Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 816 Pertunjukan Dimulai


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Kakak sepupu…”


Clarista Ye menjadi bersemangat, dan dengan manja memanggil kakak sepupunya.


Hello! Im an artic!


Ini benar-benar mengejutkan Sony Wang, ia mengira ia melihat hantu.


Karena Clarista Ye berdandan sangat menor hari ini, bibirnya sangat sangat merah, sebenarnya Clarista Ye tidak cocok dengan warna merah, ia tak terlihat menarik, karena ia tak punya keeleganan.


Wajahnya tertutup lapisan bedak tebal, dan bulu mata palsunya juga tak kalah aneh.


Rambutnya masih lumayan, hanya digerai, hanya saja pakaian yang dikenakannya, sungguh membuat Sony Wang tak mengerti.


Hello! Im an artic!


Sebuah gaun hitam, namun bagian ujungnya berbulu dan berwarna warni.


Apakah ini? Sebuah kemoceng?


“Kenapa kau ada di rumahku?” Sony Wang tak berani meletakkan tas yang ada di tangannya, tak berani melepaskan sepatunya, ia merasa ketakutan.


Lili Hua hampir saja tertawa terbahak-bahak, namun ia menahannya, dan diam-diam lanjut menonton adegan ini.


Rumah Sony Wang bertingkat dan dekorasinya sangat mewah, karena Lili Hua menyukai rumah bergaya Eropa, maka semua ditata seperti keinginan Lili Hua.

__ADS_1


Clarista Ye bisa mendapatkan kuncinya, jelas, anggota keluarga Wang yang memberikannya, dan kemungkinan besar adalah Nenek Wang.


Setelah menerima kekalahan kemarin, ia ingin membalas dendam.


“Aku… bibi yang menyuruhku datang, menyuruhku menemui kakak sepupu, oh ya, aku juga membawakanmu dimsum, sungguh wangi, sungguh enak, aku membuatnya sendiri.”


Clarista Ye berbalik, mengambil sekotak dimsum dari meja tamu, dan mengulurkan kedua tangannya, memberikannya pada Sony Wang.


“Tidak, aku sudah makan.”


“Kakak sepupu… apakah kamu lelah, biarkan aku memijatmu? Aku baru saja belajar pijat ala Thailand.”


“Tak perlu, jangan mendekat.”


Sony Wang sangat ketakutan, ia terus mundur, menghindari Clarista Ye.


Begitu ia mendongakkan kepala, ia melihat Lili Hua di lantai 2, ia mengenakan sebuah gaun tidur sutra berwarna coklat.


Dibandingkan gaun yang dikenakan Clarista Ye, bedanya bagai bumi dan langit.


Clarista Ye tidak tahu Lili Hua berada disini, jika ia tahu, ia tak mungkin…


Tentu saja, Sony Wang tahu, karena kemarin malam Lili Hua tidur di sini.


Siang ini ia tak ada kegiatan, maka ia hanya tidur di rumah.


Mana disangkanya Clarista Ye akan datang, membawa sendiri kuncinya dan masuk untuk menggodanya.

__ADS_1


Sony Wang mendongakkan kepalanya, menatap Lili Hua, “Sudah kukatakan berkali-kali, jangan berpakaian setipis itu, kau sudah flu beberapa hari.”


“Aku tidak kedinginan.”


“Pergilah memakai selimut.” Sony Wang mengecam, sebetulnya ia mengkhawatirkannya.


“Tak mau, aku mau lanjut menonton pertunjukannya… sepupumu sangat pandai berakting, dan pertunjukannya juga tidak buruk, tapi aku penasaran, apa yang dikenakan sepupumu di badannya? Apakah itu burung beo? Atau burung hantu? Sungguh menarik, bisakah kau memberiku satu?”


Clarista Ye:……


Sony Wang:……


Clarista Ye saat ini sangat ingin menemukan lubang untuk bersembunyi, hal ini, dipergoki oleh Lili Hua, sungguh memalukan setengah mati.


“Tidak ada urusan lagi denganmu, segeralah pergi.”


Sony Wang menatap Clarista Ye, merasa takut.


Ia mengenakan seperti ini, ia tak berani menatapnya langsung, dan cepat-cepat mengusirnya keluar.


“Jangan, jangan pergi… aku belum puas menonton, tadi saat adik sepupu berbicara sendiri, aku terus menonton.”


Ekspresi Clarista Ye menjadi semakin malu.


Ia menatap Lili Hua dengan ekspresi ketakutan.


“Jangan kaget, aku sudah berada di sini setidaknya 40 menit, maka pertunjukanmu, aku telah menonton seluruhnya.” Lili Hua sambil tersenyum perlahan turun dari lantai 2.

__ADS_1


__ADS_2