
Hello! Im an artic!
Sony: Terima kasih perasaan biasa saja
Memang, Lili juga punya perasaan gitu, merasa laki-laki ini akhir-akhir ini semakin menakutkan, ucapan terima kasih juga begitu dingin, Lili semakin pikir semakin marah.
Hello! Im an artic!
Lili: hehe, saya merasa sangat lucu, ada orang, beberapa hari yang lalu masih mengajak tidur, ga berapa lama mau tunangan dengan orang lain, aneh juga.
Sony: yang hubungan?
Lili: pasti ada, masalah karakter, kamu tidak tahu sendiri lelaki brengsek kan, ya juga, ular cobra mana tahu sendiri beracun.
Sony: Ga nipu, ga selingkuh, ada masalah apa? Memang mengajak tidur, tetapi ga jadi tidur, kan ga jadi ya tidak perlu tanggung jawab, tidak ada tanggung jawab, mau melamar siapa ya biasa aj, kenapa jadi lelaki brengsek?
Hello! Im an artic!
Lili: ……
Setelah pikir, benar juga…… orang mengajak dia, dia juga tidak tidur, belum tidur, kenapa urusin urusan orang?
__ADS_1
Tetapi pikir lagi, ga bener, hampir dibuat pusing sialan ini, dia paling bisa menggunakan konsep menipu orang.
Lili: Sony, kamu keliatan polos, adik kelima saya masih bilang kamu jujur, tapi kamu mempermaikanku 3-5 kali, memanfaatkanku, merebut ciuman per…… masih mencuri ciumanku, kemudian tidak ada penjelasan apapun, sekarang mau bertunangan dengan orang, maksudnya apa? Saya ini apa?
Sony: Bukannya kamu bilang, kita hanya pura-pura jadi kekasih? Bukan kamu bilang, tidak akan membohongi nenekku, tidak akan masuk pintu keluarga Wang lagi? Saya kira…… sudah selesai, masing-masing sendiri, so Lili, apa maksudmu bertanya kepadaku, apa maksudmu, saya malah mau tanya, kamu mau apa?
Lili: ……
Benar juga, Lili terdiam, maksud dia apa? dia dan Sony, memang tidak jelas.
Mau bilang pacaran, bohongan, hanya untuk dilihat nenek keluarga Wang, dibilang kekasih ga juga, tidur saja belum, juga tidak ada perasaan.
Tetapi jika dibilang tidak ada hubungan, juga tidak, tetapi Sony penah memeluk, mau menidurinya, memaksa menciumnya, malah…… mengunakan organ vitalnya mendekati dia.
Lili: “Sudahlah, males ngomong sama kamu, kalau kamu mau menikah dengan keluarga Yang, ya nikah saja, saya doakan 100 tahun keluarga Wang tidak bangkrut, kaya 3 turunan.”
Sony: Thank you wishesnya.
Lili mengigit gigi, terus mengetik: saya masih mau ucapkan semoga dapat istri yang muda dan cantik, sesuai yang kamu inginkan.
Sony: Sudah sesuai, nona keluarga Yang cantik, pendidikan juga oke, apalagi dari keluarga bermartabat, bisa bantu bisnisku.
__ADS_1
Lili seperti disumpal lemon, lanjut menggigit gigi, menulis: kalau gitu didoakan kamu hanya tahan 5 detik.
Sony: ?
Lili: waktu kamu bersetubuh, kamu cuman bisa tahan 5 detik.
Sony: apa, kita latihan? Lihat berapa lama?
Lili: pergi
Sony mengambil hp, tertawa pelan.
“Direktur Wang, kenapa happy banget?” Pas asisten kasih dokumen, melihat direktur muda jarang senyum, sangat terkejut.
“Lihat lelucuan, sangat lucu.”
“Ohya? Coba saya dengar.” Asisten juga ga tahu diri.
“Ga usah, ini rahasia.” Sony tegas kembali, menaruh hp, kembali sibuk bekerja.
Lili juga langsung membuat hp, males ngomong ma dia, rese, kalau mau nikah sama nona keluarga Yang, ya nikah, puih!
__ADS_1
Bersamaan itu, Eric dan bos lainnya duduk di klub, beberapa anak orang kaya itu dikelilingi cewe-cewe, sebenarnya mau cari buat Eric, cuman ditolak Eric, orang di samping bertanya pelan, “Tuan muda Xie kenapa? Tidak mau cewe?”