Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 105 Fansnya Meledak


__ADS_3

Dalam dunianya, bakat adalah karena diri sendiri menyukainya, terkadang digunakan untuk melatih pikiran dan perilaku sendiri.


Tidak akan digunakan untuk bertanding dengan siapapun?


Saat masih kecil, nenek pernah membawanya mengikuti kontes pertunjukan kecapi dan kecapi tradisional china (GuZheng, Chinese Zither).


Tapi setelah dia pergi sekali dua kali, dan menunjukkan rasa tidak suka, akhirnya nenek juga tidak membawanya pergi lagi.


Sekarang ada orang bilang ingin bertanding dengannya, merasa agak lucu.


Siang hari, Lina selesai merapikan buku, saat berjalan keluar.


Sangat terkejut…….


Di koridor, beberapa puluh orang, semuanya pria.


Menghadang di pintu, melihat Lina keluar, semuanya pergi mengelilingi.


“Cantik, apakah bisa tanda tangan untukku?”


“Cantik, apakah kamu punya foto? Bisa memberiku selembar? Nantinya aku hanya akan fans padamu seorang.”


“Cantik, apakah kamu berencana debut? Abangku adalah seorang manajer artis di sebuah perusahaan, sangat hebat, memiliki banyak koneksi, bisa merekomendasikan kamu.”


“Gadis cantik, besok hari sabtu, ada waktu luang? Aku ingin mengundangmu bermain golf.”


“Lexie dibandingkan denganmu, benar-benar kehilangan kecantikan dirinya… Kamu adalah gadis manis tercantik yang pernah aku temui.


“Gadis manis, apakah aku bisa menjadi adikmu? Aku tahu kamu tidak akan berminat dengan tipe seperti diriku, tapi aku bisa menjadi bawahanmu…. Membantumu melakukan sesuatu, melaksanakan apa yang kamu perintahkan.”

__ADS_1


“Cantik, apakah kamu kekurangan teman? Aku ingin berteman denganmu….. Yang pertemanan sehidup semati itu.”


Sekarang para pria ini, mungkin terpengaruh oleh perkumpulan seperti ini.


Sangat antusias, dan keberanian sangat tinggi.


Tanpa peduli apapun menghadangnya di depan pintu kelas.


Lina benar-benar dalam sekejap tidak tahu harus bagaimana lagi, juga tidak tahu bagaimana cara mengurusnya.


Kebetulan, Freddie dan beberapa temannya lewat, mau ke kantin sekolah untuk makan.


Melihat di sini tertutup sampai tidak ada celah, juga merasa kaget.


“Aduh, para fans ini, sepertinya membuat gadis itu terblokir di depan pintu, jam segini, juga tidak membiarkan orang makan ya, sungguh…… Sedikit hati belas kasih juga tidak ada, aku akhirnya mengerti kesulitan yang dialami para aktor dan aktris itu, berjalan sampai kemana pun akan ada fans yang menghadang dengan gila, mau ke toilet aja susah.”


Mendengar teman berkata demikian, Freddie juga merasa kasihan dengan gadis ini.


Karena semua tahu dia adalah pria tertampan di departemen keuangan, kekuasaan dibelakangnya sangat besar, tidak mudah menyinggungnya.


Jadi semua memberikan jalan padanya.


Saat melewati samping badan Lina, melihat gadis kecil yang kurus ini menundukkan kepala, diblokir depan pintu.


Seketika timbul rasa kasihan.


“Apakah kamu mau pergi makan?” Dia bertanya.


Lina sedikit terkejut dan mengangkatkan kepala.

__ADS_1


“Kamu terus berdiri di sini, terhalang oleh mereka, tidak akan bisa pergi kemanapun.”


“Aku…. Mau pergi makan.”


Tanpa sadar Lina merasakan, pria ini pasti berbeda dengan orang lain.


“Eng, ikut aku pergi.”


Dia sangat dingin, tapi memiliki aura yang sangat kuat dan besar.


Ada perkataannya ini, para pria mulai mundur, menyisihkan sebuah jalan.


Lina Menundukkan kepala, ikut di belakang badan Freddie.


Terus berjalan sampai kurang lebih 500meter, baru terlepas dari orang-orang itu.


Lalu dia menghentikan langkah kaki, “Tadi, terima kasih atas bantuanmu.”


“Tidak apa-apa, hanya kebetulan lewat.”


Freddie memang benar cuma kebetulan lewat, jadi saat menjawab Lina juga dengan nada yang datar saja.


Dia tidak karena penampilannya yang cantik, sudah lebih baik padanya.


Tapi respon yang yang biasa ini, malah membuat Lina merasa, pria ini lumayan. Setidaknya bukan fans gila yang kehilangan akal sehatnya.


Setelah Lina berterima kasih, langsung pergi dan sedikit berlari, dari pintu samping keluar untuk makan, juga tidak berani pergi ke kantin.


Beberapa pria di samping Freddietersenyum, “Bro, kamu ini pahlwan penyelamat wanita cantik ya?”

__ADS_1


“Tapi gadis manis itu benar-benar sangat cantik, aku melihatnya saja suka, Freddie…. Apakah kamu mau coba mengejarnya?” Ada yang bercanda dengannya.


__ADS_2