Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 290 Harta Sebelum Menikah


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Lika. ” Benard takut Lika jatuh dari ranjang, buru-buru memapahnya.


“Saya tidak apa-apa.” Lika mengulurkan tangan, menaruh di tangan Benard menepuknya, menyatakan tidak apa-apa, tidak membiarkan dia kuatir.


Hello! Im an artic!


Lisa melihat sekilas serpihan kaca, dengan suara tajam berkata, “Saya bilang adik keempat, kamu ini mau apa? saya tahu ini tidak enak didengar, tetapi kata baik susah didengar, ini kenyataan, kamu tidak mau dengar juga harus dengar. Lelaki ini ada apa buat kamu, kamu sendiri tahu, jangan ditipu oleh cinta, bisa membohongi si adik kelima, juga ikut campur. Hati orang tua lembut, tahu kamu sakit tidak menentanglagi, takut kamu sedih, tetapi saya sebagai kakak harus mengingatkanmu…… lelaki ini dulu putus denganmu, sekali dengar kamu mau mati, langsung berubah pikiran, ini maksudnya apa, kamu sendiri mengertikan? ”


“Lisa, kamu keluar sekarang. ”


Muka Lika sangat pucat, menunjuk Lisa, tidak bisa mengeluarkan kata-kata yang pedas lagi.


Apalagi saudara satu ayah dan ibu, tidak bisa menjelekkan orang tua, tetapi perkataan Lisa ini, sangat tidak enak didengar.

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Linda, diam saja tidak bicara, keliatan dua orang ini sudah diskusi pas lagi perjalanan ke sini.


Pasti sepaham kalau Benard hanya demi harta Lika, baru begini rajin, yang pasti ada hubungan dengan uang.


“Adik keempat, kamu jangan gelisah…… saya sebenarnya, tidak mau peduli, tapi melihat kamu sudah mau mati malah ditipu, merasa kamu sangat kasihan. ”


“Heh, Lisa, kita berdua, hanya ada satu orang yang kasihan, tetapi…… ini pasti bukan saya…… kamu jangan mengunakan hatimu melihat laki-laki yang mencintaiku. Kamu demi keuntungan, hanya melihat uang, seumur hidup ini, selain uang, kamu masih ada apa? ”


“Salah, kamu tidak ada kasih sayang, orang di rumah tidak ada yang suka padamu. Kamu tidak ada cinta, suamimu juga kamu desak sampai depresi kan? Kalau bukan karena bangkrut keluar dari cengkramanmu mana bisa tidak ditekan olehmu, kamu sudah tua, tidak lagi muda, tidak bisa melahirkan, kamu ngomong, kamu mau uang sebanyak itu buat apa, tunggu waktu kamu mati, tidak ada yang bisa mewariskan hartamu ya? Apa kamu mau anak dari suamimu dengan perempuan lain, yang mewarisi perusahaan kerajaanmu?”


Perkataan Lika yang paling jahat seumur hidup ini, kalau tidak didesak, dia pasti tidak akan mengatakannya.


Setelah dengar pun muka Lisa langsung pucat, tidak bisa melahirkan, ini pastinya membuat dia jadi bahan tawaan orang.

__ADS_1


“Hehe, bener-bener terkutuk ya, saya ini demi kamu, takut uangmu ditipu orang, kamu masih tidak tahu diri.”


“Tidak usah kamu kuatirkan, cepet pergi, jangan kembali lagi. ”


“Lika ya, apa yang kakak keduamu bicarakan adalah kenyataan demi…… ” Linda baru mau ngomong apa, malah langsung dibales balik.


“Kamu juga pergi, kalian berdua cepat menghilang dari hadapanku, lebih cepat lebih bagus. ”


Terakhir Linda tidak melanjutkan perkataan, menarik Lisa keluar, Lisa juga tidak lupa marah dengan jahat, ” Lika saya kasih tahumu, tahun-tahun ini cinta itu semua adalah kebodohan, hanya uang yang paling bisa diandalkan, kamu jangan terobsesi, cepat atau lambat pasti akan menyesal. ”


Lika dibuat marah, tensi langsung naik, berbaring di ranjang……


“Lika, saya panggil dokter.” Benard sangat ketakutan.


“Jangan pergi…… temani saya. ” Lika menarik tangan Benard, tidak mau melepaskan, sebenarnya dia takut dirinya sewaktu-waktu akan meninggal, kemudian tidak bisa melihat Benard untuk terakhir kali.

__ADS_1


Lika memegang tangan Benard dengan sangat erat, dia sangat sedih, setelah beberapa lama, dengan suara rendah, “Lika, beberapa hari ini kalau kamu sudah baikkan, kita ke catatan sipil, sebelumnya kita buat perjanjian harta sebelum menikah, uangmu, saya sepeser pun tidak akan ambil. “


__ADS_2