
Dia bilang tinggal seorang diri, dan juga mengajaknya naik kopi ke atas,kode nya terlalu jelas.
Eric orang seperti apa, dia udah pemain lama, wanita apa sih yang dia gak pernah ketemu?
“Enggak deh, sudah malam, kamu pulang saja.”
“Tuan Xie……aku…aku bisa banyak loh, aku pastikan kamu puas……aku gak mau uang, aku gak rakus uang juga, aku hanya mengagumimu saja.”
Wanita ini tidak mau menyerah, dia langsung menempelkan dadanya yang besar itu ke badan Eric.
Lalu, Eric langsung mendorongnya dengan kasar.
“aku lagi gak mood, jangang ganggu aku.”
Selesai berbicara, Eric melihat sekilas mukanya dengan tatapa ndingin, kemudian menjalankan mobilnya dan pergi.
Wanita ini sangat kecewa, ini merupakan satu-satunya dia bias berhasil, semua wanita di bidang ini tahu.
Kalau bisa bersama dengan Eric, walaupun ditiduri 1 malam, bakal dijamin langsung terkenal.
Awalnya dia mengira Eric hari ini gak bawa wanita, bisa menjadi kesempatan yang baik.
Tapi akungnya, dia lagi gak mood, bisa gimana lagi? Hanya bisa dikatakan dirinya sial, gak dapat kesempatan ini.
Faktanya, sejak Eric memutuskan untuk mendapatkan Lina, dia sudah tidak ada pemikiran untuk wanita lain.
Walaupun kebutuhan biologis, membuat dia sangat tegang.
Dia juga tidak akan mencari orang lain, bisa dilihat kali ini dia benaran mematangkan hatinya.
__ADS_1
Malam yang tenang lagi.
John baru pulang kerja, dia gak melihat Lina.
Sepertinya dia keluar, ketika dia pulang sudah jam 9 malam.
John sengaja duduk di ruang tamu untuk menunggunya.
“Lin, sudah pulang?”
Lina mengangguk, tapi tidak menjawabnya.
“Lin, hari ini aku…….” John belum sempat menyelesaikan kata-katanya, Lina langsung berjalan ke atas, sama sekali tidak memberikan kesempatan John berbicara.
Rika dan Ella hanya bisa menundukkan kepalanya, sama sekali tidak berani bersuara.
Ini maksudnya akan lanjut perang dingin kah?
Tapi Lina sangat kesal dibawa paksa ke rumah sakit, dan pas difoto paparazi dan juga dirumorkan hamil.
Padahal sudah mulai dekat, sekarang malah kembali ke semula lagi.
John menghela nafas……dia harus bagaimana yah?
Dia gak bisa membujuk wanita? Sama sekali tidak ada pengalaman, ketika dia ragu mau tanya Andy mereka gak?
Dia lalu melihat Edo si kucing berjalan masuk ke dalam.
Jalannya seperti model, goyang kiri kanan.
__ADS_1
Edo itu kucing yang berwarna hitam penuh, sama sekali tidak terdapat warna lain, matanya sangat terang, dia gak suka orang lain mendekatinya, sangat garang juga.
Tapi dia sangat akrab dan berjodoh dengan John.
“Sini, Edo, ke sini.”
John melihat Edo, akhirnya bisa sedikit bersemangat.
Edo juga menurut, dia berjalan ke arah John, dan duduk di pelukannya.
John mengendongnya, dan langsung naik ke atas.
Dia mengetuk pintu, dan masuk ke kamar Lina.
Sekarangm akhinya dia punya alasan.
“Kamu ada urusan?” Lina sedang menyisir rambutnya
Muka yang menhadap cermin itu, kelihatan sangat dingin.
“Ah, Edo sudah pulang, pas tadi di bawah aku lihat…… sekalian gendong ke atas untukmu, aku tahu kamu suka mengendongnya.”
“Letakkan di sini, kamu sudah boleh pergi.”
“itu…….”
“Ada hal lain lagi?”
“Aku……sebenarnya ingin bilang, aku ingin mengaku salah di depan kamu, semoga dewi Lina mau memaafkan ku, tidak memendam kebencian terhadapku lagi, jangan marah kepadaku lagi, apalagi perang dingin seperti ini, maafkan aku yah?”sambil ngomong, John kemudian memberikan Edo ke Lina.
__ADS_1
Edo bersuara, miao miao, membuat Lina hampir tertawa.