Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 287 Pembeli Misterius


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Sebenarnya Peter merasa bersalah, sejak ada selingkuhan, walaupun sudah sangat tersembunyi, tetapi begitu diomongin putri terkecinya, langsung jadi tegang.


“Benar, apa yang dikatakan Linlin benar, keluarga yang terpenting.”


Hello! Im an artic!


“Hm, saya percaya anda seorang yang pengertian.”


Lina tidak banyak bicara, karena untuk harga dirinya, juga tidak mau di rumah berantakan dilihat orang luar.


Setelah Lina pergi, Lisa ngomel lama, “Kalian lihat, sejak orang itu mendapat harta nenek, menikah ke Keluarga Jiang, sangat angkuh, malah memarahi kita ini kakak-kakaknya, hal ini ya sudah, ayah pun dimarahi, benar-benar tidak ada martabat, sama seperti orang kampong. Hehe…… saya tidak mau pegi, adik keempat sana kalau kalian mau pergi ya pergi saja? Saya ke sana kerjaan saya siapa yang kerjain? Kalau sales rumah sakit operasi plastik menurun, para pemegang saham pasti cari masalah, siapa yang mau tanggung?”


Setelah ngomong, Lisa langsung pergi, dia sebenarnya tidak mau mengurus masalah Lika.


Hello! Im an artic!


Ya emang, Lisa emang orangnya begitu, suami sendiri pun yang tidur dengan dia beberapa tahun, tidak dianggap, apalagi adik keempat yang hubungannya biasa-biasa saja?


Linda dan Lili juga diam, tahu pikiran masing-masing orang.


Malah Peter ada sedikit takut, dia beranggapan kata-kata Linlin tadi, sengaja dikatakan untuk dia?

__ADS_1


Apa mungkin, Linlin sudah tahu apa?


“Suamiku, Linlin masih kecil, apalagi kita tidak mengurusinya, sekarang ibu juga sudah meninggal, dia tidak ada orang menjaganya…… kadang-kadang waktu bicara tidak tahu aturan, kamu jangan salahkan dia, bukan kita yang lahirkan.” Nyonya Hua mengira suaminya dimarahi oleh putrinya, sama sekali tidak tahu pikiran di dalam hati Peter.


“Hm, ga, toh anak sendiri, tidak peduli apapun, tidak menyalahkan dia.”


Peter setelah menjawab asal, langsung sendiri naik ke kamar baca di atas.


Saat ini, selingkuhannya mengirim wechat.


Queenie : Suamiku, sudah selesai kerjaannya? Pas pulang jangan lupa beli wasabi ya, di rumah sudah habis.


Peter: Tiba-tiba ada masalah, tidak bisa pulang, kamu makan sendiri saja.


Peter: Sayang, jangan begitu, benar ada masalah, kamu makan sendiri ya.


Queenie : Kalau begitu kamu kapan pulang?


Peter: Ga pasti, ntar saya kontek ya.


Queenie : Suamiku, kamu sudah tidak mau saya lagi ya?


Peter: Bukan, jangan sembarang pikir.

__ADS_1


Queenie : Baiklah, kalau begitu kamu sibuk dulu, miss you.


Selingkuhannya ini hebat, baru 30 an, bisa memanggil seorang yang bisa dijadikan ayahnya suami, dengan mesra, gimana tidak buat Peter tergila-gila padanya? Mau bilang Queenie ini emang sangat lihai, walaupun tidak cantik, tapi banyak cara.


Nama terkenal Peter, bisa demi dia membuat jelek namanya, bisa menjelaskan semuanya.


Setelah meninggalkan rumah Keluarga Hua, Lina langsung ke toko kecil, Ella menelpon bilang, datang tamu misterius.


Lina sangat kesal, lalu tidak berpikir banyak, langsung ke sana.


“Mana tamunya ?”


“Nona, tamu sudah pergi, anda telat.”


“Laki-laki atau perempuan?”


“Tidak jelas, pake baju tradisional china, memakai kerudung, kalau ga kenapa saya bilang misterius…… juga tidak tahu apa pemain cosplay, atau apa, pokoknya aneh.” Ella mengeluh terus, sebenarnya dia datang untuk beres-beres, tidak terpikir malah ada pembeli, masih membeli barang antic, ini namanya takdir.


“Dia beli?”


“Hm, beli, itu kipas lama itu.” Ella menunjuk ke tempat kipas itu berada, di tag tertulis harga 50 ribu.


Ella dan Rika selalu berpikir kipas lama ini jangan bilang 50 ribu, 50 pun tidak akan terjual, siapa yang mau beli? malah ada yang suka……

__ADS_1


“Oh? Dia membeli kipas ku?” Lina malah merasa terkejut.


__ADS_2