Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 183 Melihat Ke Dia


__ADS_3

Eric kali ini melakukannya diam-diam, semua orang tidak ada yang tahu.


Dan perjanjiannya seperti apa, juga tidak ada yang tahu.


Yang jelas malam itu perusahaan pribadi dia terus mentransfer uang keluar, tim penelitian balik ke kotanya mulai mengambil bahan dan melakukan penelitian.


Setelah 3 hari eric akan ke sana untuk melihatnya.


Kali ini kalau bisa berhasil, maka Eric juga akan ikut sukses juga.


Kalau enggak berhasil, kerugiannya akan sangat besar, bukan saja perusahaan bobrok itu gak bisa diselamatkan, perusahaan pribadi dia juga telah mengeluarkan banyak uang.


Hal ini, kalau orang lain, mungkin tidak akan melakukannya.


Tapi Eric ini orang aneh, dia dari awal adalah seorang pejudi, suka tantangan.


Dia membayangkan bahwa jika bisa menyelematkan perusahaan farmasi itu, pandangan papa dan kakak terhadapnya akan berubah.


2 hari terlewati, Lina membutuhkan beberapa materi, jadi dia pergi ke sekolah.


Eric mengetahui lokasi dia, lalu langsung pergi mencari dia di sebuah restoran dekat sekolah.


Lina sedang makan mie vege, kemudian melihat seorang anak kecil berjalan ke arahnya.


Anak kecil ini sangat lucu, umurnya sekitar 5-6 tahun, dia sebenarnya dulu pernah bertemu dengannya.


Tapi karena waktu itu dia berada di dekat Eric, jadinya Lina juga gak terlalu peduli.

__ADS_1


Anak kecil itu adalahKatie, dia memakai gaun berwarna merah, dan jaket berwarna putih.


Di tangannya terlihat ada 1 batang mawar.


Dia menghampiri Lina, “Kakak yang cantik, namamu Lina?”


“Betul saya.”


Lina meletekan sumpitnya, dan mengambil tisu di meja kemudian dengan pelan melap mulutnya, sambil melihat ke anak kecil itu.


“Ini bunga untuk mu.”


“Buat aku?” Lina bengong.


“Iya, ada orang lain yang menyuruhku membawakan untukmu, dan menyuruhku memberitahumu satu hal.”


Lina kemudian mengangkat kepalanya dan melihat ke luar jendela.


Eric memakai kemeja berwarna biru tua, dia bersandar di mobilnya, dan tersenyum ke arahnya.


“Kak Lina, Paman aku bilang, dia besok akan dinas, mungkin beberapa hari lagi baru bisa pulang, ketika dia tidak di sini, kamu akan sangat tenang karena tidak ada yang menganggumu, tapi dia gak peduli kamu membencinya atau tidak, dia tetap akan merindukanmu.”


Katie juga hebat, setiap kata-kata yang yang dia sampaikan sama sekali tidak ada yang terlewatkan.


Tapi, menggunakan anak kecil untuk menyampaikan niatnya, hanya Eric yang bisa melakukannya, terlalu kekanak-kanakan.


“Terima kasih, tapi tolong balikin bunganya ke pamanmu, aku gak akan menerimanya, tolong sampaikan ke dia juga, jangan mengangguku lagi, aku emang membencinya.”

__ADS_1


Katie sangat pintar, dia tidak mau menuruti kata Lina.


Dia langsung meletakkan bunganya di meja Lina.


“Kakak, sebenarnya paman aku tidak begitu jelek kok, sikapnya cukup baik, kamu akan mengerti juga mendekatinya. Tugas aku sudah selesai, byebye.”


Setelah selesai berbicara, Katie langsung pergi menjauh.


Lili tidak sempat mengembalikan bunganya.


Anak kecil itu sudah berlari ke arah Eric dan naik ke mobilnya.


Sebelum naik ke mobilnya, Eric mau melihat Lina sekali lagi.


Sebelum dinas, dia sangat ingin melihatnya, dia juga tidak mengerti dirinya kenapa?


Lina juga tidak bisa melakukan apa-apa, dia hanya melanjutkan makan mienya, ketika dia pergi, mawarnya juga tidak di ambil.


Ketegasan Eric, dia tidak peduli, karena dia percaya pria seperti ini tidak akan bertahan lama.


Tapi dia tidak menyangka……


Setelah selesai makan, Lina awalnya ingin balik ke sekolahnya, tapi ketika menerima panggilan dari Rika, bahwa ada orang yang menunggunya lama di depan pintu, mau jual barang.


Rika ke toko, dia bermaksud untuk membersihkan tokonya, siapa tahu bisa ketemu dengan klien, lalu dia segera menghubungi Lina.


Lina naik taksi ke tokonya, ketika masuk ke dalam, dia melihat seorang ibu yang norak, di pelukannya ada seorang bayi berumur 7 8 bulan, di tangannya ada sebuah tas kain.

__ADS_1


Walaupun warna putih, tapi kain itu telah kotor sekali.


“Kamu mau jualan?” Lina melihat kea rah Ibu itu.


__ADS_2