang ketakutan dengan tatapan mata yang siap mengeluarkan air mata kapanpun.
“Diamlah! Jika kau terus beteriak maka aku akan melemparkanmu dari ketinggian ini sekarang juga dan mengabulkan keinginanmu yang ingin mati!” sindir Mu Dao dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.
Jin Ling yang tidak ingin kehilangan nyawanya pun langsung menutup mulutnya dengan tangan lalu menganggukkan kepala sebagai tanda mengerti lalu menunjukkan arah menuju Akademi Yunlong.
Mu Dao dan Mu Wu yang terbang dengan kecepatan yang sangat cepat membuat Jin Ling yang tak terbiasa pun menjadi pingsan sehingga membuat Mu Dao harus berhenti sesaat saat kehilangan arah tujuannya lalu menyiramkan Jin Ling air untuk membuatnya sadar kembali lalu menanyakan arah tujuan kembali dan terbang lagi.
Kejadian itu pun terjadi berulang-ulang hingga beberapa kali sampai akhirnya ketiganya sampai di Kota Yunlong.
__ADS_1
“I-ini adalah Kota Yunlong!” ucap Jin Ling dengan ekspresi wajah yang senang dengan harapan dirinya akan segera bebas dari cengkaran dua pria yang menurutnya sangatlah kejam.
Mu Wu dan Mu Dao yang melihat sebuah Kota yang telah berubah menjadi Kota yang hancur pun memasang tatapan mata yang aneh.
“Apakah kau sedang mencoba menipuku? Bagaimana bisa ini adalah Kota Yunlong yang kau katakan sebagai Kota yang sangat besar di Daratan Danzong? Apakah kau tidak melihat bentuk dari Kota ini?” sindir Mu Dao dengan suara yang lantang dengan tatapan mata yang merendahkan sehingga membuat orang-orang yang sedang bekerja memperbaiki Kota Yunlong berhenti bekerja dan menatap Mu Dao dan Mu Wu dengan tatapan mata yang tidak senang.
“Ko-Kota ini adalah Kota Yunlong hanya saja beberapa hari yang lalu telah terjadi Serangan Hewan Buas dalam jumlah yang sangat banyak dan hal itu menyebabkan Kota menjadi hancur!” ucap Jin Ling yang mencoba menjelaskan keadaan dengan kata-kata yang dipilih dengan hati-hati.
“Hmmm, dasar Manusia lemah! Menghadapi beberapa ratus Hewan Buas saja sampai mengorbankan Kota!” gumam Mu Dao dengan tatapan mata yang menghina.
Chen Zishan, yang merupakan Putra Tertua Keluarga Chen, yang mengungsi ke Kota Yunlong menjadi sangat tersinggung dengan ucapan Mu Dao dan ingin membuat Mu Dao terdiam dengan memberinya sebuah pelajaran tapi sesuatu terjadi sebaliknya.
“Aarggg!” teriak Chen Zishan dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah yang kesakitan dengan tatapan mata yang sayup menahan sakit.
“Manusia rendahan dengan Kultivasi rendah sepertimu ingin mengalahkanku. Sungguh menggelikan!” ucap Mu Dao dengan senyum kecil dengan tatapan mata yang merendahkan lalu melempar Chen Zishan ke kanan dengan sangat keras hingga menabrak bongkahan bangunan yang belum diperbaiki.
Mu Wu yang tidak ingin membuang waktunya lebih lama lagi pun memberikan perintah kepada Jin Ling lalu mengangkatnya ke langit dan pergi.
“Antarkan kami ke Akademi Yunlong sekarang!” ucap Mu Wu yang dengan cepat menarik kerah baju Jin Ling dan membawanya terbang tinggi.
Mu Dao dan Mu Wu yang tak membutuhkan waktu lama untuk sampai di Akademi Yunlong pun berdiri tepat di depan Papan Nama Akademi Yunlong yang ternyata masih berdiri dengan tegap.
“Hmmm, akhirnya kita sampai!” gumam Mu Wu dengan senyum bahagia dengan ekspresi wajah yang jahat dengan niat yang busuk.
Jin Ling yang merasakan ancaman yang membahayakan nyawanya pun dengan cepat mundur ke belakang dan melarikan diri namun tak dihentikan Mu Dao dan Mu Wu sama sekali.
“Kita masuk sekarang Saudara Wu!” ucap Mu Dao dengan senyum yang sangat lebar dengan tatapan mata yang menunjukkan antusias yang sangat tinggi.
“Tentu saja!” ucap Mu Wu dengan senyum yang bahagia yang membuat keduanya dengan cepat terbang masuk ke dalam Akademi Yunlong hingga sampai di Area Murid Dalam.
__ADS_1
#Bersambung#
Hmmm, sudah mau selesai Season 1 nya. Apakah mau langsung dilanjutkan ke Season 2 atau Author istirahat dulu ya? Ditunggu jawabannya di kolom komentar ya...