
Hua Ping yang telah mendapatkan informasi yang diinginkannya pun melepaskan Mu Shushu lalu pergi meninggalkan Kediaman Mu dan dengan cepat menuju Kediaman Seo Xiqin.
“Semua kembali! Pergi ke Paviliun Teratai Pelangi!” teriak Hua Ping dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang serius.
Tetua Xu yang melihat Mu Shushu selamat pun melepaskan Mu Hunyuan dan berlari ke arah Mu Shushu yang telah pingsan.
“Apa yang kalian lakukan? Bawa Nona Muda masuk ke dalam dan panggilkan Tabib sekarang juga!” ucap Tetua Xu dengan ekspresi wajah yang cemas dengan suara yang tinggi.
Tetua Lei yang bisa melihat Tetua Xu sangat cemas segera berdiri dan menepuk pundak Tetua Xu lalu menyadarkannya akan prioritasnya.
“Tenanglah! Biarkan Istrimu yang akan mengurusnya! Kita masih memiliki hal lain yang lebih penting untuk diurus sekarang!” ucap Tetua Lei dengan suara yang tegas.
“Penjaga! Seret Penjahat ini dari hadapanku dan kurung dia ke dalam Ruang Bawah Tanah!” teriak Tetua Lei dengan suara yang lantang.
“Orang yang rela mengorbankan Seluruh Klan demi keegoisannya sendiri tidak pantas menjadi Kepala Keluarga!” teriak Tetua Lei yang dengan tegas memberikan ultimatum kepada semuanya.
Penjaga yang menyetujui perkataan Tetua Lei pun menyeret Mu Hunyuan yang masih belum pulih dari Jurus Terlarang yang digunakan oleh Tetua Xu dengan sangat kasar.
Mu Gecheng yang sangat menjunjung tinggi Keluarga Mu hanya diam melihat Mu Hunyuan diseret tanpa melakukan apapun untuk membantu.
“Aku memang menyetujui Pernikahan Seo Xiqin dan Tuan Muda Li Yuchen tapi tidak berarti aku harus rela mengorbankan semua orang di dalam Klan untuk keduanya bersatu!” ucap Mu Gecheng dalam hati dengan tatapan mata yang dingin.
Mu Gecheng yang tidak penasaran dengan cara Li Yuchen melindungi Seo Xiqin dari Hua Ping pun berlari mengejar Tetua Xu dan Tetua Lei menuju Kediaman Seo Xiqin.
Lalu saat, dirinya sampai ternyata Hua Ping telah membuat sebuah keributan besar dengan mengarahkan pedangnya ke Kediaman tempat tinggal Seo Xiqin.
Mu Gecheng yang melihat Master Dumpoo dan Ming Yan telah berdiri di depan Kediaman Seo Xiqin tinggal pun mengkerutkan alisnya.
“Apa yang dilakukan Master Dumpoo an Tuan Ming? Apakah Keduanya pikir jika mereka bisa melawan Kaisar Hua Ping yang telah berada di Level Legenda tingkat Lima?” tanya Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang penasaran.
“Tolong tarik kembali keputusan anda Yang Mulia. Tolong jangan lakukan hal ini! Anda telah menentang Langit dengan memisahkan Seorang Istri dari Suaminya, Yang Mulia!” teriak Master Dumpoo dengan suara yang lantang dengan sangat berani.
__ADS_1
“Kau hanyalah orang kecil yang mengambil keuntungan dari izinku melakukan transaksi tapi kau dengan sangat berani menentangku. Apakah kau ingin kehilangan nyawamu dan orang-orang-orang yang ada di bawahmu?” ancam Hua Ping dengan suara yang lantang.
Di sisi lain, Ye Zhin yang ternyata tidak ikut pergi bersama Li Yuchen ke Jurang Kematian dan tinggal di Paviliun Teratai Pelangi untuk melindungi Seo Xiqin dan Bos Kecilnya menjadi sangat terganggu dengan suara yang sangat berisik di luar.
“Ada apa ini? Kenapa di luar sangat berisik sekali? Apa yang telah terjadi?” tanya Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang penasaran.
Ye Zhin yang berjalan menuju pintu gerbang melihat Seo Xiqin yang ingin berjalan keluar dengan cepat menghentikannya.
“Nyonya Bos! Apa yang kau lakukan disini? Kau tidak boleh berada disini!” ucap Ye Zhin dengan nada suara dan ekspresi wajah yang menunjukkan kekhawatiran yang tinggi.
“Anping! Apa kau sudah lupa jika Nyonya yang kau layani sedang hamil?” tanya Ye Zhin dengan nada suara yang terdengar sarkastik.
“Ma-maafkan saya, Master Ye. Saya telah meminta Nyonya untuk tetap berada di dalam kamarnya tapi Nyonya menolak sehingga saya tidak punya pilihan lain selain menurutinya!” ucap Anping yang langsung bersujud di depan Ye Zhin karena Anping sadar bahwa masih menyadari statusnya yang hanya seorang Pelayan meskipun telah berhasil berkultivasi.
Ye Zhin yang mendengar perkataan Anping dengan cepat mengalihkan pandangannya kepada Seo Xiqin.
