Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 701 Kamu Sangat Imut


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Ambillah, aku hampir tidak pernah memakai yang ini, ini dihadiahkan oleh pihak barang bermerek, aku juga tidak sempat memakainya, bukan barang second, aku juga tidak akan menghadiahkan barang second padamu.” Lili Hua menambahkan.


“Ambillah barang senilai dua puluh ribu lebih ini, cepat terima kasih pada kakak iparmu.” Tante Sony Wang membantu berkata.


Hello! Im an artic!


“Benar, Clarista,ambillah kalau dihadiahkan padamu.” Nyonya Wang juga merasa tidak masalah dengan tindakan Lili Hua, walau sudah mengganggumu, tapi juga menghadiahkan barang padamu, tidak diganggu dengan percuma.


Clarista Yemenerima gelang dengan menahan emosi dan menelan ludah, Clarista Yetidak bisa menahan, berdiri mengatakan mau ke toilet dan berlari.


Begitu Clarista Yepergi, nyonya Wang melihat Lili Hua sekilas, “Lili, kamu jangan perhitungan dengannya, dia tidak mengerti apa-apa, nenekmu yang ribut sembarangan.”


“Tante, bukankah anda yang membiarkan Sony Wang menambah Wechat itu, walaupun tahu tidak akan ada apa-apa, tapi aku sungguh sudah dijahati, sebenarnya nenek juga sudah tua, aku tidak seharusnya perhitungan, tapi aku juga adalah kesayangan ayah dan ibu, aku juga bisa sedih kalau tertekan. Maka, tidak bisa menghindari sifat ini, dan meminta tante memaafkan.” Ucapan Lili Hua sangat lengkap, Canace Wang pertama kali merasa, sebenarnya kecerdasan emosional Lili Hua sangat tinggi, hanya saja biasanya tidak mempermainkan orang.


Hello! Im an artic!


Nyonya Wang juga tidak merasa sangat nyaman saat mendengarnya, ucapan Lili Hua bukan hanya menyalahkan nenek, juga menyalahkan dia.

__ADS_1


Beberapa orang makan sebentar dan lalu bubar.


Saat mau pergi, nyonya Wang menarik putranya, “Kamu harus mengurus pacarmu ini, sikapnya terlalu galak, kamu akan susah kalau menikah nanti.”


“Ibu, aku suka yang begini, aku bersedia terbiasa begitu, aku malah tidak tertarik kalau dia lemah lembut dan baik.”


Nyonya Wang:……


“Ibu, lihatlah, apa yang aku katakana, sekarang adik menikahi istri dan melupakan ibu, anda jangan ikut khawatir lagi.” Ucapan Canace Wang ini bercanda, dari awal dia dapat melihat adik menyayangi dan memiliki perasaan yang dalam pada Lili Hua, maka dulu baru mencari Lili Hua, mengingatkan dia agar dia mempertimbangkan baik-baik perihal melepaskan bisnis, dan tinggal di keluarga Wang menjaga suami dan mendidik anak.


Walau kemudian Lili Hua juga tidak mendengarkan, tapi hubungan diantara mereka masih baik, juga tidak bertengkar, lagipula, Canace Wang orang yang pintar, sifatnya juga hangat dan tidak suka mencari musuh.


“Baik baik baik, aku tidak bicara lagi, terserah kalian saja……Aku juga tidak perduli dengan nenek kalian lagi.”


Tante menarik pergelangan tangan Sony Wang, “Lili Hua tidak salah, kamu jangan mendengar nenekmu, berbaikanlah.”


“Ya, aku akan melakukannya.”


Tante berkata begitu, Sony Wang juga tahu, Lili Hua pasti sering memberikan hadiah ingin untuk menyenangkan hati orang, ini adalah strategi orang kaya.

__ADS_1


Keluarga Wang berkuasa, hubungan antar anggota keluarga juga rumit, tidak sedamai keluarga Jiang.


Maka seringkali Lili Hua sebenarnya sangat iri pada adik kelima, sampai ada kalanya juga iri pada adik keempat, mereka tidak punya hubungan keluarga yang begitu rumit.


Dia sebenarnya tidak kekurangan uang dengan memberikan hadiah, hanya tidak bersedia mnentang kata hati untuk menjaga hubungan yang saling menguntungkan ini, dia merasa sangat jijik.


“Tadi ibumu berkata apa padamu?” Lili Hua duduk didalam mobil sport dan bertanya padanya.


“Bilang emosimu terlalu besar, dan aku akan kesusahan kalau menikah nanti, serta menyuruhku mengurus kamu.”


Lili Hua cemberut, dia tahu tidak ada hal baik.


“Bagaimana kamu menjawabnya?”


“Aku bilang, aku bersedia terbiasa, aku suka sifatnya yang begini, aku malah tidak mau kalau dia lemah lembut dan penurut.”


“Ha ha ha, kamu sungguh berkata begitu?”


Sony Wang menganggukan kepala……

__ADS_1


“Aduh, Sony Wang, saat ini kamu sangat imut, aku cinta mati padamu.” Lili Hua merasa sangat ketagihan, kedua tangan mencubit pipi Sony Wang, tidak tahu bagaimana memujinya.


Dia sampai bisa membayangkan ekspresi wajah nyonya Wang yang berubah saat mendengar ucapan ini.


__ADS_2