Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 293. Pelatihan Tertutup Selesai


__ADS_3

Pangeran Mahkota Su Lao yang mendengar perkataan Han Tiange pun terdiam dan tak berhenti bicara terutama saat melihat reaksi bahagia pada wajah Kaisar Su Yongkang.


“Yang Mulia, apakah anda mengenal Tetua Menara Formasi Shinzu yang dimaksud oleh Menteri Kiri Han?” tanya Pangeran Mahkota Su Lao dengan nada suara dan ekspresi wajah yang penasaran.


“Tentu saja. Orang itu adalah Tuan Muda Li, orang yang telah memberikan informasi mengenai tubuh spesial yang dimiliki oleh Putri Su Qingqing!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan suara yang keras dengan tawa yang lebar.


Pangeran Mahkota Su Lao dan Pangeran Su Weiguo serta Penjabat Kekaisaran lainnya yang ada di ruangan itu pun menjadi sangat terkejut.


Kaisar Su Yongkang yang mengetahui bahwa solusi untuk keamanan Kota Kekaisaran dan Kota Lainnya ada pada Li Yuchen pun memberikan perintah khusus kepada Pangeran Mahkota Su Lao.


“Pangeran Mahkota Su Lao, pergilah ke Akademi Yunlong dan jemput Tuan Muda Li... Agh! Tidak! Jemput Tetua Li kemari! Ingat kau harus bersikap sangat sopan di hadapannya!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan ekspresi wajah yang bahagia.


“Baik, Yang Mulia. Saya akan segera membawa Tetua Li kemari bagaimanapun caranya!” ucap Pangeran Mahkota Su Lao dengan percaya diri.


Namun saat Pangeran Mahkota Su Lao baru berjalan beberapa langkah Kaisar Su Yongkang mengatakan sesuatu yang membuat Pangeran Mahkota Su Lao merasa takut.


“Pangeran Mahkota Su Lao!” panggil Kaisar Su Yongkang dengan nada suara yang datar dengan ekspresi wajah yang dingin.


“Jangan pernah menyinggung Tetua Li jika tidak maka posisimu sebagai Pangeran Mahkota akan ku cabut!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan nada suara yang tegas.


“Saya mengerti, Yang Mulia!” ucap Pangeran Mahkota Su Lao dengan ekspresi wajah yang berubah serius dengan kepala tertunduk kemudian berjalan pergi meninggalkan Istana.


“Aku harus bisa membuat Tetua Li berada di pihakku agar Posisiku sebagai Pangeran Mahkota tetap stabil dan tak bisa digoyahkan oleh Pangeran yang lain!” ucap Pangeran Mahkota Su Lao dalam hati dengan tatapan mata yang lurus tajam ke depan.


Setelah kepergian Pangeran Mahkota Su Lao, Kaisar Su Yongkang pun melanjutkan rapatnya lalu memberikan perintah lain kepada Han Tiange sebagai Menteri Kirinya dan Master Qiang sebagai Menteri Kanannya yang merupakan Master Alkemia tingkat Empat.


“Menteri Kiri, cari penyebab Hewan-Hewan Buas yang ada di Gunung dan Bukit yang ada di Daratan Danzong mengamuk dan menyerang Kota-kota di Daratan Danzong!” perintah Kaisar Su Yongkang kepada Han Tiange dengan ekspresi wajah yang serius.

__ADS_1


“Segera laksanakan, Yang Mulia!” ucap Han Tiange dengan suara yang tegas dengan sikap yang patuh dengan kepala tertunduk sebentar.


“Lalu cari informasi apakah Hewan-Hewan Buas itu akan melakukan serangan lagi dalam waktu dekat!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan kilatan kecil kecemasan di sudut matanya.


“Percayakan semuanya pada hamba, Yang Mulia!” ucap Han Tiange dengan senyum yang lebar dengan sorot mata yang tajam seperti menunjukkan niat yang buruk.


“Menteri kanan!” panggil Kaisar Su Yongkang pada Master Qiang dengan suara yang tegas dan tatapan mata yang tajam.


“Hamba di sini, Yang Mulia. Siap menerima perintah!” ucap Master Qiang dengan suara yang rendah dengan senyum yang lembut.


“Segera beri perintah kepada Walikota Jinlin dan Walikota Kunlun untuk mengungsi ke Kota Xilin dan Kota Yunlong! Lalu informasikan kepada Kedua Kota itu untuk menerima pengungsian itu!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan suara yang tegas.


Kaisar Su Yongkang yang tau jika Rakyatnya menderita karena Serangan Hewan Buas pun mendestribusikan makanan dan pakaian ke Kota Xilin dan Kota Yunlong tempat Kota Pengungsian akan berkumpul.


