
Mu Dao dan Mu Wu yang tidak ingin kehilangan kesempatan untuk bisa membawa Seo Xiqin bersama mereka pun dengan cepat meminta Seo Xiqin keluar.
Murid Akademi Yunlong yang pernah dilindungi oleh Seo Xiqin mencoba untuk tidak menyerahkan Seo Xiqin bahkan bergerak cepat melapor kepada Ketua Lu Changlin.
“Ketua! Gawat! Ada dua orang yang datang mengacau di tempat Murid Dalam berada. Mereka mencari Seo Xiqin!” ucap salah seorang Murid Dalam yang dengan cepat menuju ke Kediaman Ketua Lu Changlin.
Ketua Lu Changlin yang menyadari situasi yang terjadi sangatlah darurat pun melakukan dua tindakan yang menurutnya bisa mengatasi krisis yang terjadi.
“Sampaikan pesanku! Panggil semua Tetua, Master dan Murid Akademi Yunlong ke Area Murid Dalam! Lindungi Akademi Yunlong dan jangan biarkan musuh membawa Seo Xiqin pergi!” ucap Ketua Lu Changlin dengan nada suara yang sangat keras.
“Kau! Pergi temui Master Nu dan minta dia kirimkann pesan darurat kepada Li Yuchen yang sedang ada di Istana di Kota Kekaisaran bahwa ada dua orang yang datang ke Akademi Yunlong yang ingin membawa Seo Xiqin pergi!” ucap Ketua Lu Changlin dengan nada suara yang lantang dan tegas.
“Aku harus segera pergi! Aku tidak boleh membiarkan keduanya membawa Seo Xiqin karena aku tidak ingin menghadapi kemarahan anak itu!” ucap Ketua Lu Changlin dalam hati dengan ekspresi wajah yang khawatir.
Sementara itu, Li Yuchen yang sedang beristirahat di tiba-tiba Master Qiang yang datang menemuinya tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.
“Tok! Tok! Tok!” suara ketukan pintu dengan suara yang sangat rendah.
“Masuklah!” jawab Li Yuchen dengan singkat dengan ekspresi wajah dan nada suara yang datar sambil duduk di kursinya.
“Tuan Muda Li, Master Qiang meminta bertemu. Katanya ada hal penting yang ingin disampaikan!” ucap Pelayan datang menemui Li Yuchen dengan sikap yang sangat sopan.
Master Qiang yang dimintai tolong oleh Master Nu untuk menyampaikan sebuah kabar yang tidak menyenangkan pun tidak menyia-nyiakan waktu sama sekali.
“Maafkan atas ketidaksopanan saya, Tuan Muda Li. Perkenalkan, saya adalah Master Qiang, Master Alkemia dari Paviliun Huanfu dan juga Tabib Kekaisaran!” ucap Master Qiang dengan ekspresi wajah yang serius.
“Saya datang ingin menyampaikan pesan dari Master Nu bahwa saat ini Akademi Yunlong sedang diserang oleh dua orang yang tidak dikenal dan kedua orang itu mencari keberadaan Seo Xiqin!” ucap Master Qiang dengan nada suara yang tegas.
Li Yuchen yang mendengar nama Seo Xiqin disebutkan di akhir kalimat pun membuat sikap cuek Li Yuchen di awal berubah menjadi terkejut dan cemas.
“Seo Xiqin? Apa maksud ucapanmu Master Qiang?” tanya Li Yuchen yang langsung berdiri dari tempat duduknya dan memasang ekspresi wajah terkejut dengan tatapan sorot mata khawatir.
Master Qiang yang tidak mengetahui detailnya tidak bisa memberikan penjelasan yang lengkap sehingga membuat Li Yuchen harus membuat keputusan untuk segera kembali ke Akademi Yunlong.
__ADS_1
“Tuan Muda Li tidak perlu khawatir, saya sudah meminta orang untuk memberitaukan masalah ini kepada Yang Mulia Kaisar Su Yongkang!” ucap Master Qiang dengan ekspresi wajah yang percaya diri.
Li Yuchen yang berniat menggunakan Pola Bintang Brahma untuk meningkatkan kekuatannya agar bisa membuat Pola Formasi Teleportasi bintang Lima agar bisa sampai ke Akademi Yunlong dengan cepat tiba-tiba kedatangan tamu yang tidak diundang.
“Bos! Aku sudah dengar semuanya! Aku akan ikut pulang bersamamu!” ucap Ye Zhin dengan suara yang sangat keras dan lantang dengan nafas yang tidak beraturan karena berlari dengan sangat cepat menuju kamar Li Yuchen.
“Aku mohon, Bos! Bawa aku bersamamu! Aku ingin membatumu!” ucap Ye Zhin dengan nada suara yang penuh keyakinan dengan ekspresi wajah yang serius.
Li Yuchen yang sangat terkejut dengan kedatangan Ye Zhin pun menoleh ke arah Putri Su Qingqing yang ternyata mengikuti Ye Zhin dari belakang.
Putri Su Qingqing yang menyadari maksud dari Li Yuchen pun berjalan maju dan berdiri di samping Ye Zhin.
“Aku adalah Tunangan dari Kak Zhin’er dan aku tidak akan pernah menghalanginya. Aku akan selalu mendukung semua keputusan yang telah dibuatnya!” ucap Putri Su Qingqing dengan suara yang lantang.
“Aku akan setia menunggu Kak Zhin’er kembali dan membawaku menjadi Istrinya!” ucap Putri Su Qingqing dengan ekspresi wajah yang serius.
