Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 64. Janji Kematian


__ADS_3

Li Yuchen yang mendengar semua keuntungan yang dimilikinya saat bergabung sebagai Tetua Kehormatan pun segera menghitung pendapatannya hari ini dalam hati.


"Jika aku bergabung dengan Menara Formasi Shinzu maka semua uang yang aku dapatkan tidak akan mendapatkan potongan biaya administrasi dan yang terpenting Kertas Segel Formasi Surga Neraka yang telah aku tawar harganya pasti akan berkurang drastis." ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang bahagia yang ditutupi dengan topeng.


"Uang yang aku dapatkan selama Acara Pelelangan adalah Lima Juta Tael Perak untuk 10 Pil Penyembuh tingkat Tiga, Tiga Juta Lima Ratus Ribu Tael Perak untuk 5 Pil Luanzi tingkat Tiga dan Delapan Puluh Lima Juta Tael Perak untuk Pil Luanzi tingkat Empat. Maka totalnya adalah Sembilan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Ribu Tael Perak dan semua uang itu tidak akan mendapatkan potongan biaya Administrasi yang artinya uang itu utuh menjadi milikku." ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam.


"Jika diskon yang aku dapatkan adalah tiga puluh persen maka harga Kertas Formasi Surga Neraka seharga Seratus Dua Puluh Juta Tael Perak akan menjadi Delapan Puluh Empat Juta Tael Perak. Aku tidak hanya akan mendapatkan Harta Karun yang aku inginkan, aku juga masih mendapatkan keuntungan dari Harta Karun yang aku ikutkan dalam Pelelangan." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang sangat serius dan sorot mata yang tajam melihat ke arah Wu Peng yang duduk di sampingnya.


"Bukankah ini namanya untung besar. Hahaha... Cuan! Cuan! Cuan!" ucap Li Yuchen dalam hati dengan perasaan yang sangat gembira.


Wu Peng yang melihat ekspresi wajah yang serius pada wajah Li Yuchen pun menjadi semakin deg-degan dan cemas saat menunggu jawaban Li Yuchen dan berniat melakukan sesuatu agar Li Yuchen mau bergabung dengan Menara Formasi Shinzu.


"Tuan Muda Li tidak perlu cemas dan khawatir. Menara Formasi Shinzu ada di seluruh Daratan Danzong dan siapapun yang menjadi bagian dari Menara Formasi Shinzu, orang tersebut akan mendapatkan perlindungan dan dukungan dari Menara Formasi Shinzu dimanapun dia berada. Apalagi jika Tuan Muda Li sebagai Tetua Kehormatan yang membutuhkan bantuan Menara Formasi Shinzu di Kota Jinlin, kami akan melakukan apapun dengan semaksimal mungkin membantu Tuan Muda Li." ucap Wu Peng dengan penuh percaya diri dengan ekspresi wajah yang serius.


Li Yuchen yang mendengar pernyataan Wu Peng pun segera menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan yang membuat Wu Peng menjadi sangat senang.


"Saya telah berjanji akan mengabulkan permintaan Menara Formasi Shinzu karena itu saya bersedia bergabung dan menjadi Tetua Kehormatan dengan syarat tidak ada seorang pun yang tau tentang identitasku yang asli kecuali dirimu." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius sambil menatap tajam ke arah Wu Peng.


"Tentu saja, Tuan Muda Li. Saya berjanji akan menepati janji saya dan tidak akan ada seorang pun yang akan tau identitas anda." ucap Wu Peng dengan penuh percaya diri dan senyum yang sangat lebar karena berhasil membuat Li Yuchen bergabung.

__ADS_1


"Aku tidak percaya dengan ucapan seseorang. Aku hanya berjanji jika orang tersebut telah melakukan Janji Kematian." ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang serius serta nada bicara yang dingin.


Wu Peng yang mendengar perkataan Li Yuchen pun menjadi sangat terkejut tapi dapat memaklumi semuanya dan menganggukkan kepala tanda setuju.


"Tuan Muda Li sepertinya orang yang sangat berhati-hati atau Tuan Muda Li pernah dihianati orang makanya menjadi seperti ini tapi itu bukan masalahnya. Aku akan melakukan apapun asalkan Tuan Muda Li mau bergabung dengan Menara Formasi Shinzu dan ini demi masa depan Menara Formasi Shinzu." ucap Wu Peng dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius.


