Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 193 Bangkit Dari Kegagalan


__ADS_3

“Aku mencarimu karena ada hal yang ingin dibicarakan.”


“Ah, kalau begitu kamu duduk dulu, aku bawakan air minum.”


Hello! Im an artic!


Benard kemudian menuangkan air putih dan membawakannya.


Rekan polisinya melihat Lika datang, mereka mengerti dan keluar dari kantor, sekarang tinggal tersisa mereka berdua.


Lika mengeluarkan uang 2ribu dari tasnya, kemudian meletakannya di meja, “ambil balik uang kamu.”


“Uang apa?” Benard berpura-pura tidak tahu.


Hello! Im an artic!


Hati Lika serasa sakit tapi juga marah, yang membuat dia sakit adalah orang bodoh ini gaji sebulan hanya 4ribu, dia memberikan setengahnya ke Lika, dan gak bilang, mau jadi orang kaya?


Yang bikin dia marah, sudah berpisah, tapi masih memperhatikannya, ini maksudnya apa? Hanya akan membuat hatinya semakin tidak rela melepaskannya.


Lika kemudian menatap ke Benard.


“Aku mau berbohong ke aku sampai kapan? Aku bukan anak kecil, uang itu aku yang tarik sendiri, nomor serinya berurutan, walaupun jumlahnya sama, tapi ini bukan uang aku, tadi di depan pintu ketemu dengan rekan kerjamu, dia juga sudah menjelaskan kepadaku, uangku sudah dihabiskan oleh anak itu, ini uang yang kamu masukin ke tas aku kan?”


Benard hanya terdiam dan menundukkan kepala.

__ADS_1


“Pak polisi, kamu selalu berniat baik ke semua korban peremupan kah? Benaran polisi yang baik.” Lika berkata.


“Aku hanya…..ingin membalikkan semua barang kamu tanpa ada yang hilang satupun.”


“Aku juga bukan orang yang peduli dengan 2ribu, kamu menanggap diriku ini apa? Hanya mempedulikan uang?”


“Bukan begitu maksudku, aku hanya tidak ingin kamu kecewa.” Benard menjelaskan, sebenarnya dia tidak bilang, tapi di hatinya masih ada rasa kepada Lika, jadi secara tidak sadar dia melakukan semua itu, tentunya dia tidak berharap Lika akan terharu.


“Sudah lah, katanya tidak ingin aku kecewa, tapi kamu yang mengajukan putus, bukankah itu lebih membuat diriku kecewa?” Lika tersenyum pahit.


Benard tidak bisa berkata.


“Uangnya kamu ambil, punya kamu adalah punya kamu.” Lika menunjuk uang tunai yang dia taruh di meja itu.


Kemudian dia berdiri dan ingin pergi


“Apa.”


Lika menghentikan langkahnya, dia berharap Benard bisa menahannya.


Bahkan jika dia bertanya satu kata padanya, apakah bisa mereka bersma lagi? Dia pasti akan berbalik dan memeluknya.


Bagaimanapun di hati mereke masing-masing masih ada rasa cinta.


Tapi….

__ADS_1


“Lika, kamu lain kali janga pulang malam-malam, belakangan ini tidak terlalu aman.”


“Baik, Terima kasih Pak polisi.” Lika membawa kekecewaannya dan pergi dari sana.


Benard berdiri sangat lama, dan melihat ke minuman yang sama sekali tidak disentuh olehnya, hatinya sangat kacau.


Dia menyukai Lika, tapi dia juga tidak bisa mendekati keluarga Hua yang begitu tingginya.


Kalau dia beneran menikahi Lika, selain dirinya yang harus menghadapi tekanan dari keluarga kaya, takutnya orangtuanya juga akan malu di depan sanak saudara nanti, dia tidak ingin hidup seperti itu.


Eric semenjak pulang dinas, dia langsung sibuk terus.


Gak ada yang tahu dia lagi sibuk apa, tapi sangat produktif.


Perusahaan farmasi, Eric menyelesaikan telepon terakhirnya, akhirnya bisa menghela nafasnya.


Kemudian memanggil beberapa petinggi, “Aku ada pengumuman, kalian ambil keputusan sesuai kondisi masing-masing.”


“Tuan Xie, Silahkan.” Direksi gendut itu berkata.


“Perusahaan kita ini tidak akan bangkrut, utang bank aku sudah talangin dulu.”


“Ah? 3,5miliar, Tuan Xie, kamu jangan bercanda.” Beberapa petinggi semuanya terkejut.


“Aku adalah orang yang suka bercanda? Uang sudah aku keluarin sendiri, seluruh aset perusahaan aku pribadi telah aku letakin di sini, langkah selanjutnya adalah membangkitkan perusahaan ini, tapi masa depan masih tidak jelas, kalian yang mau tinggal, gaji dan tunjangan sama, yang mau pergi, aku akan memberikan pesangon, kalian boleh pergi kapanpum. ”

__ADS_1


Eric menyilangkan kakinya, dia kemudian mengambil hpnya, kelihatannya kali ini dia sangat percaya diri.


__ADS_2