Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 721 Mereka Sudah Datang


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Lina Hua juga cepat, langsung membuka telapak tangan dan membuat jarring dari benang merah, menahan benda itu.


Benda itu punya banyak kaki, dan setiapnya sangat tajam, tidak sampai tigak detik, jaring sudah dirusak, dengan cepat menyerang kembali.


Hello! Im an artic!


Lina Hua tidak berdaya, hanya bisa mengumpulkan dan mengeluarkan api hijau.


Mungkin juga ada aura membunuh, mungkin ada emosi, pokoknya, api hijau itu bersinar lebih cantik dari biasanya.


Sebuah api hijau memerangkap cacing, cacing berontak didalam api, dapat terlihat, dia sangat kesakitan.


Tuan ada merasakan peliharaannya ada masalah, iblis gagak itu langsung mengeluarkan jurus, mulai memberikan aura iblis pada peliharaan, meningkatkan tenaganya, dan berusaha menghancurkan api itu.


Hello! Im an artic!


Melihat warna api sendiri mulai menjadi hambar, cacing bermaksud lepas, Lina Hua menambah kekuatan pikiran dan sekali lagi menguatkan api yang membakarnya.


Mungkin menggunakan tenaga terlalu kuat, awalnya api yang berwarna hijau muda langsung berubah menjadi biru laut, dan ketinggian api bertambah satu kali lipat lebih.


Cacing itu menjerit sekali, badannya mulai mengeluarkan asap hitam……

__ADS_1


Dan semua ini, diselesaikan didalam pembatas, orang biasa sama sekali tidak bisa melihatnya.


KelKak kaki seribu dibunuh Lina Hua, ini tidak disangka oleh iblis gagak, dia masih belum sempat terkejut dan sudah ada api yang membakar dirinya.


Karena barusan tadi dia memberikan aura iblis pada peliharaan dan membuka jurus menghubungkan pikiran, maka saat peliharaan dibakar oleh api biru, iblis gagak juga tidak bisa menghindar.


Dia langsung memutuskan pikiran dan dengan keras memadamkan api di badannya, tapi bagaimanapun tidak bisa padam……Dia berlari ke kamar Sapphire dengan menahan sakit.


“Tuan Ya tolong aku.”


“Kamu……” Melihat dipunggungnya maish ada api biru yang aneh, Sapphire juga emosi sekali.


Juga tidak sempat marah, langsung membacakan mantra, mengeluarkan jurus, menghabiskan banyak tenaga baru bisa memadamkan api, tapi punggung gagak sudah terbakar sampai tragis.


Nyawa masih ada, tapi juga lebih baik mati daripada hidup……


“Aku tidak menyangka dia sehebat itu.” Iblis gagak berlutut meminta ampun.


Sapphire menaikkan kepala, wajahnya jelek sekali, “Kalau bukan karena kekurangan anggota, aku sungguh harus membiarkan api ini membakarmu mati saja, enyah.”


“Baik, tuan.” Gagak itu terluka parah, ditambah dimarahi Sapphire , terkejut sampai segera bersembunyi.


Dan Lina Hua, walau dia menggunakan dengan cepat, tapi sudah lebih baik dibanding dulu, sepertinya setelah memasukkan darah ke sisir, keadaan kekuatan batinnya menjadi berbeda dengan dulu.

__ADS_1


Lina Hua tidak sempat memikirkan siapa orang yang sebenarnya ada dibelakang cacing, dia lebih dulu pulang ke Spring Mansion dan tidur sebentar, mengisi sedikit tenaga.


Saat Lina Hua terbangun sudah sore jam enam, John Jiang sudah pulang, tapi dia sedang memandikan Edo dilantai bawah.


Mungkin juga belakangan Lina Hua terlihat lelah, maka tidak tega membangunkannya.


Dan Lina Hua tidak sama seperti biasanya, membuat perpisahan sejenisnya, takut malam hari ini akan menemui kematian.


Dia harus berusaha melindungi diri sendiri, karena dia tahu John Jiang masih menunggunya.


Lina Hua bukan orang yang melihat tinggi diri sendiri, maka walau kali ini dia ceroboh membantu Lika Hua, walau tahu melawan hukum langit, tapi tidak ingin mengganti dengan nyawanya.


Dia hanya mreasa, dirinya harusnya ada jaminan menghadapi musuh kuat, tentu saja, dia juga tidak sempat menjelaskan pada Windi Feng tentang ucapan ini, sudah membuat Windi Feng kesal dan pergi.


Tuan Jiang, bukankah kamu tidak suka kucing, kenapa hari ini memandikan Edo sendiri?” Setelah Lina Hua terbangun lalu dengan bingung turun kebawah.


“Aku hanya tidak suka kucing keluarga Eric Xie.”


“Ha ha.” Lina Hua tertawa dibuat John Jiang.


“Mari, biarkan aku peluk.” John Jiang melihat istri manja, penuh dengan cinta, dalam kesibukan juga tidak lupa manja.


Lina Hua berjalan kearah John Jiang dengan lemah lembut, saat ini, diluar tiba-tiba ada sebuah petir hitam membelah langit malam……Itu adalah pertanda buruk.

__ADS_1


“Astaga, ini cuaca buruk apa, kenapa tiba-tiba ada petir di cuaca yang bagus ini? Dan juga warna seperti itu?” Ella juga dibuat terkejut.


Lina Hua mengangkat kepala melihat ke langit, dia tahu, mereka……Sudah akan datang.


__ADS_2