Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 33 Siapa Yang Lapor?


__ADS_3

Eric dengan penuh semangat terus menyalakan kembang apii itu, tapi tak berapa lama, datang seorang polisi.


Polisi dikota itu juga kenal dengannya.


“Ehm, kamu ini kan…”


“Iya, aku kesini untuk main kembang api.” Eric menjelaskan.


“Kalau nggak salah, rumahmu bukan disini kan?” tanya polisi itu.


“Aku, ehm… ada teman disini.”


“Pak Xie, maaf banget, tapi disini dilarang menyalakan kembang api. Kalau kamu memang mau main kembang api, boleh didekat danau sana atau tempat lain, tapi disini kan perumahan, orang-orang disini pasti melarangnya. Kita juga gak gampang, malam begini harus keluar patrol lagi, tolong kerjasamanya ya.”


“Kalian kenapa cepat sekali datangnya, disini kan lumayan jauh dari daerah kota, kalian… kalian gimana tahunya?”


Eric merasa ada yang salah dengan kehadiran mereka yang secepat ini.


“Jujur saja, Pak, ada yang melapor ke kita.”


“Wah… siapa yang berani melaporkanku, coba kasih aku nomor telponnya.”


Eric merasa tidak terima, dirinya sedang mencoba mendekati seorang perempuan, kenapa orang lain sangat mengurusinya?


Polisi yang memimpin juga merasa sedikit kesulitan, dia berpikir sangat sulit baginya untuk bisa melayani orang-orang kaum atas seperti Eric.

__ADS_1


Di malam seperti ini belum tidur, malah menyalakan kembang api, hari ini juga bukanlah sebuah hari spesial.


Polisi kebingungan harus menjawab apa, Eric langsung berkata, “Sobat, kalian tahu kan emosiku tidak bagus, gapapa kasi tahu aku terus terang saja… biar aku sendiri yang menanganinya, aku masih gak percaya… masa di kota ini, aku tidak bisa menangani sendiri orang yang melaporkanku?”


“Ini…”


Polisi itu dengan ragu mengeluarkan HP nya dan menunjukkan sebuah nomor telpon.


“Nomor ini coba kamu lihat baik-baik…”


Kemudian polisi itu sengaja melihat ekspresi wajah Eric.


“Harusnya ini adalah nomor istri barunya John.” Kata polisi itu.


Karena semua nomor HP sekarang harus melewati verifikasi identitas, jadi informasi berkenaan juga dapat diperiksa oleh polisi.


Dia memperhatikan nomor itu dengan cermat lagi, tidak salah lagi, itu memang adalah nomornya.


Ini sungguh-sungguh…


Perempuan ini… Eric sudah sengaja menyalakan kembang api buatnya, tapi dia malah… melaporkannya?


Tapi Eric tiba-tiba merasa, betapa menggemaskannya Lina sudah melaporkannya seperti ini.


“Baiklah, aku udah tahu, kalian pulang saja.”

__ADS_1


Mendengar Lina yang melaporkannya, amarah Eric pun menghilang, dia juga tidak berencana untuk membalas dendam.


“Hehe, jadi Pak, kembang apinya…”


“Aku gak nyalain lagi.”


“Baiklah, makasih atas kerjasamanya, ha… katanya istrinya John tidak bisa tidur nyenyak, jadi kita juga terpaksa datang.”


“Istrinya John? Dia harusnya adalah istriku.”


Eric mengatakan ini dengan sangat pelan, jadi polisi itu juga tidak bisa mendengarnya.


Setelah polisi itu pergi, Eric juga tidak menyalakan kembang api itu lagi.


Dia pun menyetir pulang sambil membawa kembang api itu.


Kejadian ini lagi-lagi berakhir menyedihkan…


John pun belum tidur, dia terbangun oleh suara kembang api itu, tapi dia tertawa setelah mengetahui siapa pelakunya.


Tindakan Lina, membuat dirinya merasa sangat puas.


Dia senang Lina baru saja melaporkan Eric kepada polisi.


Subuh pukul 2 malam…

__ADS_1


Setelah pulang kerumah, Eric masih belum putus asa. Dia mengirim Lina lagi sebuah SMS??Lina aku tidak menyalahkanmu karena sudah melaporkanku.


Bab selanjutnya Bab 34 Kita Ngobrol Dulu


__ADS_2