Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 732 Pita Satin Sembilan Warna


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Pita satin kelihatannya jelas-jelas sangat tipis, tapi malah dapat melemparkan senjata dan orang prajurit neraka terlempar, kekuatannya sungguh hebat.


“Gadis kecil lumayan juga, ada kedua kali, kami tiga orang berhadapan denganmu.”


Hello! Im an artic!


Sambil berkata, nomor sepuluh, sebelas, dan dua belas tiga bersaudara yang paling akhir maju bersama.


Seorang dari depan, dua lainnya menjepit dari kiri dan kanan, yang kiri dan kanan menyerang dengan satu tangan, semua mengira satu kepalan tidak bisa menghentikan tangan yang berat, semua mengira, ketiga orang ini menyerang bersama dan Lina Hua pasti tidak bisa menahannya.


Siapa tahu Lina Hua tidak cepat dan tidak lambat, dengan lincah melambaikan tali satin sembilan warna yang cantik itu.


Senjata dua orang diantaranya terikat, langsung tidak bisa bergerak.


Hello! Im an artic!


Dan orang ketiga menggunakan pisau gunung memotong kearah kepala Lina Hua, sungguh tidak memberi ampun lagi.


Windi Feng terkejut sampai memejamkan mata, sambil bergumam, “Lina, hati-hati, hati-hati……Astaga, aku tidak berani melihat lagi.”


Mata melihat pisau gunung itu mau jatuh ke atas kepala Lina Hua, dan kakinya meluncur kebawah.

__ADS_1


Langsung meluncur keluar dari bawah, membuat orang itu membelah sebuah kekosongan.


Dan Lina Hua langsung menggerakan tangan dibelakang badannya, pita satin itu menarik kedua orang disamping dan dengan keras berbenturan kearah badan orang ini.


Ketiga orang jatuh ke lantai bersamaan, terluka parah.


“Gadis kecil ini hebat begini……Kak, sepertinya kita sudah meremehkan musuh.”


“Benar, gadis ini tadi sengaja terlihat lemah, masih menyogok, sebenarnya demi agar kita memiliki pemikiran dan membuat kita kebas. Maksud wanita ini sangat dalam, sangat pintar……Semuanya jangan ragu lagi, maju bersama, kalau tuan tahu kita menghadapi seorang orang biasa dengan lama begini, dia pasti akan marah.”


Pemimpin prajurit neraka, juga tidak perduli orang lain berkata apa, langsung menyelesaikan tugas yang diserahkan tuan.


Maka orang yang tersisa menyerang bersama, selain, nomor tujuh, sepuluh, sebelas dan dua belas.


Semuanya mengira kali ini pasti akan menang, kemungkinan besar, siapa tahu begitu kedelapan orang ini maju bersama, masih tidak ada bagusnya.


Bertarung lama, masih tidak menang. Ini jelas sudah bukan draw.


Karena mereka delapan orang, dan pihak lainnya hanya seorang nona kecil.


Melihat waktu yang semakin habis, pemimpin prajurit hantu berteriak, “Dengarkan perintahkku, semuanya membuat formasi, galaksi dua belas bintang.”


Selesai berkata, kedua orang berdiri menjadi sebuah lingkaran, dan memerangkap Lina Hua ditengah lingkaran.

__ADS_1


“Pagoda jiwa Ying sembilan tingkat, hantu kedelapan Suo Ming, hantu ketujuh Ya Ding, hantu kelima Qu Qi, hantu keempat Ying Men, hantu ketiga Xing Kun, hantu kedua Luo Cha, dua belas jadi satu, serangan hantu jahat.”


Setelah pemimpin prajurit membaca rentetan kalimat yang panjang, melihat dua belas orang itu mulai mengganti posisi tanpa berhenti.


Sangat cepat, dan sesuai perintah, membungkus selapis demi selapis, dalam situasi ini, sebenarnya Lina Hua sangat sulit terbang keluar dari langit.


Windi Feng memejamkan mata berdoa diam-diam, “Semua leluhur keluarga Feng, tolong berkati temanku selamat tidak ada masalah, dia orang yang baik, jangan biarkan dia ada masalah, mohon kalian tampakkan kekuatan.”


Sebenarnya Windi Feng sudah tidak ada cara lagi, dengan kemampuannya yang sedikit itu, sama sekali tidak bisa menang dari orang, maka juga hanya menambah ribut kalau ingin pergi membantu Lina Hua.


Lina Hua terperangkap ditengah, melihat jurus berubah disekelilingnya.


Dia membuka mata batin sampai yang paling atas, setiap kedua belas prajurit neraka berganti tempat, dia dapat melihat dengan jelas.


Terus sampai akhirnya, dua belas prajurit neraka bergabung menjadi satu dan menjadi sebuah prajurit raksasa.


Bagaimana mengatakannya? Seperti Sun Wu Kong yang berubah 72 jurus.


Awalnya jelas-jelas ada dua belas, sekarang bergabung dan langsung menjadi lebih besar sepuluh kali lipat.


Maka prajurit hantu yang berpakaian jubah hitam yang banyak di sekeliling Lina Hua itu sama dengan jurus membelah diri.


Windi Feng melihat dan hampir pingsan.

__ADS_1


“Habislah habislah, ini sudah rusak.” Dia mengira Lina Hua pasti mampus.


__ADS_2