
Hello! Im an artic!
Windi suka sekali bergosip, dia dapat melihat Eric Xie dari kejauhan, “Berkah Anak ini tidak langkah bukan? Indri sepertinya menyukainya.”
Lina Hua tersenyum tanpa berkata, kemudian Andy Qin tidak tahan untuk berkata, “Tidak ada bagusnya, jika dibandingkan denganku terasa perbedaannya.”
Hello! Im an artic!
“Andy Qin, kamu tidak tahu malu.” Windi memutarkan bola matanya.
Andy Qin bahkan tidak marah, dia bahkan mengeluarkan tangan kecilnya untuk memegang tangannya Windi, Windi seketika menghentakkan kakinya, barulaj dia menyembunyikan tangannya itu.
Indri duduk didepan piano putih, sambil memainkan sebuah lagu dan bernyanyi——
Aku dengar, kamu mencintai dia hingga tergila-gila
Hello! Im an artic!
Orang lain dimatamu tidak ada artinya
Tetapi diriku malah berjalan masuk kedalammu, seperti sebuah bunga yang ditiup.
Aku dengar, dia adalah wanita yang sempurna
Didepannya kamu begitu rendah hati dan melekat
__ADS_1
Tetapi aku malah menyukai sikap bodohmu itu, seperti bintang yang menyinari malam musim dingin.
Kamu bilang kamu hanya menyukai dia, apakah ini salah?
Aku juga ingin berkata jika aku menyukaimu karena sebuah takdir
Jika jodoh memang seperti ini, maka aku akan berusaha untuk masuk kedalam hatimu
Kamu berkata hanya dia dan tidak akan mencari orang lain lagi
Maka aku akan memberitahumu, tidak peduli dengan apapun, aku akan melepaskan sebuah tangan
Perjalanan hidup ini benci dan cinta.
lagu buatan Indri ini sangatlah kuat, penuh dengan perasaan maka lagu ini sangat menyentuh orang-orang yang mendengarnya.
30 ribu orang yang mendengarkan ini, semuanya merasa mendapatkan resonasi.
Mendengarkan lagu ini, kesepian ini menemani malam yang indah ini.
Lina Hua dengan serius mendengar lagu ini, dirinya tahu maksud dari Indri ini.
Setelah Eric Xie mendengarkan ini dirinya hanya menghelakan nafas, dia merasa jalan yang Indri pilih ini adalah jalan yang sedang dia jalani, untuk apa semua ini?
Setelah ini selesai, seluruh orang disini bertepuk tangan dengan meriah.
__ADS_1
Indri mengambil mikrofonnya, melihat Eric Xie duduk dibaris pertama dengan dalam dan lembut.
“Dari kecil aku adalah seseorang yang pemberontak, ayah ibuku berkata apapun yang aku sukai maka aku harus mendapatkannya sendiri, mungkin aku terlahir dengan sebuah keberanian, dan hari ini aku juga seperti itu, yang terpenting aku menyukai sesuatu maka aku harus mendapatkannya, karena aku takut ketika aku tua, aku takut diriku sendiri melemah. Lagu ini berjudul《Worthy on earth》, lagu ini aku tulis untuk orang yang aku sukai, mungkin saja dia tidak menyukai aku, tetapi aku bukan karena ini akan mengalah begitu saja. Ketika aku masih kecil kakekku mengatakan sebuah kalimat, selamanya jangan mengatakan selamanya, selamanya jangan mengatakan tidak bisa, selagi kita masih hidup masih ada kesempatan, tentu saja lagu ini aku berikan untuk kalian semua, semoga dihati kecil kalian menjadi lebih berani, lebih berani untuk menyatakan cinta kepada orang yang kita sukai, menggapai sebuah mimpi kita semua harus berkata, semua ini pantas.”
Perkataan Indri ini membuat semua orang bersorak, 30 ribu orang disini berteriak, semua ini pantas.
Pada saat yang bersamaan, di weibo mulai membuat sebuah pembicaraan——Indri menyatakan cinta dikonsernya, Indri Worthy on earth lagu terbarunya ini, ada seseorang di hatinya Indri.
Pada intinya, konser malam ini terbilang meriah, bahkan tidak ada yang menyadari jika Lili datang.
“Orang itu… aku tahu kamu mendengarkannya, aku tahu kamu mengerti.” Tatapan matanya Indri tertuju kepada Eric Xie.
“Ai? Kakak kedua, kamu sepertinya sangatlah beruntung.” Bethany Xie menertawakannya.
Ketika Eric Xie ingin berkata, seketika…
Sebuah suara, seperti ada sesuatu yang jatuh.
Seketika seluruh isi disini…
Indri juga merasa bingung, dirinya tidak menyangka akan kejadian ini, dirinya yang menyadari ini seketika menundukkan dirinya, lalu dengan kedua tangannya dia menutupi dirinya.
Pada saat ini, sebuah lempengan besi ini berada diatasnya Lina Hua.
Lina Hua menaikkan kepalanya melihat keatas, tetapi ketika dirinya harus menghindar, maka barang ini akan terjatuh diatasnya Lili, maka itu… dia merasa ragu.
__ADS_1