"Saya bersedia, Tuan Muda Li. Anda dapat memulai Janji Kematian itu." ucap Wu Peng dengan penuh percaya diri dan ekspresi wajah seperti telah memutuskan sesuatu.


"Apa kau yakin dan tidak akan menyesal?" tanya Li Yuchen dengan nada bicara yang penuh penakanan dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam.


"Tentu saja, Tuan Muda Li karena saya tidak memiliki niat untuk membocorkan identitas anda dan terlebih lagi saya sangat ingin menjadi teman Tuan Muda Li." ucap Wu Peng dengan kata-kata yang penuh dengan percaya diri.


"Baiklah. Aku rasa kau tau apa itu Janji Kematian tapi aku akan mengingatkanmu ulang. Sekali kau melakukan Janji Kematian maka hal itu tidak dapat ditarik kembali." ucap Li Yuchen dengan nada bicara yang datar dan wajah tanpa ekspresi sambil memperhatikan sikap Wu Peng.


"Saya menerima semuanya Tuan Muda Li. Anda tidak perlu mencemaskan hal lain. Anda dapat segera memulai Perjanjian ini." ucap Wu Peng dengan tatapan mata yang menunjukkan tekad yang telah bulat dan tak tergoyahkan lagi.


Li Yuchen yang mendengarnya pun tersenyum senang dan menganggukkan kepala.


"Aku sepertinya tidak salah membuat keputusan. Setelah Janji Kematian ini selesai dibuat maka aku pun tidak akan mengecewakanmu sebagai Tetua Kehormatan di Menara Formasi Shinzu." ucap Li Yuchen dengan senyum puas sambil menatap mata Wu Peng yang telah berdiri di depannya.

__ADS_1


Li Yuchen pun membentuk sebuah Segel Formasi di atas sebuah kertas biasa lalu memberikannya kepada Wu Peng.


"Pegang kertas ini dan ucapkan janjimu padaku setelah aku mengaktifkan Segel Formasi ini." perintah Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan nada bicara yang datar.


Tanpa fikir panjang, Wu Peng pun mengambil Kertas Segel itu dan mengucapkan kata yang dijanjikannya pada Li Yuchen tepat setelah Li Yuchen mengaktifkan Segel Formasi.


"Aktif!" ucap Li Yuchen dengan membentuk simpul untuk mengaktifkan Segel Formasi itu.


"Saya berjaji tidak akan membongkar Rahasia Tuan Muda Li bahwa dirinya adalah Li Yuchen, Putra Sulung dari Istri Sah Keluarga Li di Kota Kunlun. Jika saya berani melanggarnya baik sengaja atau tidak sengaja maka hanya kematian yang akan menungguku." ucap Wu Peng dalam sekali tarikan nafas tanpa ada jeda dengan penuh percya diri.


Sementara itu, Wu Ruxin yang ternyata berhasil naik satu tingkat menjadi Level Bumi tingkat Lima menjadi sangat senang dan segera menstabilkan kenaikan tingkatannya.


Setelah beberapa saat akhirnya Wu Ruxin pun membuka matanya dan berdiri dari posisi duduk bersilangnya.


"A-aku bisa naik tingkat ke tingkat Lima begitu saja." ucap Wu Ruxin dengan nada bicara yang tidak percaya dan ekspresi wajah terkejut sambil meliht dirinya sendiri yang telah dipenuhi dengan luapan-luapan energi tingkat Lima.


"Aku harus berterima kasih kepada Tuan Muda Yu karena telah memberikanku pelajaran sehingga aku bisa menghadapi tembok kenaikan tingkatku ini." ucap Wu Ruxin degan sikap yang tulus dan senyum yang lembut sambil berjalan menemui Li Yuchen di ruangan Wu Peng.


Wu Ruxin yang sangat ingin bertemu dengan Li Yuchen segera menghentikan langkah kakinya saat dirinya telah berada di depan pintu.

__ADS_1


"Aku ingin segera masuk dan mengucapkan terima kasih tapi jika aku masuk sekarang, kakak pasti akan sangat marah dan aku bisa dihukum dengan sangat berat." gumam Wu Ruxin dengan nada suara yang rendah dan ekspresi wajah ketakutan di wajahnya dengan tubuh yang bergetar.


"Aku tidak bisa mengambil resiko itu, aku harus berdiri di sini dan menunggu hingga pembicaraan antara Tuan Muda Yu dan kakakku selesai." ucap Wu Ruxin dengan penuh keyakinan.


__ADS_2