Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 410 Menangkap Penjahat


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Benard menggelengkan kepala, duduk dengan muka kalah, “Semua karena kita tidak berguna, sebenarnya sebelumya sudah ada petunjuk, sayang pada saat kita pergi ketahuan, orang itu kabur, akhir-akhir ini walaupun tidak ada perkembangan baru untuk pembunuhan, hanya sekali pikir penjahat itu berada di luar, kita polisi merasa sangat kesal, berpikir untuk lembur pagi dan malam.”


Benard berasal dari sekolah polisi yang benar, sikapnya sangat benar, seorang yang penuh tanggung jawab, maka hal kali ini menjadi pukulan besar untuknya.


Hello! Im an artic!


Polisi Kota J sudah dibuat babak belur, atasan juga memberikan tekanan, kalau tidak menyelesaikan kasus, takut tidak bisa ditutupi lagi.


Sampai tidak tertahan lagi, rakyat akan tidak senang dengan polisi, yang terpenting, orang yang berbahaya itu kalau tidak segera ditangkap, takutnya akan berbahaya.


Lina diam.


“Adik kelima saya bisa sedikit meramal, kalau tidak apa minta dia bantu kalian, tempat orang itu bersembunyi. ” Lika tidak tahu kalau Lina demi John sudah tidak meramal lagi.

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Benard melihat sekilas Lina, itu harus lihat maksudnya, apa mau. Benard sedikit banyak juga tahu Lina meneliti beberapa hal ini, maka sekarang ini diramal sebentar tidak masalah, Lina tidak segera setuju, malah balik tanya Benard, “Sudah ada target siapa orang yang dicurigai, atau sudah ketemu target?”


“Belum ada target, sama sekali tidak tahu siapa penjahatnya, IQ dia sangat tinggi, bersembunyi dengan sangat baik, Kota J ada 15 juta orang, mencari 1 orang seperti mencari jarum di lautan, lagipula beberapa bukti kemarin, sudah tidak ada lanjutannya, seperti masuk ke sumur buntu.”Benard kesal, juga sangat menyalahkan diri sendiri.


Walaupun hanya seorang polisi biasa, tapi salah satu orang yang mati waktu mereka menjaganya, maka mereka juga harus tanggung jawab, dan dilihat akhir-akhir ini, seluruh Kota J dan pinggiran kota sudah sekuat tenaga bekerjasama untuk menangkap psikopat ini, hanya tidak ada kabar sangat mengesalkan.


“Kalau tidak ada target, saya tidak bisa meramal, kekuatan saya belum setinggi itu. Tapi saya ada seorang teman, saya boleh tolong kamu tanyain.”


Windi baru pulang mendaftar di kota, sangat senang, perasaan pun bagus, waktu Lina ke sana, dia sedang membuat eggtart, Lina dan Rika masih mencuri makan 2 buah.


Kemudian, Lina duduk bersama Windi di ruang tamu memberitahukan masalah ini.


“Maksud kamu adalah, meminta saya membantu mereka menangkap penjahat?”

__ADS_1


Lina menganggukkan kepala.


“Tapi mereka polisi untuk apa, saya hanya seorang penulis, ada hubungan apa dengan saya. ” Windi dengan sangat tegas, tidak suka ikut campur.


Lina mencari alasan mau makan manggis, lalu mengusir Rika pergi, setelah Rika pergi Lina baru dengan nada rendah berkata, “kalo kasus lain, saya pasti tidak akan menyuruhmu ikut campur, tapi ini adalah orang itu, kamu masih ingat kutukan darah Bethany?”


“Bukankah sudah mengerti? ” raut muka Windi berubah.


“Benar, tapi ini menyangkut psikopat pembunuhan cewe muda itu, saya tidak merasa ini hanya kasus pembunuhan biasa, sebelumnya saya sudak cek angka lahir orang yang meninggal, semua korban punya angka lahir aura negatif, selain Bethany, tapi di badan Bethany ada kutukan darah.”


“Maksud kamu, penjahat ini, kemungkinan besar ada hubungan dengan orang yang kutukan darah? ” Windi segera mengerti maksud Lina.


“Saya masih belum pasti, tapi…… saya tahu penjahat ini pasti tidak hanya punya kesenangan membunuh orang semudah itu, kalau waktu itu saya tidak menolong Bethany, setelah Bethany dibunuh orang ini, pasti akan menimbulkan masalah lebih besar, kamu pikir deh akibat dari kejadian ini.”


Setelah Windi mendengar, berpikir dalam…… yang Lina khawatirkan benar, penjahat itu tidak hanya segampang itu membunuh orang, mungkin di belakangnya masih ada orang yang mengontrol, atau punya rencana yang lebih besar.

__ADS_1


__ADS_2