Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 292 Ditukar Dengan Harga Yang Setara


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Tetapi ya, dia sudah bukan Eric yang dulu, dia sekarang Eric yang sudah berubah.


“Terima kasih Guru Dong, kita sekarang mau pulang. ”


Hello! Im an artic!


Eric tidak melanjutkan pembicaraan, langsung membawa Katie pergi.


Dabria ada sedikit sedih…… pikir bisa ngobrol lebih lama.


Setelah pikir, dia tidak berhenti, lalu mengirim wechat lagi.


“Tuan Xie, dengar kata Katie neneknya sakit, di rumah sangat sibuk, kalau kalian tidak ada waktu, saya bisa bantu jaga Katie beberapa hari. ”


Hello! Im an artic!


“Tidak usah, terima kasih guru Dong. ”


Eric segera menolaknya, bukan tidak percaya, tetapi merasa tidak mengenal bu guru ini sampai bisa menyuruh dia menjaga Katie beberapa hari.


Tetapi kalau Lina yang bertanya, pasti Eric tidak berkata apa-apa lagi, langsung setuju.


Tapi masalahnya, Lina juga bukan orang kurang kerjaan.


“Paman kedua, kamu tidak suka guru Dong? ”

__ADS_1


“Tidak suka. ”


“Karena kamu suka tante yang cantik kemarin itu ya? ”


“Iya. ” Eric memegang kemudi, lalu tertawa.


“Pikiran yang dangkal…… kamu sudah umur berapa, masih suka lihat tampang…… orang bilang wanita itu tidak penting tampangnya, yang penting dalamnya gimana…… mama saya juga tidak cantik, tetapi ayah saya bukan kah sama mencintainya? Kamu jangan cari yang cantik kayak vas bunga, kakek dan nenek juga tidak akan suka. ”


“Vas bunga? Tidak, tante cantik itu bunga vas bunga, dia itu porselen mahal. ”


“Itu bukan sama saja? ” Katie memutar bola matanya.


“Kamu tidak mengerti, tidak nyambung ngomong sama kamu…… pokoknya, lain kali tidak usah menyatukan saya dengan guru kalian itu, tidak cocok. ”


“Baiklah, lain kali saya tidak mau mengurusi urusanmu, hem. ”


Eric membawa Katie pergi makan, abis itu langsung ke rumah sakit.


Lalu Katie menemani nenek di rumah sakit.


Siang hari Eric balik ke kantor untuk meeting, waktu pulang, asisten tiba-tiba berkata, Andy sudah datang.


Perasaan Eric ada sedikit senang, segera menyuruh asisten mempersilahkan orang masuk.


Kali ini waktu melihat Andy, pasti membawa kabar Bethany.


Ternyata, waktu Andy masuk, Eric dengan tidak sabar bertanya, “Andy, gimana, sudah ketemu Bethany?”

__ADS_1


“Hm, sudah ketemu.”


“Mana orangnya?”


“Orang masih di tangan orang kita, malam ini langsung naik pesawat, kira-kira besok akan sampai rumah. ”


“Terima kasih Tuhan.”


Mendengar Bethany besok bisa pulang, Eric bisa lega.


“Jangan senang dulu.” Andy masih belum selesai bicara.


Begitu Eric mendengar, ada sedikit kuatir.


“Jangan bilang Bethany dia…… terjadi kecelakan apa ya?”


Eric paling kuatir adiknya ini diperkosa orang, apalagi dia ini masih kecil, gimana bisa menanggung semua ini?


“Bukan, adikmu sangat aman, sempurna, ini kamu tidak usah kuatir, cuman……demi menolong dia, saya rugi banyak. ”


Kemudian, Andy mengeluarkan satu piring, taro di atas meja.


“Ini recorder, dan data, kamu liat, syarat yang dibuka gangster Nepal.”


Setelah Eric mengerti semuanya, tidak berkata apa-apa, langsung tanya Andy, “Kamu bisa bantu tolong Bethany, uang bukan masalah, kamu bilang berapa, saya suruh orang transfer. ”


Andy tertawa, “Sekarang bukan masalah angka begitu mudah, gangster Nepal mau saya bagi saham, itu tidak akan ada habisnya…… bukan jual beli, maka…… saya juga pikir, kalian Keluarga Xie rencana menggunakan apa untuk tuker kerugian saya?”

__ADS_1


Eric terdiam sejenak, ini bukan masalah gampang, karena dia tidak tahu dividen tempat judi tiap tahun berapa, ini tidak bisa diperhitungkan.


__ADS_2