Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 175 Cahaya Seorang Artis


__ADS_3

“Iya, aku juga saranin kamu jangan pulang terlalu larut ke apartemen, sangat berbahaya.”


Lika hanya terdiam dan sedikit cemberut.


“Anak ini setelah ditangkap, dia juga lumayan menyesal, setelah kami mengambil kembali barangmu, sementara ini dia ditahan di kantor polisi, untuk hasilnya nanti harus tunggu laporan kami kirimkan ke jaksa, kemudian sidang, tapi dia baru berumur 18 tahun, jadi sudah termasuk orang dewasa, sehingga tuntutannya cukup berat, minimal 8 tahun penjara.” Benard menjelaskan dengan detail.


Lika merasa cukup emosional, “Baru saja berumur 18 tahun, benaran cukup sial buat dia juga.”


“betul, kalau belum umur 18 tahun, paling masuk ke lembaga pelatihan anak muda, dan maksimal dituntut 3-5 tahun saja.”


“Kalau misalnya aku yang tidak mau menuntutnya, tidak mengejarnya, dia bisa dibebasin enggak?” Lika merasa, kalau dengan tindakannya, bisa memberikan kesempatan baru kepada seorang anak, mungkin bisa merubah hidup anaknya ini.


Benard terkejut, dia tidak menyangka Lika bisa sebaik itu, dia malah memikirkan perampok yang telah merampok dan membuat dia takut itu.


“Enggak bisa Lika, sekarang sudah bukan tentang kamu mau menuntutnya atau tidak, tapi pihak polisis kami sudah melaporkan kasus ini ke jaksa dan tinggal menunggu waktu sidang.”


“Ternyata begitu.” Lika menundukkan kepalanya, dan tidak berbicara lagi.


Makan malam ini tidak terasa begitu enak, mood Lika tidak begitu baik, Benard juga tidak makan banyak.


Ketika selesai makan, Benard mengantar Lika pulang.


Lika membereskan barang-barangnya, kemudian dia merasa ada yang aneh.

__ADS_1


Uang di dompetnya, ada yang aneh.


Walaupun di dalamnya ada 2000an, tapi sepertinya itu bukan uangnya.


Ketika mengambil uang tunai, dia mengingat bahwa nomor di uangnya itu semuanya dimulai dengan nomor 70.


Tapi yang sekarang itu bernomor 29, dan jumlah uangnya tidak berkurang, ini….. kenapa ya?


Ketika Lina pulang ke rumah, dia duduk dengan John di ruangan tamu sambil minum teh.


Edo bermain dengan mainan baru yang dibelikan Lina, beberapa ikan palsu yang bisa bersinar, sangat lucu.


John merasa sangat nyaman, ada rumah, ada istri, ada kucing.


Ella lalu menunjuk ke tv, “Non lihat, ada nona ketiga.”


John dan Lina menatap ke sana bersamaan, ternyata memang Lili, sangat cantik.


Beneran artis terkenal, aura dan cahayanya begitu beda.


Dia lagi di sebuah acara penerimaan penghargaan, Lili sebagai pemberi penghargaan, dia memakai gaun yang memamerkan paha putihnya, sexy dan cantik.


Ketika melihat Lili, Lina tiba-tiba teringat keluhan Lili hari ini.

__ADS_1


“Kamu harus tanya ke Sony, dia telah melakukan apa ke Lili. ”


“Kenapa tiba-tiba bilang begitu?” John binggung mendengar perkataan Lina.


“Lili telah mengeluh ke aku selama 2 hari ini, dia bilang Sony telah menjebaknya, dan suruh aku cerita ke kamu, biar Sony jangan mencarinya lagi.”


John binggung lagi, “harusnya enggak loh, kemarin aku baru telepon dengan dia, dia bilang mereka berdua cukup baik, neneknya juga menyukai Lili.”


Selesai berbicara, mereka merasa ada yang aneh.


Kata-kata mereka berdua itu sangat tidak masuk akal, jadi sebenarnya apa kondisi mereka berdua ini? Siapa yang tahu?


Di tv, acara pemberian penghargaan, Lili sedang memberikan hadiah kepada seorang aktor, dia memenangkan penghargaan pendatang baru terbaik.


Aktor itu juga terlihat masih baru, sepasang matanya melihat ke Lili, “Kak Lili, aku sudah mengidolakan mu sejak dulu, kalau ada kesempatan, aku berharap kita bisa kerjasama di film nanti, semoga bisa diberikan kesempatan ya.”


Di depan semua orang, dan siaran langsung juga, Lili gak mungkin langsung menolaknya.


Jadi Lili tersenyum dengan anggun sambil berkata, “Baik, gak masalah, kalau ada kesempatan kita bisa bekerja sama.”


Siapa tahu cowok itu tidak menyerah, dia melanjutkan berbicara, “Kak Lili, aku ingin berakting menjadi pacarmu.”


Di bawah panggung tiba-tiba menjadi ramai…… ini maksudnya pernyataan cinta? Atau Cuma buat berita saja?

__ADS_1


__ADS_2