“Nyonya Bos! Aku mohon segeralah kembali! Serahkan semua yang terjadi padaku! Anda harus menjaga bayi yang ada di dalam kandungan anda! Jika terjadi sesuatu pada Bos Kecil maka aku tidak tau harus mengatakan apa kepada Bos nanti saat dirinya kembali bersama Nyonya besar!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang tidak berdaya.
Seo Xiqin yang tidak punya pilihan lain pun menyerah dan pergi menuju halamannya untuk beristirahat dengan dibantu Anping di sampingnya.
*Ular Phiton Raksasa adalah Hewan Buas yang didapatkan Li Yuchen dan Ye Zhin dalam bentuk Ular saat melakukan Penjelajahan sebelum pergi ke Daratan Yunzan.
“Shen!” teriak Ye Zhin dengan sangat keras dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.
“Tinggallah di depan Halaman Nyonya Bos dan lindungilah dia bersama Zuchen dan Que! Aku akan maju ke depan dan melihat yang sebenarnya terjadi!” ucap Ye Zhin dengan suara yang tegas.
Sementara itu, Li Yuchen yang telah menyusuri sungai sangat lama akhirnya melihat sebuah rumah sederhana berada di ujung sungai.
Li Yuchen yang penasaran pun dengan cepat menuju ke sana dan mencari tau tentang orang yang tinggal di rumah itu.
“Permisi! Apakah ada orang di dalam?” tanya Li Yuchen dengan suara yang keras sambil memanggil orang yang ada di dalam beberapa kali tapi tak mendapatkan jawaban.
__ADS_1
Li Yuchen yang ingin memeriksa ke dalam dan membuka pintu secara paksa tiba-tiba mendengar suara teriakan dari belakangnya.
“Siapa kau? Apa yang kau lakukan di depan rumahku?” teriak seorang Pemuda dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang marah.
“Kenapa kau berteriak dengan sangat keras Feng’er?” tanya seorang wanita tua dengan ekspresi wajah yang lembut dengan senyum yang bersahabat.
“Nenek! Orang itu bukanlah orang baik. Lihatlah yang dilakukannya! Bagaimana bisa dia mengintip ke dalam rumah kita?” tanya Xi Feng dengan suara yang sedikit tinggi dengan nada suara yang terdengar tidak senang.
Li Yuchen yang tau akan kesalahannya pun dengan cepat meminta maaf dan mengatakan tujuan kedatangannya secara langsung.
“Maafkan aku yang terlihat sangat tidak sopan. Aku sungguh tidak ada niatan untuk mencuri ataupun melakukan hal buruk lainnya. Aku datang kemari karena mendengar bahwa ada seorang wanita yang ditemukan di ujung sungai ini dua tahun yang lalu!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.
Nenek Tua yang melihat sikap sopan dan beretikanya Li Yuchen dapat dengan mudah menyadari identitas orang yang berada di depannya.
“Aku memang telah menyelamatkan seorang wanita dua tahun yang lalu tapi sayang wanita itu kehilangan ingatannya dan tidak bisa mengingat siapapun tentang dirinya!” ucap Nenek Tua dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang menyesal.
Li Yuchen yang akhirnya memiliki harapan untuk Seo Xiqin dapat bertemu kembali dengan Ibunya pun menjadi sangat senang.
“Apakah aku bisa bertemu dengannya? Sebenarnya dua tahun yang lalu, Ibu Mertuaku jatuh dari Jurang Kematian saat melawan Hewan Buas dari atas Gunung Ming Hao!” ucap Li Yuchen dengan suara yang penuh semangat.
Xi Feng yang mendengar perkataan Li Yuchen menjadi sangat bersemangat saat mengetahui bahwa Li Yuchen adalah Seorang Kultivato.
“Tuan, apakah kau Seorang Kultivator? Apakah kau bisa mengajarkanku untuk menjadi Seorang Kultivator yang kuat?” tanya Xi Feng dengan suara yang sangat bersemangat dengan tatapan mata yang berbinar penuh harap.
“Aku dapat melakukannya untukmu. Aku akan mengangkatmu menjadi muridku jika kau bisa menunjukkan keberadaan Ibu Mertuaku!” ucap Li Yuchen dengan ekpsresi wajah yang serius.
Xi Feng yang mengetahui bahwa impiannya akan terwujud pun menatap Nenek Tua yang ada di sampingnya yang telah memberikan persetujuannya.
“Wanita yang kau cari itu aku memanggilnya dengan Bibi Wue. Saat ini Bibi Wue tidak ada di sini tapi ada di dalam hutan menangkap hewan buruan agar kami semua bisa makan daging yang lezat!” ucap Xi Feng dengan wajah yang polos.
“Aku dapat mengantarmu ke tempatnya jadi ikuti aku!” ucap Xi Feng dengan suara yang ceria dengan ekspresi wajah yang sangat bahagia.
__ADS_1
#Bersambung#
Apakah Ye Zhin dan yang lainnya bisa melindungi Seo Xiqin? Apakah Li Yuchen dapat bertemu dengan Mu Hanqin dan membawanya pulang menemui Seo Xiqin? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...