Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 410. Lamaran Kedua


__ADS_3

Tetua Xu yang mendengar suara yang sangat berisik dengan bunyi suara petasan dan alat musik yang sangat keras pun menjadi sangat kesal.


"Suara apa itu? Kenapa sangat berisik di luar sana?" teriak Tetua Xu dengan ekspresi wajah yang kesal dengan mata yang terbuka lebar.


Tepat setelah Tetua Xu berteriak marah tiba-tiba Kepala Pelayan datang dengan setengah berlari memasuki ruangan.


"Kepala Keluarga gawat! Di luar ada iring-iringan dari Rumah Lelang Huang Liyen mengirim Lamaran untuk Nona Muda!" ucap Kepala Pelayan dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang bingung.


Tetua Lei yang mendengar perkataan Kepala Pelayan menjadi sangat terkejut dan marah di saat bersamaan.


"Apa maksudmu dengan melamar? Nona Muda yang mana yang ingin mereka lamar?" teriak Tetua Lei dengan suara yang sangat keras sambil memukul meja yang ada di depannya.


Di saat Tetua Lei dan Tetua Xu mengubah ekspresi wajahnya menjadi sangat tidak ramah dengan berita lamaran itu, semua orang yang melihat iringan dari Rumah Lelang Huang Liyen melakukan lamaran menjadi sangat heboh.


"Apa kau lihat itu? Apakah semua Harta Karun yang dibawa oleh Rumah Lelang Huang Liyen untuk melamar Nona Muda Keluarga Mu?"


"Aku pun berpikiran sama. Aku jadi penasaran siapa yang akan mendapatkan semua itu."


"Lihatlah! Hadiah Lamaran Pernikahan itu sangatlah mahal dan banyak! Jika itu aku, aku pasti akan menerima lamarannya dengan segera!


Mu Gecheng yang sedang bersantai di ruangannya pun menjadi terkejut setelah mendapatkan kabar dari Pelayan Pribadinya.


"Apa yang kau katakan itu benar?" tanya Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang serius dengan nada suara yang penasaran.


"Tentu saja, Tuan Muda. Saya melihat sendiri bahwa iringan itu datang menuju arah Kediaman Keluargamu!" ucap Pelayan tersebut dengan nada suara yang terdengar penuh percaya diri.


Mu Gecheng yang mendengar dan melihat Pelayannya itu tidak akan mengatakan sesuatu yang berbohong pun sudah bisa menebak siapa orang yang membuat Rumah Lelang Huang Liyen bergerak menjadi perantara Pernikahan.


"Tidak disangka ternyata orang tersebut akan bergerak dengan sangat cepat dan hanya dalam hitungan hari saat dirinya sampai di Daratan Wuzhou, dia telah berhasil membuat salah satu Kekuatan yang berpengaruh mendukungnya!" ucap Mu Gecheng dalam hati dengan ekspresi wajah bahagia.


"Jika seperti ini bukankah aku harus melaksanakan kewajibanku untuk menjalankan isi taruhan itu!" ucap Mu Gecheng dalam hati saat mengingat tentang kekalahannya pada Li Yuchen di Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan.


Mu Gecheng yang tidak akan duduk di tempatnya saja itu pun segera berdiri dan memimpin jalan untuk menjadi Wali dari Seo Xiqin.

__ADS_1


"Kita ke Pintu Gerbang! Kita harus segera menyambut kedatangan iring-iringan tersebut!" ucap Mu Gecheng dengan senyum yang lebar.


Mu Gecheng yang terus berjalan pun akhirnya sampai dan berdiri di depan pintu Kediaman Keluarga Mu lalu memberikan perintah khusus kepada Penjaga yang berjaga.


"Buka pintunya! Biarkan semuanya masuk!" ucap Mu Gecheng dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius.


Penjaga yang tidak bisa menolak perintah Mu Gecheng yang merupakan Keturunan Keluarga Inti pun membuka pintu sesuai dengan perintah Mu Gecheng.


Mu Gecheng yang berdiri di depan pintu pun tersenyum lembut di hadapan Master Dumpoo dan Ming Yan yang sedang duduk di atas kuda putih.


Master Dumpoo dan Ming Yan yang melihat reaksi Mu Gecheng pun turun dari kuda dan mengatakan niatnya secara langsung.


"Selamat pagi, Tuan Muda Mu. Kami datang sebagai Perwakilan Tuan Muda Li untuk mengajukan lamaran untuk Nona Muda Mu, Seo Xiqin!" ucap Master Dumpoo dengan suara yang lantang.


Tak hanya Pelayan dan Penjaga Keluarga Mu bahkan orang-orang yang ada di jalanan yang melihat Iring-iringan Pernikahan itu menjadi terkejut.


"Nona Muda Mu, Seo Xiqin? Siapa dia? Apakah kau pernah melihat wajahnya?"


"Aku tidak pernah mendengar ataupun melihat wajahnya tapi jika melihat Hadiah Lamaran yang sangat banyak dan mahal itu pasti Nona Muda Mu itu memiliki kecantikan yang tidak biasa!"


Mu Gecheng yang melihat Tetua Xu dan Ayahnya sedang marah karena kedatangan orang-orang dari Rumah Lelang Huang Liyen dengan cepat membuat semua orang terdiam.


