Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 325. Hampir Pecah Kerjasama


__ADS_3

Bai Hongyu yang melihat jutaan Pil Bulan Murni di depan matanya pun langsung membesarkan matanya dan berniat untuk mengambil semuanya untuk dirinya sendiri.


"Jika aku berhasip mendapatkan semuanya, aku pasti akan bisa naik dua tingkat dalam waktu singkat dan menembus Level Surgawi tingkat Lima." ucap Bai Hongyu dengan tatapan mata yang penuh semangat dan ekspresi wajah yang serius.


Tidak hanya Bai Hongyu, yang lainnya pun berpikiran yang sama kecuali Li Yuchen dan Ye Zhin yang ternyata masih memikirkan Shanyuan yang masih ketinggalan dalam Kultivasi.


Liao Hunyuan yang ingin mengambil Pil Bulan Murni tiba-tiba bergerak mundur karena dihadang salah satu Mayat Hidup yang menjaga harta tersebut.


"Sial! Ini adalah Mayat Hidup level Surgawi! Akan sangat sulit untuk mengalahkannya!" gumam Liao Hunyuan dengan ekspresi wajah yang kesal dengan tangan terkepal menahan emosi.


"Kita tidak bisa mengalahkan semua Mayat Hidup ini apalagi jika hanya mengalahkan salah satunya karena sepertinya Mayat Hidup ini benar-benar akan menjaga hartanya dengan sangat baik!" gumam Bai Hongyu dengan tatapan mata yang tajam.


Li Yuchen yang menyadari ada yang aneh pada pergerakan Mayat Hidup itu pun berkomunikasi dengan Ye Zhin melalui telepati.


"Mundurlah! Jaga jarak yang aman! Aku merasakan ada yang aneh pada gerakan Mayat Hidup ini! Aku akan mencoba mencari tau dan kau bersiaplah mengambil keuntungan dari semua ini! Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


Li Yuchen yang maju duluan ke arah kiri lalu mendekati Pil Bulan Murni tidak menyangka jika Mayat Hidup akan langsung menghajarnya tanpa henti dan membuat Li Yuchen harus bertahan sambil bergerak mundur.


"Hah! Ternyata dugaanku benar! Ini adalah Formasi Lingkaran Setan yang digunakan oleh Master Formasi yang ingin melindungi Hartanya!" ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum yang licik.


Ye Zhin yang merasa mendapatkan kesempatan saat Mayat Hidup menjauh dari Posnya pun dengan cepat mengambil Pil Bulan Merah dan memasukkannya ke dalam Tas Qiankun miliknya.


"Bos! Aku berhasil!" ucap Ye Zhin dengan nada suara yang ceria dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum yang lebar sambil melambai-lambaikan Tas Qiankun miliknya.


Liao Hunnyuan dan Bai Hongyu yang tidak ingin kalah dari Li Yuchen pun membuat kesepakatan dengan Nanggong Ruan untuk bekerjasama.


"Kita tidak bisa membiarkan dia mengambil semuanya dan tak memberikan kita kesempatan mendapatkan bagian. Bagaimana kalau kita bekerjasama untuk mengambil Pil Bulan Murni sebanyak-banyaknya!" ucap Bai Hongyu kepada Nanggong Ruan.

__ADS_1


"Aku mengerti! Aku setuju tapi aku ingin Pil itu dibagi sama rata. Bagaimana?" tanya Nanggong Ruan dengan ekspresi wajah yang dingin dengan tatapan mata yang tajam.


"Aku mengerti. Atas Nama Akademi yang aku naungi, aku bersumpah akan membagikan Harta Karun ini dengan adil!" ucap Bai Hongyu dengan ekspresi wajah yang percaya diri.


"Kalau begitu kita berdua akan mengalihkan perhatian Mayat Hidup yang ada di sebelah kanan dan Nona Bai yang akan mengambil Pil tersebut!" ucap Liao Hunyuan dengan nada suara yang tegas.


Li Yuchen yang melihat kelompok lain juga mengikuti caranya pun tersenyum kecil dengan tatapan mata yang merendahkan tapi meskipun begitu Li Yuchen tidak ingin ikut campur dan memilih fokus dengan yang ada di depannya.


Li Yuchen dan Ye Zhin yang telah mengulangi hal ini tiga kali pun akhirnya merasa lelah dan kehabisan tenaga dan memutuskan untuk menghentikan serangan itu.


"Bos, aku sudah tidak memiliki tenaga lagi untuk melarikan diri dan bertarung dengan Mayat Hidup ini!" gumam Ye Zhin dengan keringat yang mengalir sangat banyak ke dahi dan pipinya.


"Aku mengerti. Kita mundur dan mulai berlatih saja!" ucap Li Yuchen yang melihat kelompok lainnya yang sedang bertarung dengan salah satu Mayat Hidup dengan semangat yang membara.