Ye Zhin yang mendengar dukungan dari Putri Su Qingqing pun tersenyum bahagia lalu menolehkan pandangannya ke arah Li Yuchen dan menunggu jawaban darinya.
“Aku mengerti. Aku akan membuat Formasinya jadi bersiaplah!” ucap Li Yuchen yang menyerah dengan keputusan yang telah dibuat oleh Ye Zhin.
Ye Zhin yang harus meninggalkan Putri Su Qingqing di hari Pengumuman Pertunangan mereka pun memberikan Cincin Giok milik Ibu Ye Zhin yang telah meninggal sebagai tanda pengikatan itu.
Li Yuchen, Ye Zhin dan Master Qing yang tidak bisa menunda untuk segera sampai di Akademi Yunlong pun bergerak dengan sangat cepat dan tidak berhenti sama sekali.
“Kita tidak akan berhenti sama sekali jadi semuanya pegangan yang erat!” ucap Li Yuchen yang memberikan peringatan kepada Ye Zhin dan Master Qiang.
Dalam waktu satu jama, ketiganya pun akhirnya sampai di Akademi Yunlong. Li Yuchen yang melihat keadaan Akademi Yunlong telah menjadi sangat kacau dengan banyaknya Murid yang terluka bahkan Master Nu yang memberikannya informasi itu terluka parah pun membuat Li Yuchen semakin cemas.
“Master Nu! Apa yang telah terjadi?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang sangat cemas dengan tatapan mata yang khawatir.
“Yuchen! Pergilah! Selamatkanlah Seo Xiqin!” ucap Master Nu dengan nafas yang tak beraturan dengan ekspresi wajah yang menahan sakit.
“Minumlah ini! Ini akan membantumu untuk kembali sehat, Master!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang datar dengan tatapan mata yang tajam.
__ADS_1
Li Yuchen yang tidak bisa meninggalkan orang-orang yang membutuhkan bantuan begitu saja meskipun rasa ingin menyelamatkan Seo Xiqin begitu besar pun menoleh ke arah Ye Zhin dan Master Qiang yang berdiri di belakangnya.
“Master Qiang! Ye Zhin! Aku serahkan perawatan orang-orang ini pada kalian berdua!” ucap Li Yuchen dengan suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius.
“Ambil ini! Di dalam sini ada Pil Penyembuh dengan jumlah yang cukup banyak. Kau bisa menggunakan Pil ini untuk menyembuhkan yang lain!” ucap Li Yuchen yang langsung menyerarahkan Pil Penyembuh kepada Ye Zhin.
Li Yuchen yang telah melaksanakan tugasnya pun dengan cepat menuju ke arah Gunung Es tempat Seo Xiqin berada.
Namun saat Li Yuchen sampai, Ketua Lu Changlin dan Tetua Xu Xiaochi yang sedang bertarung dengan Mu Dao .
“Menyingkirlah! Serahkan Nona Xiqin!” ucap Mu Wu dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang malas.
“Hah! Kau ingin membawa muridku pergi! Jangan harap kau bisa melakukannya! Langkahi dulu mayat kami!” ucap Tetua Xiaochi dengan suara yang lantang sambil mengeluarkan sebuah jurus bersama Ketua Lu Changlin yang mengarahkan serangan itu ke arah Mu Dao.
Mu Dao yang telah berada di Level Surgawi tingkat Sembilan meskipun kekuatan sebenarnya tersegel karena berpindah Daratan ternyata tetap bukanlah lawan Ketua Lu Changlin dan Tetua Xue Xiaochi sehingga hanya dengan satu pukulan telah membuat keduanya terlempar jauh.
Li Yuchen yang melihat hal itu pun menjadi sangat terkejut dan dengan cepat mengubah wujudnya menjadi setengah Naga dan menunjukkan Level kekuatannya yang sebenarnya.
“Ketua Lu! Tetua Xue!” teriak Li Yuchen dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang sangat marah dan kesal.
Li Yuchen yang tidak ingin membiarkan Mu Dao menang dan mengambil Seo Xiqin darinya pun menggunakan Pola Bintang Brahma untuk meningkatkan Kekuatannya pun menyerang Mu Dao dengan semua yang dimilikinya.
“Segel Formasi! Lonceng Budha !” teriak Li Yuchen dengan sangat keras yang dengan cepat membuat Formasi bintang Lima untuk mengurung Mu Dao dan menekan kekuatannya agar turun beberapa Level.
“Aku tidak akan pernah menyerahkan Qier pada kalian! Jadi terimalah ini!” teriak Li Yuchen dengan sangat keras.
Li Yuchen yang menyerap Energi Langit dan Bumi lalu mengumpulkannya di telapak tangannnya pun melemparkan serangan itu ke arah Mu Dao.
Tak hanya sampai di situ, Li Yuchen yang sangat marah pun berniat membakar Mu Dao hingga hangus pun mengeluarkan Api Berapi Hitam dalam jumlah yang sangat banyak dan mengarahkannya ke arah Mu Dao yang terkurung dalam Formasi.
Sementara itu, Burung Phoenix yang tidak bisa meninggalkan Seo Xiqin karena harus menjaga suhu tubuh Seo Xiqin yang sedang terkena Hawa Dingin pun hanya bisa berharap Li Yuchen akan bisa menang.
“Bos! Kau harus menang! Kau harus mengusir kedua orang itu! Aku harap firasat burukku tidak akan pernah terjadi!” ucap Burung Phoenix dengan tatapan mata yang cemas.
__ADS_1
#Bersambung#
Li Yuchen yang telah menyerang Mu Dao dengan seluruh kekuatannya apakah akan berhasil menang? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...