Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 786 Bertarung Sendirian


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Sampai sekarang pun Sony masih sedikit bingung.


Setelah asisten Lili tenang, ia pun mulai menceritakan kejadian itu satu per satu.


Hello! Im an artic!


Setelah mendengar ada 19 orang yang mati, hati Windi bercampur aduk……


Lina Hua tidak berkata apa-apa, ini semua sudah ia bayangkan sebelumnya, kalau makhluk itu masih hidup, seisi Kota J pasti tidak akan bisa hidup tenang dan akan terjadi banyak pembunuhan.


Tiba-tiba, Lina Hua pun teringat beberapa waktu lalu, saat ia melihat pertanda langit, ia melihat bahwa akan terjadi malapetaka yang besar di Kota J, lalu setelah itu, peristiwa ini pun terjadi satu per satu……


Hati kecil Lina Hua sangat takut, ia takut kalau semua ini terjadi karena dirinya, kalau begitu ialah yang harus disalahkan.


Hello! Im an artic!


“Lina Hua, bagaimana sekarang, apa kau dan Windi bisa menolong Lili?” John Jiang juga tidak berani terlalu menekan Lina Hua.


“Windi, ikut aku.”


Banyak hal yang tidak bisa diucapkan di hadapan orang-orang itu, bagaimanapun hal ini adalah hal-hal gaib yang di luar nalar manusia biasa.

__ADS_1


“Sayang, kau jaga Sony baik-baik.” saat Lina Hua berjalan melewati Sony, ia berbisik di telinga John Jiang.


John Jiang mengerti apa yang dikatakan Lina Hua, ia memberi Sony sepuntung rokok, lalu membawanya ke samping dan berbincang-bincang.


Di dalam ruang kerja lantai atas.


“Windi, menurutmu kita harus bagaimana sekarang?”


“Aku juga belum pernah melawan makhluk seperti ini sebelumnya, kalau zombie biasa saja masih tidak apa-apa, tapi zombie ini sudah berubah, aku juga tidak tahu apa yang merubahnya…… Kita hanya bisa menebaknya sendiri? Tapi, kalau kita hendak menolong Lili, kita harus membunuh zombie itu, lalu melihat racun apa yang ia masukkan ke tubuh Lili, baru kita bisa mencari penawarnya. Tapi sekarang kita hanya tahu ada racun saja, beras ketan dan simbol-simbol mantera saja tidak cukup.”


“Kalau menggunakan kekuatan untuk menghisap racun itu?” tanya Lina Hua.


“Kalau racun di dalam tubuh Lili itu sifatnya sama dengan kekuatan kita, tentu tidak masalah, seharusnya kita bisa menolongnya. Tapi kau jangan lupa, kalau racun itu sifatnya terbalik dengan kekuatan kita, racun itu akan langsung menyerang jantung Lili, lalu tak akan ada siapapun yang bisa menolongnya, apa kau ingin pergi lagi ke Dunia Kematian dan berseteru dengan makhluk-makhluk di sana lagi?”


Kalau sampai masalah Lili sekarang ini membuat masalah lagi di Dunia Kematian, pasti orang-orang yang lain juga akan kena imbasnya.


“Kalau begitu, aku akan pergi mencari makhluk itu, lalu membunuhnya, mencari tahu sifat racun itu.”


“Aku akan pergi bersamamu, terlalu berbahaya pergi sendirian.”


“Tidak bisa, kau harus tinggal dan menjaga Lili, ia butuh seseorang untuk menjaganya, lagipula kau juga harus menjaga agar racun di tubuhnya itu tidak menyebar.”


“Tenang saja, ia tak akan berubah menjadi zombie, film-film itu hanya fiktif belaka, orang yang digigit hanya akan busuk sekujur tubuhnya, tidak akan berubah menjadi zombie.”

__ADS_1


“Yang kukhawatirkan bukan hal itu, aku takut Lili terancam bahaya sewaktu-waktu, bagaimanapun kalau sampai terjadi sesuatu, mereka semua tidak bisa melakukan apa-apa.”


“Tapi…… Mana bisa kau pergi sendiri, aku baru saja mendapat kabar kalau kelima orang utusan Keluarga Ling itu juga mati.”


Wajah Lina Hua pun memuram, Keluarga Ling adalah keluarga yang cukup hebat, tapi mereka tetap saja kalah, itu artinya makhluk itu sangatlah kuat.


“Sepertinya Keluarga Ling pasti benar-benar kesal, sudah ada enam orang yang mati dalam dua hari, benar-benar sial.” kata Windi sambil menghela nafasnya.


“Iya, oleh karena itu aku malah harus pergi, aku harus menyelesaikannya segera, agar tidak ada orang bersalah yang mati lagi.”


Lalu, Lina Hua pun mengambil sisir gioknya dan ia masukkan ke dalam lengannya, ia tak ingin mengulur waktu lagi.


“Lina Hua, hati-hati.”


“Pasti, kuserahkan mereka semua di sini padamu.”


“Tenang saja, aku pasti akan berjuang keras untuk membuat Lili bertahan sampai nafas terakhirnya, aku akan menunggumu kembali.”


“Iya.”


“Lina Hua, aku tidak akan menghalangimu kalau kau mau bertarung sendiri, tapi John Jiang…… Bagaimana kau menjelaskan semua ini padanya?”


Lina Hua juga sedang memikirkan pertanyaan yang diajukan Windi itu.

__ADS_1


__ADS_2