Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 784 Aku Akan Mati


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Kenapa diam saja, cepat culik pengantin wanitanya, kau ini datang untuk merebut pengantin wanita, cepat……” teriak sang wakil produser pada pemeran zombie itu.


Zombie itu pun berteriak ke arah sang produser, suaranya terdengar sangat aneh, seperti ada sesuatu yang tersendat di tenggorokannya, rasanya sakit sekali terdengar di telinga.


Hello! Im an artic!


Bulu kuduk Lili pun langsung berdiri……


“Kau…… apa kau tidak mengerti bahasa manusia, cepat rebut pengantinnya, apa kau tidak mau bayaranmu?” teriak wakil produser pada zombie itu lagi.


Tidak ada yang tahu bahwa pemeran zombie aslinya sudah terbaring berlumuran darah di dalam ruang rias, dan yang berdiri di hadapan mereka sekarang ini adalah zombie sungguhan, monster tua aneh yang sering disebut-sebut oleh Lina Hua dan Windi itu.


Zombie itu berdiri dengan pose yang sangat aneh, lalu membalikkan lehernya, melihat ke arah Lili.


Hello! Im an artic!


Kemudian, ia menunjukkan gigi taringnya yang sangat tajam dan mengerikan, lalu tersenyum pada Lili, senyumannya yang sangat mengerikan itu sungguh sebuah mimpi buruk yang tak akan bisa terlupakan bagi Lili.


“Produser, aku tidak enak badan, cukup sampai di sini saja ya.”


Lili merasa sedikit ketakutan, ia merasa ada yang tidak beres, oleh karena itu ia tidak mau melanjutkannya lagi.


Namun sayang, baru saja ia membalikkan badannya, tiba-tiba ada yang menyerangnya dari belakang……

__ADS_1


Lalu terdengar suara teriakan dari para kerumunan orang di sana, “Lili, cepat lari.”


Teriakan itu adalah teriakan asisten Lili, ia sungguh ketakutan dan hampir menangis, karena tepat saat Lili membalikkan badannya.


Zombie itu tiba-tiba melompat ke atas dan langsung menerkam Lili.


Untung saja Lili sangat gesit dan langsung menghindar, kalau tidak lehernya pasti sudah tergigit, tapi karena ia menghindar ke samping, yang tergigit adalah lengan kanannya.


Entah dari mana datangnya, tiba-tiba sekujur tubuh Lili penuh dengan energi, ia pun langsung mengayunkan tangan kirinya, dan mencolokkan kedua jarinya ke mata si zombie.


Entah zombie itu manusia atau setan, Lili sudah tidak peduli lagi, ia hanya ingin menyelamatkan dirinya.


Cara Lili ini adalah ajaran dari seorang guru silat yang ia pelajari dulu, memang sangat berguna, apalagi biasanya Lili sering melakukan yoga, oleh karena itu tenaganya lumayan besar.


Karena tusukan itu, si zombie meraung kesakitan, ia mundur beberapa langkah, dan Lili pun bisa melepaskan diri.


Lokasi syuting di malam itu pun berubah menjadi tempat yang sangat menyeramkan.


Lili dan asistennya bersembunyi di sebuah sudut sambil menutup mulut, mereka menangis tanpa berani mengeluarkan suara.


Ia sama sekali tidak berani melihat apa yang terjadi di dalam sana, intinya, lokasi syuting malam itu, dari 57 aktor dan staff, ada 19 yang mati.


Pada akhirnya, zombie itu pun lari karena kejaran Keluarga Ling, kalau ia tidak lari, mungkin yang mati tidak hanya 19 orang saja.


Keluarga Ling pasti akan balas dendam pada zombie itu, oleh karena itu, mereka kali ini mengutus lima orang pria berumur empat puluhan untuk menangani zombie itu, kekuatan mereka jelas sangat hebat.

__ADS_1


Kelima orang itu terus menyerang sang zombie, sampai akhirnya sang zombie pun lari.


“Kak Lili, kau keluar darah.”


Melihat lengan Lili itu, sang asisten pun segera mengulurkan tangannya untuk menutup luka itu, “Cepat, antarkan aku ke Villa Spring Mansion, aku harus bertemu Lina Hua.”


“Kita ke rumah sakit dulu saja, kalau sampai lukanya terinfeksi pasti gawat sekali.”


“Tidak, cepat pergi ke tempat Lina Hua.”


Lili sangat yakin, rumah sakit pasti tidak akan bisa menyelesaikan masalah seperti ini, mungkin kalau mencari Lina Hua malah ada sedikit harapan.


Menurut cerita di film-film, manusia yang digigit oleh zombie juga akan berubah menjadi zombie, Lili benar-benar ketakutan.


Sang asisten pun membawanya ke rumah Lina Hua, dalam perjalanan, ia menelepon Sony, namun ia terus menangis tersedu-sedu dan tak bisa bicara dengan lancar.


“Sayang, jangan menangis, ada apa?”


“Sony…… aku….. aku mungkin akan segera mati, apa kau akan merindukanku?”


“Jangan bicara sembarangan.”


“Aku tidak bicara sembarangan, aku digigit oleh zombie, mungkin aku juga akan berubah menjadi zombie…… Huhuhu, aku tidak bisa merelakanmu…… aku masih belum menikah denganmu……”


Lili menangis tersedu-sedu, dan akhirnya entah karena ia kehilangan terlalu banyak darah atau karena ketakutan, ia pun pingsan.

__ADS_1


Sang asisten pun sangat terkejut, namun untung saja mereka hampir sampai ke Villa Spring Mansion.


“Nona Lina Hua, cepat tolong Kak Lili.” sang asisten itu pun langsung berlari masuk ke dalam.


__ADS_2