
Seo Xiqin yang telah merapikan semua barang-barang menjadi sangat terkejut saat melihat Mo Yunhe datang dengan ekspresi wajah yang marah.
“Apa maksud semua ini? Apakah kau ingin mengajak anakku pergi dan meninggalkan Ayah dan Ibunya sendiri?” tanya Mo Yunhe dengan ekspresi wajah yang marah dengan nada suara yang tinggi.
“Kenapa Ibu marah-marah? Aku hanya melakukan yang dikatakan oleh Chen gege!” ucap Seo Xiqin dengan senyum yang lembut.
“Hah! Apakah kau pikir aku akan percaya padamu? Kau pasti telah mencuci otak Putraku sehingga dia memutuskan untuk meninggalkan aku Ibunya!” ucap Mo Yunhe dengan kata-kata yang kasar dan mata yang meloto tajam.
“Aku tidak mencuci otak siapapun. Daripada Ibu menuduhku yang tidak-tidak sebaiknya Ibu introspeksi diri. Apa yang telah Ibu lakukan kepada Chen gege semalam? Aku tidak menyangka jika Ibu adalah Ibu yang sangat kejam. Hewan Buas pun tidak akan pernah menyakiti anaknya tapi Ibu malah dengan sangat kejam memberikan Obat Perangsang di minuman Chen gege!” ucap Seo Xiqin dengan nada suara yang dingin dan tatapan mata yang tajam.
Li Chuan yang juga datang ke halaman Li Yuchen tidak menyangka jika dirinya akan mendengar kebenaran dari mulut Seo Xiqin.
Li Chuan yang sudah merasakan ada hal yang janggal dengan kepergian Li Yuchen secara mendadak tidak menyangka jika hal itu terjadi karena perbuatan Istrinya sendiri.
“Apa yang dikatakan Anak Menantu itu benar, Istriku?” tanya Li Chuan dengan nada suara yang dingin dan tatapan mata yang tajam.
“Su-Suamiku! I-itu tidak benar. Aku tidak pernah melakukan itu. Percayalah padaku!” ucap Mo Yunhe dengan sikap yang terlihat sangat gugup dengan suara yang gagap.
Li Chuan yang telah lama hidup bersama Mo Yunhe sangat mengenal bagaiman Mo Yunhe berbohong dan saat dirinya melihat kebohongan di kata-kata yang diucapaka Mo Yunhe pun menjadi sangat marah dan menampar pipi Mo Yunhe dengan sangat keras.
“Kau! Beraninya kau melakukan itu kepada Putramu sendiri!” ucap Li Chuan dengan suara yang keras dengan mata yang melotot tajam dan wajah yang sangat marah.
“Tidak! Mohon ampuni aku Suamiku. Aku melakukan itu demi kebaikan Chen’er. Aku tidak ingin Chen’er memiliki Istri yang salah.” Ucap Mo Yunhe dengan suara yang keras dengan air mata yang mengalir ke pipinya serta dengan pipi yang memerah.
Li Chuan yang sangat marah kepada Mo Yunhe pun memilih pergi dan meninggalkan tempat itu dan mengabaikan teriakan demi teriakan Mo Yunhe.
Mo Yunhe yang kehilangan kepercayaan Li Chuan pun merasa jika kakinya sangat lemas sehingga Mo Yunhe pun kembali ke kamarnya dengan bantuan beberapa pelayannya.
Seo Xiqin yang kehilangan simpati atas yang dialami oleh Mo Yunhe pun menatap dingin kepergian Mo Yunhe.
LI Yuchen yang telah kembali pun mengajak Seo Xiqin pergi ke penginapan tempat mereka pertama kali datang.
Pemilik Penginapan yang mengenali Li Yuchen pun menyambut kedatangan Li Yuchen dengan senyum yang sangat lebar dan ekspresi wajah yang bahagia.
__ADS_1
Li Yuchen yang mengetahui perubahan sikap orang-orang padanya setelah mengetahui bahwa dirinya adalah Master Formasi dan Master Alkemia serta Kepala Keluarga Li di masa depan pun tidak ingin besar kepala.
Li Yuchen yang berencana untuk memberikan arahan kepada Master Formasi di Menara Formasi Shinzu pun mempersiapkan semua yang dibutuhkannya.
Seo Xiqin yang tidak ingin mengganggu Li Yuchen pun kembali berlatih untuk menghadapi Ujian Masuk Akademi Yunlong.
“Aku harus bisa menyusul Chen gege secepatnya. Aku tidak ingin selalu bergantung padanya. Aku ingin berdiri di samping Chen gege untuk membantunya!” ucap Seo Xiqin dalam hati dengan tekad yang kuat.
Keesokan paginya, Li Yuchen yang telah berada di dalam ruangan bersama Ketua Xingchen dan Master Shen pun pun pergi menuju ke tempat yang telah dipersiapkan untuk Acara hari ini.
Li Yuchen yang berjalan di belakang Ketua Xingchen tidak menyangka jika Master Formasi yang akan mengikuti Pengarahannya ternyata sangatlah banyak.
Orang-orang yang mendengar adanya Master Formasi tingkat Tiga di usia yang sangat muda dan juga merupakan Tetua di Paviliun Huanfu pun menjadi sangat penasaran lalu memutuskan untuk datang.
