
Hello! Im an artic!
Apakah itu karena takut? Tidak, sama sekali bukan, dia demi pura-pura lemah dulu, menghentikan pihak lawan, membiarkan mereka mengira lawannya lemah.
Begini dia baru ada kemungkinan menang, lagipula menghadapi dua belas prajurit neraka dari dunia neraka, maka Lina Hua tidak berani meremehkan, masih harus bermain strategi.
Hello! Im an artic!
“Wanita, kalau kamu takut, maka lepaskan mantra itu, bukan pilihan yang pintar kalau ditangkap kami kebawah.”
“Benar, wanita, kami tidak akan melepaskan kamu karena kamu wanita.”
“Bagaimana kami bisa menyerahkan tugas pada raja neraka kalau melepaskan kamu?”
“Tidak bisa menyerahkan tugas, beberapa Kakku akan menjadi terlibat.”
Hello! Im an artic!
“Dimanakah kewibawaan beberapa Kak kalau terlibat?”
“Bagaimana bisa berdiri sendiri di dunia neraka kalau tidak ada wibawa?”
__ADS_1
“Kalau tidak bisa berdiri sendiri, raja neraka akan kecewa pada kamu.”
“Benar, tidak salah, kalau raja neraka kecewa, akan membuat hal yang tidak bisa kamu bayangkan.”
“Kita sampai tidak tahu apa yang akan dilakukan, tapi akibatnya sangat menakutkan.”
“Menakutkan sampai kamu akan menyesal dengan tindakanmu hari ini.”
“Benar, kalau kamu menyesal karena tindakan hari ini, lebih baik mengaku salah dan berubah sekarang, membuka sebuah jalan hidup untukmu sendiri.”
“Kamu ada jalan untuk hidup, kami juga ada jalan hidup, maka tidak ada gunanya kamu memohon pemakluman kami, lebih baik kamu pergi melepaskan mantra langit, itu lebih nyata.”
Dua belas prajurit neraka berkata satu kalimat setiap orang, seperti suara gema, setiap ucapan akan disambung dengan ucapan selanjutnya, atas bawah tersambung dengan sangat baik.
Dua belas prajurit neraka dalam bayangannya, seharusnya prajurit Ying yang penuh dengan aura Ying, sampai dia juga mengira seperti hitam putih yang menjulurkan lidah dan menakutkan orang itu.
Tapi sayang bukan, dua belas prajurit neraka tidak hanya tidak menakutkan seperti bayangannya, juga masih sedikit lucu.
Cara bicara seperti acara talk-show saja, membuat rasa tegang Lina Hua menjadi hilang.
“Para tuan besar, dari dalam ucapan kalian, sebenarnya aku bisa menyimpulkan, sebenarnya kalian adalah orang yang sangat baik.” Lina Hua mulai menggunakan omong kosong untuk menghipnotis lawan.
__ADS_1
“Kamu melihat dengan tepat.” Pemimpin itu menganggukan kepala, jelas sangat efektif.
Bagaimana mengucapkan kalimat itu, melakukan apapun asal tidak menjilat, rupanya begitu.
“Maka kalian yang baik hati begini, kita lebih baik menyelesaikan dengan cara damai, bukankah lebih bagus?” Lina Hua menyelidiki.
“Maka, apa cara damai kamu itu?”
Orang itu bukan yang paling tinggi, memberikan cukup waktu untuk bernegosiasi dengan Lina Hua, takutnya dia sengaja mengulur.
“Caraku adalah, mempersilahkan para tuan besar menerima ini, anggaplah aku mentraktir para tuan besar minum teh.” Selesai berkata, tangan kanan Lina Hua melambai.
Diatas lapangan rumput diantara mereka, langsung muncul gunung emas, tentu saja itu khusus digunakan di dunia neraka.
Dan masih ada banyak uang kertas neraka nominal besar dan perhiasan, mata kabur, kelihatannya Lina Hua sudah mempersiapkan dengan sempurna.
Tentu saja ini dia menelepon minta dipersiapkan segera oleh toko yang menjual barang orang mati, dan disembunyikan didalam lengan bajunya.
Melihat barang yang berkilauan, dua belas orang masih terpaku sebentar, sekian tahun ini banyak yang mencoba menyogok mereka.
Tapi tidak ada orang yang seroyal Lina Hua yang memberikan uang yang banyak, tidak heran orang berkata ada uang juga dapat meminta bantuan pada hantu, kelihatannya dunia neraka juga suka uang.
__ADS_1
Melihat dua belas prajurit neraka terpaku sebentar, Lina Hua segera berkata, “Para tuan, aku berpikir begini, setiap hari di negara kami ada begitu banyak orang yang meninggal, jumlah orang yang meninggal banyak sekali, raja neraka juga tidak akan mempertanyakan satu per satu, asalkan dua belas tua besar mau membantuku menyembunyikan sebentar, dan tidak mengejar jiwa kakak keempatku, ini adalah milik kalian.”