Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 101 Sensasi Di Kampus


__ADS_3

Lina menganggukkan kepala, “Iya, suka dengan departemen sejarah.”


“Haha, departemen sejarah sangat membosankan, aku bilang padamu…. Guru kita semuanya kakek tua dan nenek tua, begitu membuka mulut seperti seorang pembicara dalam program TV, sangat membosankan…..sungguh tak mengerti untuk apa kamu datang kesini, apakah tidak lebih baik pergi ke departemen Filsafat saja? Bisa jadi seorang cendikiawan, masih ada lagi departemen keuangan, semuanya pria ganteng dan wanita cantik….. Di kelas kita semuanya bagaikan dinosaurus.”


Berbicara seperti ini, Lina malah tertawa-tawa, menundukkan kepala dan tidak berkata apa-apa.


Wanita gendut yang bernama Angelica Sun, tidak terlalu suka dengan murid baru ini.


Langsung berjalan kemari, “Saat mengikuti pelajaran kamu tetap pakai topi, juga masih mengurai rambut, dalam hal ini sungguh tidak mirip pelajar, bukankah begini tidak baik? Juga tidak menghormati guru….”


Lina terdiam beberapa detik…


Tidak berbicara, tapi dia perlahan melepaskan topinya.


Juga merapikan rambutnya kebelakang….


Lalu, semua yang ada di kelas terperangah


Penampilan seperti ini…. Mereka belum pernah melihatnya.


Awalnya mengira wanita ini memakai topi juga menutupi wajah dengan rambut panjangnya, apakah di wajah punya tanda lahir yang memalukan, atau bekas luka?


Atau tampangnya yang sangat buruk?


Malah tak terduga ternyata sangat mengejutkan cantiknya.

__ADS_1


“Apakah begini sudah bisa?” Lina melirik datar ke wanita gemuk itu.


“Kamu… Kamu seharusnya ke sekolahan musik atau sekolahan perfilman, tidak seharusnya berada di tempat kami……”


Si Angelica terkejut dengan kecantikkan Lina, mengucapkan sepatah kata yang ingin diucapkan semua orang.


Kecantikan seperti ini, memang tidak seharusnya datang ke departemen sejarah, benar-benar sangat menyia-nyiakan kecantikannya.


Tapi….


Lina menjawab dengan datar, “Setiap orang punya keinginan yang berbeda, aku suka dengan departemen sejarah, apakah ada masalah?”


“Tidak….tidak masalah.” Kemampuan Angelica tidak bisa dibandingkan dengan Lina, beberapa kata sudah membuatnya terdiam.


Bahkan wanita juga tidak tahan untuk melihatnya sejenak, karena memang sangat cantik.


Puluhan tahun dalam departemen sejarah belum pernah muncul gadis seperti ini, jadi sangat cepat sudah tersebar luas di kampus.


Banyak pria yang terus datang ke departemen sejarah untuk melihatnya….


Akhirnya menjadi seperti pertemuan dengan para fans.


Lina duduk dalam kelas mendengarkan musik, membaca buku.


Koridor di luar sana, menjadi tertutup, semuanya dari departemen lain yang datang melihat wanita cantik.

__ADS_1


Demi mencegah mereka foto diam-diam, Lina menggunakan sebuah buku sejarah yang tebal dan berat, menghalangi wajahnya.


Akhirnya semakin tersebar semakin hebat….


Dalam lapangan basket


Puluhan pria yang bermain basket, penuh dengan keringat bercucuran.


Setelah babak pertama selesai, semuanya duduk dan istirahat di lapangan basket.


Seorang pria berkata, “Kemungkinan seluruh orang yang ada di Universitas Nasional ini, hanya kita beberapa orang yang belum pernah ke departemen sejarah untuk melihatnya.


“Untuk apa pergi ke departemen sejarah?” Freddie terkejut.


Freddie Yuan, umur 23tahun, departemen keuangan di Universitas Nasional, pria paling ganteng yang diakui oleh semua orang di sekolah.


Karena tampangnya yang mirip perpaduan antara aktor Kris dan Evan, permainan basketnya juga sangat bagus, jadi selalu di kejar oleh banyak wanita.


Bahkan dari awal sudah ada pengintai dari industri aktor yang datang menanyakannya apakah bersedia tanda tangan kontrak, akan membuat debut besar dan terkenal, tapi semua ditolak olehnya.


“Astaga, jangan-jangan kamu tidak tahu ya? Di departemen sejarah muncul seorang gadis berpenampilan sangat cantik, itu… Sangat sangat cantik… Lalu tidak banyak berbicara, sifatnya sangat biasa, tidak banyak teman, selalu seorang diri, seperti bibi long yang ada di film pendekar rajawali, begitu hari ini tersebar beritanya, orang yang pergi melihatnya sangat banyak, sampai membuat lorong yang ada di departemen sejarah jadi tertutup, mungkin kita sedang bermain basket jadi belum pergi, kalau tidak…. Kita juga pergi menengoknya?”


Freddie meminum seteguk air, menggelengkan kepala, “Tidak berminat.”


“Parasnya sangat cantik loh, kamu tidak ingin melihat-lihatnya?” Pria itu terus menanyakannya.

__ADS_1


__ADS_2