“Lihat! Apakah itu Tetua Li?”
“Aku rasa seperti itu. Aku tidak menyangka jika Tetua Li adalah Pria yang sangat tampan!”
“Agh, aku dengar-dengar jika Tetua Li adalah Kepala Keluarga Li di masa depan!”
“Aku bahkan mendengar gosip bahwa Tetua Li bukanlah Master Formasi tingkat Tiga tapi Master Formasi tingkat Lima!”
“Benarkah? Tidak mungkin! Agh, aku semakin kagum dengan Tetua Li!”
“Tentu saja. Aku dengar dari sepupuku yang tinggal di Kota Xilin bahwa Formasi tingkat Lima yang melindungi Kota Xilin dibuat oleh Tetua Li!”
“Tetua Li, aku ingin mengandung anakmu!”
Orang-orang yang mengagumi pencapaian Li Yuchen pun terus menerus mengucapkan kata-kata pujian tapi tidak semua orang mempercayai semua berita yang beredar karena menganggap hal itu adalah sangat mustahil.
Ketua Xingchen yang telah berdiri di hadapan semua Anggota Master Formasi pun menjadi sangat senang melihat antusias Master Formasi yang ingin maju.
“Saya berdiri disini ingin memperkenalkan Tetua Li yang akan memberikan arahan kepada Master Formasi yang telah menjadi Anggota Menara Formasi Shinzu yang mengalami masalah. Tetua Li, silahkan.” Ucap Ketua Xingchen dengan wajah yang bahagia sambil mempersilahkan Li Yuchen maju ke depan.
__ADS_1
“Aku tidak akan berbasa-basi jadi katakan apa masalah kalian sekarang!” ucap Li Yuchen dengan nada suara dan ekspresi wajah yang datar serta pandangan mata yang lurus ke depan.
Sesaat setelah Li Yuchen mengatakan hal itu, wanita-wanita muda yang terpesona dengan ketampanan Li Yuchen dan juga bakat Li Yuchen pun mengangkat tangan semua dan berharap dipilih oleh Li Yuchen.
Li Yuchen yang melihat wajah orang-orang yang menunjukkan tangan hanya ingin bermain-main dan tidak memiliki niat bertanya pun menjadi kecewa.
Lalu tiba-tiba Nona Muda Keluarga Chen, Chen Zishan, yang baru saja menjadi Master Formasi tingkat Satu, mengangkat tangannya.
“Tetua Li, tolong bantu aku naik tingkat!” teriak Chen Zishan dengan suara yang sangat nyaring hingga membuat kerumunan orang-orang yang terus memaksa Li Yuchen memilihnya terdiam.
Li Yuchen yang melihat tatapan maa yang tajam dan ekspresi wajah yang serius di mata Chen Zishan pun tersenyum.
“Nona Chen silahkan katakan masalahmu!” ucap Li Yuchen dengan singkat dengan nada suara yangg lembut dan wajah yang bersahabat.
Chen Zishan yang tidak menyangka jika dirinya akan dipiliha Li Yuchen pun menjadi sangat senang dan kehilangan fokusnya sesaat.
“Nona Chen! Kau bisa mengatakan masalahmu sekarang. Aku akan berusaha membantumu.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bersahabat.
Chen Zishan yang akhirnya sadar pun menatap Li Yuchen dengan tajam sambil menganggukkan kepala tanda mengerti.
“Tetua Li, aku telah satu tahun menjadi Master Formasi. Aku telah berlatih sangat keras tapi aku tidak pernah bisa menajdi Master Formasi tingkat Dua. Aku tidak tau apa yang terjadi padaku!” ucap Chen Zishan dengan ekspresi wajah yang bingung sambil melihat tangannya yang tidak ada apapun disana.
Li Yuchen yang bisa melihat jelas masalah yang dihadapi Chen Zishan pun tersenyum lalu menatap Chen Zishan dengan wajah yang serius.
“Aku mengerti. Ikuti instruksi dariku! Pusatkan pikiranmu dan pikirkan Pola Formasi tingkat Dua yang ingin kau buat lalu saat kau yakin gambarlah Pola itu di atas kerta Segel Formasi warna Kuning yang ada di tanganmu!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang dingin.
Semua orang yang penasaran dengan hasil dari intruksi dari Li Yuchen pun menutup mulutnya dan memfokuskan pandangannya kepada Chen Zishan.
Chen Zishan yang sangat ingin bisa naik tingkat pun mengikuti setiap instruksi dari Li Yuchen dan saat Pola Formasi tersebut telah terbentu sepenuhnya di atas Kertas Segel Formasi berwarna Kuning.
Chen Zishan pun melemparkan Kertas Segel itu ke hadapan Li Yuchen lalu mengaktifkan Segel Formasi dengan mengalirkan semua Energi Langit dan Bumi yang telah diserapnya saat melemparkan Kertas Segel Formasi.
“Lingkaran Api Phoenix! Aktifkan!” teriak Chen Zishan dengan sangat keras dengan tatapan mata yang cemas dengan ekspresi wajah yang penuh harap.
__ADS_1
#Bersambung#
Apakah Chen Zishan akan berhasil naik tingkat dua? Apakah semua orang akan mengakui kehebatan Li Yuchen? Tebak di kolom komentar ya...