Sementara itu, He Qingyu dan Liao Fengyu yang mengetahui bahwa orang-orang yang tertinggal di dalam Bangunan itu tidak memiliki tingkat kultivasi yang tinggi pun memutuskan untuk membunuh yang lain.


He Qingyu yang juga memiliki perasaan untuk Bai Hongyu telah mengetahui sejak lama bahwa Ji Shang pun juga memiliki perasaan yang sama sehingga He Qingyu pun menggunakan ini sebagai kesempatan untuk menghilangkan saingannya.


“Nona Bai, hanya akan menjadi milikku! Aku tidak akan memberikannya kepada orang lain meskipun orang tersebut adalah temanku sendiri!” ucap He Qingyu dalam hati dengan tatapan mata yang menahan amarah.


He Qingyu yang mengalirkan Energi yang berasal dari tubuhnya ke tangan kanannya pun dengan cepat mengarahkan Energi itu ke jantung Ji Shang.


“Orang yang lemah! Tidak pantas untuk hidup karena akan menyusahkan saja!” ucap He Qingyu dengan nada suara yang dingin dengan tatapan mata yang tajam dengan ekspresi wajah yang merendahkan.


“Semua yang dikatakan oleh Kak Qingyu sangat benar. Karena itu, Saudara Shang beristirahatlah dengan tenang karena kami pasti akan membalaskn dendammu!” ucap Liao Fengyu dengan senyum yang lebar yang terlihat seperti seorang psikopat.


Shanyuan yang merasakan adanya bahaya yang akan datang pun dengan cepat melarikan diri dan menjauh dari Bangunan tersebut.

__ADS_1


“Gawat! Aku tidak boleh mati disini! Aku harus bisa melarikan diri!” ucap Shanyuan dengan ekspresi wajah yang ketakutan dengan keringat yang mengalir sangat banyak ke dahinya.


He Qingyu dan Liao Fengyu yang melihat Shanyuan melarikan diri dengan sangat cepat hanya melihat dan mengabaikannya dan memfokuskan pandangannya kepada Chen Zishan dan Zhou Hei yang sedang terluka.


“Kita biarkan saja semu kecil itu. Kita selesaikan terlebih dulu dua serangga kecil ini!” ucap He Qingyu dengan senyum yang lebar dengan ekspresi wajah yang bahagia.


Chen Zishan dan Zhou Hei yang merasakan bahaya pun mencoba untuk mengikuti Shanyuan untuk melarikan diri tapi ternyata He Qingyu dan Liao Fengyu sudah bisa menebaknya sehingga dengan cepat menghadang keduanya untuk pergi.


“Mau kemana kalian pergi? Tidak ada yang bisa pergi dari sini! kalian harus mati disini!” ucap Liao Fengyu dengan tatapan mata yang merendahkan.


Chen Zishan dan Zhou Hei yang tidak punya pilihan lain pun terpaksa bertarung untuk mempertahankan nyawa keduanya meskipun ketidakseimbangan kekuatan terlihat dengan sangat jelas.


Zhou Hei yang masih belum pulih sepenuhnya meskipun telah menelan Pil Penyembuh pun tidak bisa menahan serangan He Qingyu.


“Tamat sudah riwayatmu!” teriak He Qingyu dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum yang sangat lebar seolah sedang menikmati melihat Zhou Hei menderita.


Zhou Hei yang telah dipukuli berkali-kali pun menderita luka yang sangat parah dan mengeluarkan darah segar yang tak terhitung jumlahnya sehingga saat He Qingyu memukul Zhou Hei hanya dengan setengah Kekuatan yang dimilikinya Zhou Hei pun kehilangan nyawanya.


Chen Zishan yang bertarung bersama Liao Fengyu ternyata nasibnya juga tidak lebih baik. Chen Zishan yang tidak bisa membalas serangan yang diberikan Liao Fengyu hanya bisa bertahan.


Liao Fengyu yang tidak menyukai adanya wanita lain yang lebih cantik darinya pun menjadi sangat marah sehingga tanpa pikir panjang menjadikan wajah Chen Zishan sebagai pusat serangannya.


“Kau tidak pantas memiliki wajah yang cantik dan mulus. Wanita sepertimu hanya pantas memilik wajah yang buruk rupa!” ucap Liao Fengyu dengan suara yang sangat keras sambil memukul perut Chen Zishan dengan sangat keras hingga akhirnya Chen Zishan kehilangan kesadarannya.


He Qingyu yang melihat Liao Fengyu telah selesai dengan urusannya pun mengajak Liao Fengyu untuk mengejar Shanyuan yang melarikan diri.


#Bersambung#

__ADS_1


Apakah Chen Zishan yang jatuh pingsan dan terluka parah karena serangan dapat diselamatkan? Apakah Ye Zhin dan Li Yuchen berhasil meningkatkan kultivasinya? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...


__ADS_2