Sementara itu, Pangeran Mahkota Su Lao yang mengendarai kudanya dengan kecepatan tinggi pun akhirnya sampai di Akademi Yunlong.


“Saya kemari untuk menyampaikan perintah langsung dari Kaisar bahwa Li Yuchen, Murid Luar Akademi Yunlong diminta menghadap Kaisar di Istana Kekaisaran sesegera mungkin!” ucap Pangeran Mahkota Su Lao dengan nada suara yang sedikit tinggi dan sikap yang sombong dengan tatapan mata yang merendahkan Tetua Xiang.


Ketua Lu Changlin yang melihat sikap Pangeran Mahkota Su Lao yang sangat sombong pun menjadi kesal lalu menyampaikan yang diketahuinya dengan nada suara yang terdengar ketus.


“Jika seperti itu maka Yang Mulia Pangeran harus kembali dengan tangan kosong karena saat ini Li Yuchen sedang melakukan Latihan Tertutup!” ucap Ketua Lu Changlin dengan nada suara yang kasar dan ekspresi wajah yang dingin.


“Lalu satu hal lagi, Li Yuchen bukanlah Murid Luar Akademi Yunlong tapi Murid Inti dari Ketua Akademi Yunlong, Yang Mulia Pangeran Mahkota Su Lao!” ucap Ketua Lu Changlin dengan nada suara yang tinggi dengan penekanan di beberapa kata terakhir.


Pangeran Mahkota Su Lao yang mendengar perkataan Ketua Lu Changlin pun mengubah nada bicaranya dan menyampaikan keputusannya yang dibalas dengan tatapan mata yang dingin.


“Saya mengerti. Maafkan ketidaktauan saya kepada Ketua Lu dan karena Tuan Muda Li sedang melakukan Pelatihan Tertutup, saya memutuskan untuk tetap berada di Akademi Yunlong dan menunggu hingga Latihan Tertutup Tuan Muda Li berakhir!” ucap Pangeran Mahkota Su Lao dengan senyum lebar yang lembut dan ekspresi wajah yang bersahabat.

__ADS_1


“Master Zhuo, berikan ruangan untuk Pangeran Mahkota Su Lao menginap!” ucap Ketua Lu Changlin dengan nada suara yang dingin lalu pergi meninggalkan ruangann tersebut dengan diikuti oleh Tetua serta Master yang lain.


Tiga hari pun berlalu, Li Yuchen yang telah menstabilkan fondasinya pun keluar dari Ruang Pelatihan yang ternyata telah ditunggu oleh Prajurit Kekaisaran di pintu masuk Ruang Latihan.


“Bos! Akhirnya kau keluar juga!” ucap Ye Zhin yang bergerak bangun dari tempat duduknya dengan ekspresi wajah yang lega.


“Ada apa? Apakah telah terjadi sesuatu?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bingung dengan nada suara yang penasaran.


“Terjadi sesuatu yang besar tapi di sini bukanlah tempat yang tepat untuk bicara, Bos!” ucap Ye Zhin yang mengedarkan pandangannya ke sekeliling.


“Aku mengerti. Kita keluar sekarang dan kita bicarakan ini di Kamarku!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar cuek dengan ekspresi wajah yang datar.


“Tunggu, Bos! Kau tidak boleh keluar dari pintu depan. Prajurit Kekaisaran sedang berdiri disana menunggu dirimu keluar!” ucap Ye Zhin yang mengalihkan pandangannya ke arah pintu luar.


Li Yuchen yang sangat penasaran dengan yang terjadi dan menginginkan jawabannya segera pun menarik Ye Zhin lalu membuat Segel Formasi Teleportasi dalam sekejap mata.


“Kita telah ada di kamarku sekarang! Jadi katakan ada apa?” tanya Li Yuchen dengan terburu-buru sambil membuat Segel Formasi Perlindungan agar tidak ada seorangpun yang bisa mendengar perbincangan keduanya.


Ye Zhin yang tau jika Li Yuchen pasti tidak tau apapun akhirnya memberitau Li Yuchen semua yang diketahuinya.


“Seluruh Kota di Daratan Danzong telah diserang secara bersamaan oleh Hewan Buas dan hanya Kota Xilin yang bisa bertahan dari serangan itu dan tidak ada korban jiwa sama sekali!” ucap Ye Zhin dengan nada suara yang rendah sambil menuangkan teh di atas cangkir Li Yuchen.


Li Yuchen yang mendengar perkataan Ye Zhin pun mengingat firasat yang dirasakannya beberapa hari yang lalu saat melakukan Latihan Tertutup.


#Bersambung#


Firasat apa yang dirasakan oleh Li Yuchen? apakah ada yang bisa menebaknya? Jawab di kolom komentar ya...

__ADS_1


__ADS_2