Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 87 Provokasi


__ADS_3

Selesai berbicara Lili segera mengambil telepon dan menelepon Eric.


Saat ini Eric sedang cemberut karena melihat Lina tidak mempedulikannya dan malah memberikan sebuah Porsche kepada Rony.


“Halo?”


Melihat panggilan telepon dari Lili, dia segera mengangkatnya.


“Eric, apakah kamu yang menyuruh orang untuk menulis postingan untuk menodai dan merusak nama adik kelimaku?” Lili tidak segan untuk bertanya.


“Postingan apa?”


“Apakah kamu berpura-pura? Sudah masuk ke dalam halaman utama pencarian di Weibo.”


“Aku akan melihatnya.”


Eric membuka laptopnya, membuka halam pencarian di Weibo dan langsung melihat postingan tersebut.


Kemudian dia melihatnya sekilas.


“Lili, ini…… Aku tidak melakukan ini, walaupun aku bukanlah orang yang baik dan terhormat, tetapi aku tidak akan melakukan hal buruk seperti ini, ditambah lagi, aku begitu menyukai Lina, mana mungkin aku tega melakukan hal seperti ini, Pikirkanlah!”


Lili memutar bola matanya sambil memegang ponselnya.


“Sulit untuk dikatakan, bisa jadi karena cintamu yang berubah menjadi kebencian, sengaja untuk memprovokasinya, membuat dirinya dicurigai Keluarga Jiang…… Lagipula di dalamnya tertulis adanya hubungan pribadi antara kamu dan dia, kamu malah dapat mengatakan kebaikanmu, adik kelimaku dan kamu jarang sekali bertemu, bagaimana mungkin dia memiliki hubungan denganmu?”

__ADS_1


Lili sangat lihai dan cerdas, tidak mempedulikan yang benar dan salah, juga tidak peduli apakah Eric yang melakukannya atau tidak, dia langsung memarahinya.


Walaupun emosi Eric sangat tidak stabil, tetapi dengan Lili, dia tidak membuatnya menjadi sangat canggung.


“Jangan khawatir, aku akan menyuruh orang untuk memeriksanya.”


Sebelum Lili selesai berbicara, Eric sudah menutup teleponnya terlebih dahulu.


“Kamu…….”


Lili melihat ke layar ponsel, dia terdiam melihat teleponnya sudah dimatikan.


Tetapi mendengar ucapan dari Eric, seharusnya bukan dia yang melakukannnya.


Jika begitu, siapakah yang sengaja melakukan hal semacam ini untuk menodai Lina dan sengaja memprovokasi kedua keluarga tersebut?


Bahkan jika Lina tidak ingin mengetahuinya pun tidak akan bisa.


Dia mengambil ponselnya dan diam-diam membaca postingnya tersebut sampai habis, hanya tersenyum dingin, menundukkan kepalanya dan meneruskan makan.


John juga menerimanya, dia langsung mengatur orang untuk menghapus postingan itu dengan segera, melarang berkomentar dan memperhatikan arah opini publik.


Tetapi dari awal hingga akhir, dia tidak mengungkit dan membicarakan masalah ini dengan Lina, lagipula…… Siapapun yang mengetahui dirinya di jelekkan dan dinodai, tidak akan ada yang merasa senang.


Terlahir di dalam keluarga kaya, tidak akan pernah terlepas dari benar dan salah.

__ADS_1


Yang disukai oleh rakyat jelata adalah informasi pada saat senggang, bergosip mengenai kebaikan dan keburukan orang kaya dan demi hal ini mereka bahkan merasa senang dan tidak berhenti membicarakannya.


Hal ini sudah ada pada masa John, oleh karena itu dia sangat tenang, hanya perlu menanganinya secara diam-diam.


Tetapi Eric bukanlah tipe orang seperti itu.


Dia menyukai Lina,menyukai kelembutannya.


Bagaimana dia bisa menahan diri ketika mendengar orang yang dicintainya dijelekkan dan dinodai?


Dia langsung mengerahkan pasukannya, walaupun harus menggali tanah sedalam tiga kaki, juga harus tetap mendapatkan pelakunya.


Kemudian…… Akhirnya ketahuan, orang tersebut adalah orang yang dikenalnya.


Di gedung apartemen mewah di pusat kota, Kiki yang baru selesai mandi dan belum sempat untuk mengeringkan rambut, mengenakan jubah mandi dan baru saja membuka pintu, langsung di tarik oleh Eric ke ruang tamu.


“Kakak kedua, mengapa kamu bisa di sini?” Dia terkejut.


Walaupun dia adalah kakak laki-laki di rumah bibi, tetapi Eric tidak menyukai adik perempuannya ini.


Ketika kecil merasa dia cengeng dan menyusahkan, terlebih lagi memiliki banyak masalah.


Eric malah lebih menyukai adik perempuannya sendiri, Bethany. Dia merasa Bethany memiliki sifat dan karakter yang sama dengannya, tidak terkendali layaknya kuda liar.


“Apakah kamu yang menyuruh orang untuk menulis postingan jelek mengenai Lina.” Eric marah.

__ADS_1


“Kakak kedua, aku…….”


“Jangan mengatakan hal yang tidak berguna, jawablah apakah kamu yang melakukannya atau tidak?” tanya Eric dengan penuh amarah.


__ADS_2