“Apa yang membuat Paman dan Ayah sangat marah? Aku sudah membuka Pintu Gerbang dan mempersilahkan Master Dumpoo dan Asistennya masuk ke dalam.” Ucap Mu Gecheng dengan nada suara yang datar dengan ekspresi wajah yang cuek.


“Apa maksudmu dengan membiarkan mereka masuk? Apakah kau sudah mendapatkan izin untuk ini Cheng’er?” tanya Tetua Lei dengan ekspresi wajah yang bingung.


“Aku tidak mendapatkan izin dari siapapun tapi apakah kita akan tetap membiarkan mereka menunggu di luar Kediaman Keluarga Kita dengan semua mata yang melihat!” sindir Mu Gecheng dengan tatapan mata yang sinis.


Mu Hunyuan yang diam melihat pun maju ke depan dan bertanya kepada Mu Gecheng tentang detail tujuan kedatangan Rumah Lelang Huang Liyen.


“Baiklah. Lalu dimana sekarang orang-orang itu kau tempatkan?” tanya Mu Hunyuan dengan ekspresi wajah yang pasrah sambil menghembuskan nafas panjang.


“Aku berencana membawanya kemari awalnya tapi aku mengurungkan niat itu. Aku membawa mereka semua di Ruang Utama.” Ucap Mu Gecheng dengan percaya diri.

__ADS_1


“Apakah kau tau tujuan kedatangan mereka? Siapa Nona Muda Keluarga kita yang ingin mereka lamar?” tanya Mu Hunyuan dengan ekspresi wajah dan tatapan mata yang penasaran.


“Master Dumpoo mengatakan bahwa dia datang kemari sebagai Perwakilan dari Tuan Muda Li dari Daratan Danzong ingin melamar Nona Muda Keluarga Mu, Seo Xiqin!” ucap Mu Gecheng dengan nada suara yang tegas dengan suara yang lantang.


Mu Hunyuan yang telah mengatakan kepada Seo Xiqin untuk melepaskan harapan terakhirnya karena pria yang ditunggunya tidak akan pernah datang itu pun menjadi terkejut dan dengan cepat mengalihkan pandangannya ke arah Seo Xiqin.


“Xiqin!” panggil Mu Hunyuan dengan suara yang rendah dan dengan ekspresi wajah yang tidak percaya.


Tetua Lei dan Tetua Xu yang mendengar perkataan Mu Gecheng pun menjadi sangat marah dan tidak terima tapi langsung terdiam setelah mendengar penjelasan Mu Gecheng.


“Melamar Seo Xiqin? Apakah anak itu telah rusak otaknya? Dia pikir siapa dia sebenarnya! Hah!” teriak Tetua Xu dengan suara yang lantang dengan mata yang melotot tajam.


“Apa dia pikir dia layak menikahi Putri Keluarga Mu? Seo Xiqin akan menjadi Kandidat Selir Kekaisaran dan anak itu tidak pantas disandingkan dengan Kaisar Legenda Hua Ping!” ucap Tetua Lei dengan percaya diri.


“Ayah! Paman! Apakah kalian pikir Tuan Muda Li yang melamar Seo Xiqin adalah orang biasa-biasa saja?” sindir Mu Gecheng dengan tawa kecil di sudut bibirnya.


“Sekarang, coba pikirkan baik-baik. Apakah Rumah Lelang Huang Liyen akan rela menjadi Perwakilan Pernikahan ini jika Tuan Muda Li hanya orang biasa?” tanya Mu Gecheng dengan tatapan mata yang tajam.


“Tuan Muda Li Yuchen bukanlah orang biasa Ayah! Dia adalah orang yang kelak akan menggemparkan Tiga Daratan!” ucap Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang serius.


Tetua Lei dan Tetua Xu yang mendengar itu pun menjadi sangat terkejut dan langsung mengalihkan pandangannya pada arah pintu menuju Ruang Rapat.


“Tuan Muda Mu sungguh pintar! Sepertinya Keluarga Mu akan berjaya kembali dalam waktu dekat!” ucap Master Dumpoo dengan ekspresi wajah yang bahagia sambil bertepuk tangan dengan sangat keras.


“Maafkan atas kelancanganku yang langsung datang kemari tanpa izin tapi aku tidak bisa menunggu terlalu lama di ruangan tersebut jadi aku akan mengatakan tujuan kedatanganku kemari!” ucap Master Dumpoo dengan kepala yang terangkat dengan tubuh yang tegap.


“Kami dari Rumah Lelang Huang Liyen mewakili Tuan Muda Li Yuchen dari Daratan Danzong melamar Nona Seo Xiqin!” ucap Master Dumpoo dengan ekspresi wajah yang percaya diri sambil membawa tiga peti Harta Karun sebagai Hadiah Lamaran.


Semua orang yang melihat isi yang ada di dalam Peti tersebut pun tidak bergeming bahkan Tetua Xu dan Tetua Lei yang menolak Lamaran tersebut pun ikut terdiam.


Mu Shushu yang melihat Hadiah Lamaran yang begitu banyak dengan semua hal yang mahal, berharga dan langka itu pun ikut merona seolah dirinyalah yang mendapatkan Permohonan Lamaran tersebut.


#Bersambung#

__ADS_1


Apakah Lamaran Li Yuchen untuk Seo Xiqin di Keluarga pihak Ibunya akan diterima dengan lancar? Tebak di kolom komentar ya..


__ADS_2