Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 111 Kekhawatiran Keluarga Jiang


__ADS_3

Selesai mendengar Lina menganggukkan kepala, “Kata-kata anda memang beralasan, kalau begitu baiklah, setelah pulang aku akan menanyakannya.”


“Eng, anak baik, semua ini mama akan mengingatnya dalam hati.”


Sudah makan, sudah membicarakan masalah, tentu saja harus pergi.


Perjalanan pulang, Ella sambil mengemudi, sambil mengoceh, “Nona, anda kenapa begitu mudah di ajak bicara, sudah jelas Nyonya menindas anda, memanfatkan anda…. Bahkan adik sepupunya sendiri butuh uang, harus mencarimu.”


Lina tersenyum tanpa berbicara….


“Nona anda masih tersenyum?”


“Aku memang bilang akan membantunya bertanya, tapi…. Aku hanya bilang bertanya, bisa berhasil atau tidak masih tidak pasti.”


Ella monyongkan bibir. “Jika kata ini terucapkan, dan nona anda sudah angkat bicara, tuan pasti akan menyanggupinya, membuka sebuah bengkel mobil bisa menghabiskan berapa banyak uang, palingan cuma ratusan juta, uang sekecil ini, tuan pasti tidak akan membuat anda malu depan keluargammu.”


“Tapi aku tidak berencana bilang pada John.” Lina tertawa.


“Ahhhh? Anda tidak akan bilang?”


“Eng, lewat beberapa waktu aku akan bilang, John sibuk terus, tidak ada kesempatan untuk membicarakannya, lalu nantinya, bilang sudah mengatakannya, tapi syarat dari paman sepupu tidak sesuai peraturan di bank, tidak berhasil.”


“Haha, nona, hebat, jurus anda ini sangat hebat, tidak membuat Nyonya tersinggung, juga tidak membuat tuan muda tersinggung.”


Ella baru menyadarinya, ternyata dalam hati nona sudah ada rencananya.

__ADS_1


Memang tidak berencana membicarakan masalah ini dengan John.


Dia hanya jarang berbicara, terlihat muda ditindas.


Tapi dia juga bukan benaran gampang ditindas, dia hanyalah seekor mastiff tibet yang tidak suka mengeluarkan suara.


Rumah tua Keluarga Jiang


Nyonya Jiang sepanjang pagi membawa para pembantu, di belakang kebun bunga merapikan menggunting semua bunga dan rumput.


Yang ikut di sampingnya adalah seorang bibi yang sudah bekerja lama di Keluarga Jiang.


Juga orang yang sangat dipercayai oleh Nyonya Jiang, namanya Anna Wang.


“Nyonya, anda kelihatannya banyak pikiran?”


Nyonya Jiang sedikit mendesah, membersihkan debu di tangan, berjalan masuk ke pavilion.


“Anna, kamu bilang…. Dalam hatiku selalu mengkhawatirkan satu masalah.”


“Apa yang Nyonya khawatirkan?”


“Aku selalu takut putraku terhadap masalah 5tahun yang lalu…….”


Raut wajah Anna perlahan berubah, “Nyonya, masalah itu tidak boleh diucapkan, tuan besar tidak mengizinkan untuk membicarakannya.”

__ADS_1


“Benar, aku tahu, aku hanya tidak bisa melepaskannya… Selalu merasa itu adalah sebuah bom waktu, selalu takut nantinya akan jadi sebuah musibah.” Hati Nyonya Jiang penuh kekhawatiran.


Anna memberikan segelas air minum.


“Nyonya ada jangan berpikir sembarangan lagi, sekarang sudah berlalu lima tahun, tuan muda bukankah sedikit pun tidak mengingatnya? Sekarang juga sudah menikah, lewat dua tahun lagi akan punya anak sendiri, semua masa lalu itu, dia melupakannya maka lupakan saja, jangan sampai teringat lagi, walau gimana pun itu adalah kenangan yang tidak baik.”


“Eng, semoga saja begitu….semoga putraku nantinya bisa terus hidup dengan tenang, Lina anak itu…. Walau kelihatan tidak suka berbicara, sangat jarang berbicara, tapi aku lihat, juga termasuk punya sifat yang tenang, asalkan dia bisa baik-baik hidup dengan John, aku juga tidak akan banyak bertanya, seperti perkataanmu, beberapa tahun lagi, mereka melahirkan beberapa anak, semuanya juga akan berlalu.”


“Eng, Nyonya tenangkan hati saja.”


Nyonya Jiang meminum seteguk air, tidak berbicara banyak lagi.


Lapangan golf


John sekali ayuan stik golf dipukul dengan sangat keras, hanya merasa di otak terdengar satu suara berdengung.


Lalu seperti terlintas sebuah kepingan hancur yang tidak dapat di ingat.


“John, kamu cepat datang mengejarku….haha, John, aku ada di sini…. Kamu tidak dapat menangkapku……”


Samar-samar dalam benaknya, ada sebuah suara yang asing.


Suara seorang gadis terus terdengar, sangat jelas… Sangat akrab.


Tapi dia malah tidak bisa mengingat siapa wanita itu?

__ADS_1


__ADS_2