
Hello! Im an artic!
“Lihat kapan aku bercanda denganmu mengenai hal ini?”Wajah Lina Hua menegang.
Windi Feng pun semakin khawatir,”Kalau begitu, kamu…… Dia, astaga, aku tidak tahu harus berkata apa, apakah ia tidak datang untuk memperhitungkan semuanya denganmu? Mengapa kamu tidak terluka sedikit pun? Apakah kamu sudah meukulnya?”
Hello! Im an artic!
Windi Feng sedikit menggila, Raja Neraka datang untuk memperhitungkan semuanya, namun, Lina Hua masih bisa berdiri tanpa sedikitpun luka disini, apakah ini berarti bahwa ia sudah menang?
Apakah ia sudah menyingkirkan Raja Neraka?
Lina Hua terlihat malu,”Apakah kamu sudah gila? Jika aku membununya, aku mungkin menjadi salah seorang kriminal dari Three Worlds, Three Realms, Six Roads, aku mungkin saja dikejar setiap menitnya, bagaimana mungkin aku berani?”
“Apa yang masih membuatmu tidak berani.”
Hello! Im an artic!
Lina Hua menutup wajahnya, ia tidak akan pernah bisa menghapus semuanya di kehidupannya yang kali ini terhadap Windi Feng.
Lina Hua merasa sangat khawatir, ia kemudian menceritakan kejadian kemarin malam kepada Windi Feng, Windi Feng pun ragu.
Selama Windi Feng berada di sisinya, Lina Hua tidak akan merasa terlalu takut, ia akan merasa biasa saja di rumahnya.
Windi Feng bahkan menetap untuk makan siang bersama, panggilan dari Andy Qin sepertinya cukup melekat pada Windi Feng.
Lina Hua mengisenginya,”Andy Qin sepertinya kini cukup melekat.”
__ADS_1
“Siapa yang tahu, ia terlihat seperti seorang anak yang sedang mencari ibunya.”
“Hahaha, janganlah berbicara demikian,”Lina Hua terlihat begemilang sejenak, lagipula, Windi Feng juga seseorang yang sangat lucu.
Setelah melihat perasaan nona ini membaik, Ella ikut merasa sedikit lebih senang, ia bahkan memfoto sisi wajah Windi Feng dan Lina Hua secara diam-diam dan menuliskan sebuah posting.
“Kedua wanita cantik ini berbincang dengan sangat senang, aku bahkan tertawa hingga bersin di salah satu sisi.”
Rony Gao,”Ella, kita harus sedikit lebih tenang.”
John Jiang,”Lina Huaku paling cantik, aku tidak akan menerima perlawanan apapun.”
Andy Qin,”Ada orang bodoh di lantai atas.”
Ella,”Hahahaha.”
Rika kini sedang merasa berantakkan, ia merasa sangat menyesal melihat foto nona tersebut.
Rika,”Cheongsam nona sudah boleh dikeluarkan, cuaca mulai menghangat, aku meletakannya di tingkat ketiga dari lemari pakaian, kamu boleh mengeluarkannya.”
Ella menjawab Rika,”Kamu tidak perlu khawatir.”
Rika semakin mengerutkan bibirnya, hatinya merasa sangat tidak tenang, namun, ia juga tidak membenci Ella. Lagipula, itu hanyalah emosinya saja.
Pada saat ini juga, Rika sedang berada di depan restoran milik Jeskry Wu, seorang wanita sedang berada di sisinya itu adalah Hanny.
Hanny merangkul lengan Jeskry Wu, tidak tahu apa yang sedang ia tertawakan.
__ADS_1
Jeskry Wu juga terlihat senang mendengarnya, Hanny kemudian tersenyum, Jeskry Wu pun menciumnya sejenak.
Hati Rika terasa akan segera hancur, Jeskry Wu bahkan sebelumnya tidak mengakui dan berkata bahwa ia hanya bekerja sama dengan Hanny.
Namun, apakah sepasang teman kerja sama dapat seakrab itu, apakah ia sedang membohongi orang bodoh?
Rika mengeratkan genggaman tangannya, ia tidak sabar dan langsung berjalan ke arahnya.
“Hanny, dasar rubah licik…… Aku akan membunuhmu.”
Rika mencurahkan semua perasaan kesalnya kepada Hanny, pemikirannya sangatlah aneh, sekali suaminya beralih dari jalan yang benar, mereka akan terlebih dahulu menyalahkan pihak ketiga.
Sama halnya seperti suaminya tidak ada sedikitpun kesalahan, apakah ia tidak tahu akan teori dimana sebuah tangan tidak akan bisa bertepuk?
Rika cukup lincah, ia langsung memukuli Hanny.
Hanny juga cukup licik, ia langsung bersembunyi di belakang Jeskry Wu.
Rika kini langsung memukul lengan Jeskry Wu.
Jeskry Wu mengeurktan alisnya dan langsung menahan tangan Rika.
“Apakah kamu sudah gila?”
“Aku gila? Apakah kamu tidak keji dengan semua perbuatanmu ini, apa yang kamu katakan ketika aku bertanya kepadamu sebelumnya, bukankah kamu berkata bahwa kalian tidak mempunyai sedikitpun hubungan?” Rika benar-benar sudah merasa kesal.
Jeskry Wu menatapnya dingin dan tidak berencana untuk menjawabnya.
__ADS_1
Ia bahkan sudah malas menjelaskan, wajahnya bahkan tidak terlihat terkejut ataupun ragu, ini berarti ia tidak peduli sedikitpun.